Pasang Iklan di Sini

Monday, March 15, 2010

Profil Pemain: Markus Harison

Markus Haris Maulana (lahir di Pangkalan Brandan, 14 Maret 1981; umur 29 tahun; sebelumnya dikenal sebagai Markus Horison Ririhina) adalah seorang pemain sepak bola asal Indonesia. Posisinya adalah penjaga gawang dan tinggi badannya 186 cm. Di tingkat klub ia memperkuat Persib Bandung yang bermain di Liga Super Indonesia. Sebelumnya ia pernah pula memperkuat Persiraja Banda Aceh dan Arema Indonesia. Horison dikenal memiliki kelebihan dalam menghadapi umpan lambung. Ia pernah terpilih sebagai pemain terbaik turnamen Piala Emas Bang Yos pada tahun 2006.

Di tingkat daerah, Markus pernah memperkuat tim Sumatera Utara pada PON XV 2000 di Jawa Timur dan PON XVI 2004 di Palembang. Di tim nasional sepak bola Indonesia, Markus mengawali debutnya di turnamen internasional resmi dengan penampilan yang cemerlang saat Indonesia kalah 0-1 melawan Korea Selatan di Piala Asia 2007.

Sebelum Persib

Sebelum bergabung bersama persib, ia sempat bergabung membela klub PSL Langkat, PS Batam, PSKB Binjai, PSMS Medan, Persik Kediri, PSMS Medan danArema Indonesia.

Persib Bandung

Ia dikontrak persib di pertengahan musim 2009-2010 Liga Super Indonesia. Penampilan pertamanya adalah ketika menggantikan Sintaweechai Hathairatanakool di menit 84 ketika bermain melawan Persisam Samarinda.



ARTIKEL MENARIK:


Ramah dan mudah akrab dengan siapa saja, membuat ia menjadi salah satu pemain yang banyak diserbu fans di setiap kesempatan. Maklum saja, karena ia dipastikan akan menyambut permintaan foto bersama atau sekedar membubuhkan tanda tangan, meski dalam kondisi apa pun.

Hal itu berbeda dengan sejumlah pemain nasional lainnya yang tak jarang menolak permintaan dari penggemarnya dengan berbagai alasan. Begitulah sikap kiper timnas Indonesia Markus Horison Ririhina dalam menyambut penggemarnya.

Senyumnya akan terus mewarnai permintaan kepada setiap orang yang menyapanya. Tapi jangan tanya jika kiper kelahiran Pangkalan Brandan, Medan, 14 Maret 1981, ini berada di bawah mistar gawang. Entah itu membela klubnya maupun timnas Indonesia.

Wajah seram laksana Harimau yang siap menerkam mangsanya, menjadi ciri khas tersendiri bagi kiper bertinggi badan 186 cm dan berat 75 kg. Ia sangat berani berjibaku tanpa mengenal risiko dan bahaya. Itu pula yang membuat kiper berkepala plontos ini menjadi penjaga gawang nomor wahid di tanah air saat ini.

Ia bahkan tak tergantikan untuk mengawal gawang Merah Putih sejak Piala Asia 2007 silam. Masih banyak hal menarik seputar kiper berdarah Ambon binaan PSMS Medan ini. Sepuluh di antaranya:

10. Mengawali karir bermain sepakbolanya dari diklat PPLP Sumatra Selatan sejak 1998. Selama tiga tahun menempa diri di diklat tersebut, ia mulai menapaki klub sepakbola senior dengan bergabung di PSL Langkat, Sumatera Utara.

9. Hanya dua musim di PSL Langkat, ia hengkang ke PS Batam sebelum akhirnya kembali ke Medan dan bergabung dengan PSKB Binjai. Saat tampil bersama tim inilah ia direkrut PSMS Medan, yang menjadi favorit para pemain sepakbola di Sumatera Utara.

8. Sebagai pemain yang baru bergabung dengan klub besar, Markus tidak secara otomatis mendapat tempat di tim inti, meski penampilannya terus menunjukkan progres meningkat. Apalagi, pelatih Ayam Kinantan kala itu, Sutan Harhara, belum berani memberikan kepercayaan kepadanya. Tak ayal, Markus pun menjadi kiper cadangan M Halim.

7. Menjadi kiper kedua tidak membuat ia patah arang. Setelah pelatih Sutan Harhara lengser dan digantikan asistennya M Khaidir, Markus pun mendapat kepercayaan menjadi kiper utama. Piala Emas Bang Yos kedua pada 2005 menjadi ajang resmi pertamanya menjadi kiper utama PSMS.

