Pasang Iklan di Sini

Showing posts with label rumor. Show all posts
Showing posts with label rumor. Show all posts

Sunday, March 28, 2010

Manfaatkan Pemain Lokal

Manfaatkan Pemain Lokal

Persib Bandung diharapkan lebih bisa memanfaatkan pemain-pemain lokal dalam komposisi tim. Pemain lokal sendiri memiliki kemampuan yang tidak kalah bagus dari pemain asing. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf seusai pelantikan pengurus Pengprov PSSI Jawa Barat di Gedung PSSI Jabar Jln. Lodaya, Kota Bandung, Sabtu (27/3). Menurut dia, sudah saatnya pemain-pemain lokal mendapatkan kesempatan lebih banyak untuk tampil apalagi Jawa Barat adalah salah satu gudang pemain lokal berkualitas.



"Maksimal paling banyak tiga pemain asing saja, kalau bagusnya pemain lokal semua, karena selain harganya mahal, pemain asing juga tidak terlalu banyak memengaruhi kualitas pemain lokal. Di sisi lain pengaruhnya juga kurang baik pada etika budaya lokal," katanya.

Pihaknya lebih menghormati dan mendukung bila Persib fokus pada transfer pemain lokal untuk musim belanja pemain pada kompetisi selanjutnya. "Saya lebih mendukung transfer pemain seperti Markus Horison di jendela transfer pertengahan musim kemarin," tuturnya.

Selain itu, Dede juga mengharapkan Persib sebagi tim kebanggaan warga Jabar, bisa meraih hasil sempurna dari sembilan laga tersisa di Liga Super Indonesia. "Saya ikut kecewa dengan hasil melawan Persija kemarin. Saya dan bobotoh ingin Persib bisa menang di sisa pertandingan," katanya.

"Maung Bandung" pernah menjuarai Liga Indonesia pertama tahun 1994 dengan komposisi seratus persen pemain lokal. Pengalaman itu menunjukkan, bahwa tidak salah bila Persib berniat kembali memaksimalkan potensi pemain lokal.

Saat ini, komposisi pemain asing di Persib sendiri tinggal tiga orang setelah Hilton mengalami cedera dan memutuskan pulang kampung ke Brasil. Cristian Gonzales (Uruguay), Christian Rene Martinez (Brasil) dan Satoshi Otomo (Jepang).

Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan, pembinaan pemain lokal khususnya pemain muda tidak berjalan di Indonesia karena kompetisinya terlalu banyak dipenuhi pemain asing. "Saat ini kuota pemain asing di tiap tim adalah lima orang. Itu kan terlalu banyak, pemain-pemain lokal kita tidak bisa tampil lebih banyak," katanya.

Source: PR


Saturday, February 27, 2010

Giliran Nama M Ridwan yang Disebut

Jajaran pelatih Persib Bandung masih enggan menyebutkan nama pemain sayap kanan yang kini tengah diburu manajemen. Mereka mengaku hanya memberikan rekomendasi pemain yang akan direkrut agar skuad Maung Bandung semakin komplet.
Selain menyeleksi pemain muda asal Korea Selatan Lee Young Pyo, Maung Bandung digadang?gadang tengah mendekati pemain yang kini memperkuat Pelita Jaya Jawa Barat, M Ridwan


"Ya kalau kami mau?mau saja," kata Asisten Pelatih Persib Yusuf Bachtiar, ketika ditanya soal rencana merekrut M Ridwan.
Namun, Yusuf juga memberikan penjelasan mengapa tim pelatih membutuhkan pemain sayap berkemampuan menyerang. "Setelah kami melakukan evaluasi sambil kompetisi berjalan, ternyata kami hanya mempunyai Atep dan Gilang (Angga) yang berkarakter menyerang," terangnya.
Pengganti Atep dan Gilang yang kini dimiliki Persib menurutnya rata?rata berkarakter bertahan atau defensif. "Kalau konsep mau menyerang terus seperti ketika main di kandang, kami butuh wing back yang karakternya menyerang," tambahnya.