6. Keputusan M Khaidir memberikan kepercayaan kepadanya sebagai kiper utama tampaknya tidak salah. Sebab, Markus mampu menjawabnya dengan tampil gemilang dan mengantar PSMS meraih juara untuk kedua kalinya, pada ajang yang digelar sebagai pemanasan jelang bergulirnya kompetisi divisi utama Liga Indonesia. Tidak cukup sampai di situ, Markus kembali menunjukan keperkasaanya pada ajang Piala Emas Bang Yos ketiga. Selain kembali mengantar PSMS meraih juara untuk ketiga kalinya, ia pun terpilih sebagai pemain terbaik, setelah sepanjang turnamen itu ia mampu tampil luar biasa.

5. Sejak saat itu, posisi kiper utama PSMS Medan menjadi miliknya dan tidak tergantikan. Karena itu pula, Markus mampu mencuri perhatian manajemen timnas yang membuat ia dipanggil untuk membela Merah Putih. Kala itu, ia pun harus bersaing dengan kiper Persipura Jayapura Yandri Pitoy. Pelan namun pasti, ia pun mampu menggusur kiper asal Manado itu.

4. Penampilan luar biasa kembali ia tunjukkan di Piala Asia 2007 silam, meski tidak mampu mengantar Indonesia menjadi juara. Tapi, atas aksinya menahan gempuran tim lawan seperti Korea Selatan dan Arab Saudi, membuat ia mendapat banyak pujian. Salah satunya datang dari Wapres Jusuf Kalla. Sayang, ia gagal menujukkan penampilan terbaiknya di ajang Piala AFF 2008 yang membuat Indonesia hanya mampu menembus babak semi-final.

3. Meski berposisi sebagai penjaga gawang, tapi Markus tercatat tiga kali mencetak gol sepanjang karirnya. Baik dari titik putih maupun dari tandukan umpan sepak pojok. Sayang, kebiasaannya yang sering naik membantu penyerangan berakibat fatal saat timnya PSMS Medan menghadapi Sriwijaya Football Club (SFC) di babak final divisi utama Liga Indonesia 2007 silam. Gawangnya di bobol tiga kali setelah ia meninggalkan posisi dan naik membatu penyerangan. Akibatnya, PSMS Medan hanya menjadi runner-up setelah kalah 3-1.

2. Merupakan pemain binaan PSMS Medan, tapi krisis keuangan yang membelit klubnya membuat ia menerima tawaran klub kaya Persik Kediri kala itu. Tapi hanya bertahan setengah musim di klub tersebut, ia kembali merapat ke PSMS menyusul krisis finansial yang juga melanda Persik. Beruntung, manajemen PSMS masih menerimanya karena memang masih membutuhkan sosok penjaga gawang handal.

1. Saat bersama Persik, ia membuat keputusan luar biasa dengan menjadi mualaf dan memeluk agama Islam. Sayang, tidak diketahui alasan pasti kenapa ia berpindah kepercayaan dan memeluk agama Islam sekaligus be
rganti nama dengan Muhammad Haris. Meski demikian, ia tetap menggunakan nama aslinya, Markus Horison yang memang lebih populer ketimbang dengan nama barunya itu.




Markus Haris Maulana
Marcus-horison.gif
Informasi pribadi
Nama lengkap Markus Haris Maulana
Tanggal lahir 14 Maret 1981 (umur 29)
Tempat lahir Flag of Indonesia.svg Pangkalan Brandan, Indonesia
Tinggi 186 cm
Posisi bermain Kiper
Informasi klub
Klub saat ini Persib Bandung
Nomor 81
Klub junior
1998-2000 Diklat PPLP Sumatra Selatan
Klub senior1
Tahun Klub Tampil (Gol)
2000-01
2001-02
2002-03
2003-2008
2008
2009
2009-2010
2010-
PSL Langkat
PS Batam
PSKB Binjai
PSMS Medan
Persik Kediri
PSMS Medan
Arema Indonesia
Persib Bandung






9 (0)
3 (0)
Tim nasional
2007- Indonesia 4 (0)

1 Penampilan dan gol di klub senior
hanya dihitung dari liga domestik dan
akurat per 28 Januari 2010.




The BIG Shot


MARKUS HARISON: " MY BEST PIC, ISN'T IT? "


Markus HARISON ( TIMNAS)


PERSIB BANDUNG GOALKEEPER
81
INDONESIA NATIONAL TEAM GOLAKEEPER






Penilaian:

0 Komentar:

Post a Comment

Silakan isi box komentar

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.