Hingga Jumat (26/2) atau dua hari sebelum deadline pendaftaran pemain anyar bagi klub?klub yang mengikuti Indonesian Super League (ISL), Maung Bandung belum merekrut pemain sayap. Pemain yang baru didaftarkan oleh Persib adalah Satoshi Otomo pemain asal Jepang dan Markus Haris Maulana kiper timnas Indonesia yang menggantikan peran kiper Thailand Sithaweechai "Kosin" Hathairattanakoll

Source: Tribun

Lee Young Pyo Takkan Direkrut

Tim pelatih Persib Bandung baru akan mengambil keputusan soal masa depan pemain asal Korea Selatan, Lee Young Pyo, pada Sabtu (27/2), usai game melawan Persib U-21 di Stadion Siliwangi Bandung. Peluang pemain berusia 19 tahun ini untuk direkrut Persib di pengujung masa transfer window putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 ini tergolong sangat tipis. Bahkan, ada kecenderungan besar tidak akan diambil.




Setidaknya, sinyal takkan direkrutnya Lee Young Pyo sudah dilontarkan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar, Jumat (26/2). Alasan Umuh, Lee masih terlalu muda dan berpengalaman untuk terjun di kompetisi sekelas LSI.

"Umurnya masih sangat muda, 19 tahun. Sepertinya, pemain ini belum punya banyak pengalaman. Kayaknya, kami tidak akan mengambilnya," kata Umuh, ketika dikonfirmasi "GM" soal masa depan pemain asal Pohang Steelers Junior ini.

Dikatakan Umuh, karena kompetisi sudah berjalan, Persib membutuhkan pemain yang siap pakai dan tidak terlalu banyak membuang waktu untuk proses adaptasi. "Makanya, kami butuh pemain yang sudah berpengalaman," katanya.

Maksimalkan yang ada

Ketika ditanyakan apakah manajemen Persib memiliki pemain alternatif lain yang akan direkrut, Umuh menjawab, tidak ada. Bahkan Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) ini hampir bisa memastikan tidak akan menambah pemain, karena masa transfer window putaran kedua sudah ditutup pada Minggu (28/2).

"Sepertinya, pemain yang ada sudah cukup. Pelatih tinggal memaksimalkan pemain yang ada, jika kami tidak bisa menambah pemain," kata Umuh.

Kemungkinan adanya pemain alternatif yang tengah dibidik Persib itu ditanyakan, lantaran belakangan muncul spekulasi tentang kemungkinan pemain Pelita Jaya Karawang, Muhammad Ridwan merapat ke Persib.

Source: Galamedia

Persib tak tambah pemain baru

Persib Bandung kemungkinan besar tidak akan menambah personel timnya dalam putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010. Meskipun Persib telah melakukan seleksi satu pemain Korea Selatan Lee-Young-Pyo (19) yang datang ke Mess Persib, Jln. Ahmad Yani Bandung, Kamis (25/2).

Persib tak Tambah Pemain Baru

Persib Bandung kemungkinan besar tidak akan menambah personel timnya dalam putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010. Meskipun Persib telah melakukan seleksi satu pemain Korea Selatan Lee-Young-Pyo (19) yang datang ke Mess Persib, Jln. Ahmad Yani Bandung, Kamis (25/2).

Pelatih Jaya Hartono mengisyaratkan hal tersebut seusai latihan sore di Soccer Coop, Jln. Ibrahim Adjie, Jumat (26/2) sore. Menurut dia, Persib siap melaju tanpa ada amunisi ekstra. Tambahan pemain saat ini bukan keperluan yang mendesak. Selama ini, kebutuhan pemain tambahan Persib untuk membantu posisi sayap kanan pelapis Gilang Angga. "Sebenarnya cukup dengan pemain yang ada. Karena jadwal kompetisi yang padat akhir-akhir ini, penambahan pemain hanya untuk jaga-jaga. Kalau tidak terlalu istimewa ya sudah buat apa ada pemain tambahan," kata Jaya.

Jaya pun mengakui belum begitu komprehensif dalam menilai anggota timnas U-21 Korea Selatan itu. Ia yang hanya sekali melihat penampilan Lee, cukup memberikan apresiasi terhadap kemampuan pemain terbaik posisi stiker U-15 Liga Korea itu. Namun, Lee belum memenuhi kriteria yang dibutuhkan Persib saat ini.

Oleh karena itu, Jaya belum sampai pada tahap perekomendasian pemain kepada manajemen. "Dia tekniknya lumayan, skill dasar oke, tetapi saya belum tahu bagaimana dia di lapangan besar dan kinerja dia di posisi sayap pun seperti apa," ujarnya.

Proses seleksi pemain tambahan putaran kedua tersebut, menurut Jaya, terkesan mepet. Dua hari jelang penutupan transfer, Lee merupakan pemain terakhir yang mengikuti seleksi Persib. Hal itu disebabkan sempitnya waktu transfer pemain yang diberikan PSSI. "Jeda istirahat putaran pertama dan kedua ini, tim tidak mempunyai waktu untuk berbenah. Kompetisi terus berjalan dan kami pun konsentrasi pada pertandingan bukan pembenahan dengan melakukan penambahan anggota. Waktu dua minggu itu bukan waktu untuk berbenah," tuturnya.

Senada dengan Jaya, Manajer Persib Umuh Muchtar yang dihubungi terpisah mengakui, peluang Lee menjadi bagian skuad "Pangeran Biru" begitu tipis. Hal itu karena usia Lee yang masih muda dan jam terbang yang sangat minim. Seperti yang kerap diungkap oleh pelatih ataupun manajemen, Persib membutuhkan pemain jadi yang bisa langsung dimainkan.


Source: PR


Friday, February 26, 2010

Jumat sore ini 26 Februari 2010, tim Persib Bandung melakukan latihan di Supercoop Kiaracondong. Jaya Hartono dalam wawancara pasca latihan mengatakan bahwa pemain Korea yang mengikuti seleksi, Lee Young Pyo, sekilas terlihat lumayan. Namun perkembangannya masih akan terus dipantau dalam beberapa latihan ke depan.
Sumber: Simamaung

Jaya mengatakan bahwa skill dasar Pyo dilapangan futsal memang cukup bagus. Tinggal melihat bagaimana cara Pyo bermain di lapangan besar.

“Pyo cukup lumayan, namun kami masih akan melihatnya lagi besok (Sabtu 27 feb) pada saat latihan pagi di Stadion Siliwangi,” ujar Jaya kepada para wartawan dan simamaung.com.

Namun Manajer Umuh Muhtar berpandangan bahwa peluang Pyo untuk bergabung sangatlah kecil. Faktor minimnya pengalaman menjadi perhatian serius Pak haji. Menurut sang agen, Eko Subekti, ada beberapa tim lain yang terlihat berminat merekrut Pyo. Salah satunya adalah tim Persik Kediri.

Mengenai masa istirahat kompetisi, Jaya kemudian mengatakan bahwa jeda waktu antara putaran I dan II sangatlah singkat. Hal ini membuat para tim peserta liga tidak dapat mempersiapkan diri secara maksimal membangun skuadnya karena harus kembali fokus ke pertandingan berikutnya.

“Jeda antara putaran pertama dengan putaran kedua ini saya rasa terlalu cepat, sehingga tidak cukup waktu bagi tim LSI untuk berbenah membeli pemain. Konsentrasi kamipun hanya untuk menghadapi pertandingan bukan untuk mencari pemain,” sesal Jaya.

Jaya pun mengungkapkan bahwa waktu yang mepet membuat Persib tidak mungkin mencari alternatif pemain lainnya. Bahkan mantan pelatih Deltras ini mengatakan bahwa tim tidak mungkin berbenah ketika kompetisi sudah berjalan.

Besok pagi, Sabtu 27 Februari 2010, Persib Bandung dan Persib Junior akan melakukan latihan bersama di Stadion Siliwangi Bandung. Salah satu sesi latihan besok adalah latihan game. Seperti yang ditulis di atas, latihan ini juga akan menguji kemampuan Pyo, apakah dia pantas atau tidak berkaos tim Maung Bandung.

Persebaya bantah pecat Danur

Manager Persebaya Surabaya Saleh Ismail Mukadar membantah kabar pemecatan pelatih Danurwindo. Bahkan dia menegaskan sampai detik ini tidak ada pemecatan.



Surabaya - Manager Persebaya Surabaya Saleh Ismail Mukadar membantah kabar pemecatan pelatih Danurwindo. Bahkan dia menegaskan sampai detik ini tidak ada pemecatan.

"Sampai saat ini Danur masih pelatih kepala," tegas Saleh saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (25/2/2010).

Bahkan pihaknya mempertanyakan sumber pemecatan pelatih timnya tersebut. "Sampean dapat kabar dari mana kalau Danur dipecat dan siapa sumber Anda?" tanyanya.

Sementara Ketua Harian Persebaya, Cholid Goromah saat dikonformasi enggan berkomentar.

"Untuk masalah ini silahkan hubungi manager tim saja," katanya dalam pesan singkat yang dikirim ke detiksurabaya.com.

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.