Pasang Iklan di Sini

Wednesday, January 27, 2010

SUPER HOT NEWS!!! WAWANCARA SUCHAO NUTNUM KOSIN SINTAWEECHAI

http://4.bp.blogspot.com/_5SatatR89P4/SzXgPJUYMrI/AAAAAAAAAIk/1ADrJi1PT3Q/s320/suchao_RAMDHANI1.jpg
Kosin (Kiri), Nutnum (Kanan)


http://3.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/Sur47GQ6o6I/AAAAAAAAEIQ/H9vo-D1TQ4o/s320/Suchao-nutnum.jpg
Suchao Nutnum Kosin Hathairatanakool









KOSIN HATHAIRATANAKOOL

R: Apa yang akan kamu katakan kepada Pemain thailand lainnya tentang Liga Indonesia

Kosin: Saya akan mengatakan bahwa disini adalah liga yang baik di ASEAN, dan banyak hal-hal menarik di Indonesia

Apa anda punya saran atau kritik untuk Persib?

Kosin: Tidak, Semuanya baik, kotanya, orang-orangnya, dan suportennya

Apa kamu tertarik untuk ikut Persib lain waktu?

Kosin: Tentu saja, jika ada kesempatan saya akan kembali lagi, dan jika Persib membutuhkan saya.

Kosin, ini adalah kedua kalinya anda bermain dengan Persib, apa pendapatmu tentang Suporter Persib

Kosin:Dulu waktu pertama kali ke sini, bobotoh sudah sangat banyak. sekarang ternyata bobotoh bertambah banyak lagi, Stadion selalu penuh

Apa motivasimu untuk bermain dengan Persib? Uang, Suporternya, atau lainnya?

Kosin:Saya sangat bangga bermain untuk bobotoh, nyaman, dan bahagia.

Apa memori yang tak terlupakan saat bermain bersama persib?

Kosin:Semuanya, terutama Fans clubnya, Viking. saya mencintai mereka dan mereka mendukung kami.

Siapakah Kiper indonesia favoritmu?

Kosin:Hendro Kartiko, tiga tahun lalu saya datang kesini dan melihat ia kiper yang sangat bagus dan tenang

Siapakah sahabatmu di Persib?

Kosin:Banyak, mereka semua sangat baik. Seperti Atep, Eka, Nova, maman, semuanya sama.


SUCHAO NUTNUM

Apa perasaan anda ketika anda meninggalkan Persib Bandung?

Nutnum:Saya merasa sedih. banyak kenangan indah di sini. dan saya masih senang bermain bersama Persib.

Apa perbedaan antara Sepakbola Indonesia dan sepakbola Thailand?

Nutnum:Perbedaannya disini kita bermain dua kali dalam seminggu, tentu membuat kita sangat kelelahan.

Apa anda senang main dengan Persib?

Nutnum:Saya senang, para suporter baik, pemain baik, saya senang.

Manakah yang lebih baik, Liga Indonesia atau Liga Thailand?

Nutnum:Saya tidak bisa mengatakan mana yang lebih baik. disini atmosfer pertandingan dan bobotohnya bagus.
Namun Thailand adalah rumah saya. disana saya bisa lebih dekat dengan keluarga.

Bagaimana tentang makanan Bandung? Anda suka?

Nutnum:Saya suka, tidak banyak perbedaan dengan makanan Thailand.
Kami suka ayam pop, sambel hejo, mie baso, dan nasi goreng.
Ketika kami tidak tahu harus memesan apa, kami biasanya memesan nasi goreng.

Siapakah selebritis yang tercantik di Indonesia?

Nutnum:Kami tidak pernah menonton TV, kami hanya dengar lagu-lagu sini, kami suka Peterpan.

Siapa pemain Indonesia Favorit anda?

Nutnum:Banyak pemain yang saya suka, saya suka atep, eka, Hariono. saya tidak tahu nama pemain selain dari Persib.

Apakah anda tahu bahwa semua suporter merasa sangat sedih ketika mereka tahu bahwa anda akan pergi?

Nutnum:Ya, kami juga sangat sedih meninggalkan mereka.

Bila suatu waktu nanti anda kembali ke Indonesia, ke klub manakah anda akan berlabuh?

Nutnum:Persib adalah klub terbaik.

bagaimana pendapatmu tentang Bandung?

Nutnum:Bandung adalah kota yang sejuk, saya rasa bandung adalah kota terbaik di Indonesia.


ORIGINAL TRANSLATE BY: KHRISNA PRASETYA G

(KHRISNA/ SELF WRITING)

Translate from english to Indonesia.

Thanks For Nutnum And Kosin.

Produta datangkan Chrisjohn

Tambah Motivasi Pemain
Pro Duta Datangkan Chris John Manajemen Pro Duta, Senin (25/1), mendatangkan juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, untuk memberikan tambahan motivasi ke pemain sebelum melakoni putaran kedua Liga Joss Indonesia yang akan dimulai Jumat (29/1).

“Kami berharap agar nantinya usai acara ini motivasi anak-anak akan semakin meningkat. Dan kami memiliki mimpi dan mimpi itu pasti bisa terwujud. Jangan pernah menye rah dan selalu berpikir positif terhadap apa yang terjadi, dan waktu kami masih ada untuk mewujudkannya,” kata General Manajer sekaligus pemilik Pro Duta FC, Sihar Sitorus, di sela-sela acara.

Dalam acara tersebut, Chris John menceritakan perjalan karierya di dunia tinju yang tidak berjalan mulus. Namun, berkat ketekunan dan semangat yang dimiliki dirinya mampu mewujudkan impian tersebut. Diakui oleh petinju yang akan bertolak ke Australia untuk mengikuti latihan sebelum naik ring April mendatang jika prestasi yang ada lebih banyak berasal dari dalam diri sendiri.

“Jika kita ingin prestasi maka kita harus disiplin berlatih, meski dengan keterbatasan baik peralatan atau hal lainnya. Dan jangan pernah berpikir kalau tanpa prestasi, maka uang akan datang. Karena bagi saya, Prestasi yang ada, akan diikuti oleh uang,” jelas dia.

Chris John mengakui selain motivasi dan mental yang menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam mengarungi pertandingan, faktor lain yang tak kalah penting adalah manajemen keuangan dari keluarga atlet yang telah berkeluarga.

Selama ini diakuinya, jika banyak diantara atlet yang ada, cenderung buruk dalam hal manajemen keuangan, sehingga sangat berpengaruh terhadap kehidupan keluarga yang berakibat pada prestasi yang dihasilkan.

Robert Rene Albert bidik pemain Liga Divisi utama


Robert Alberts Bidik Pemain Divisi Utama
Rene Alberts

Tactician Arema Robert Alberts langsung bergerak cepat mencari pengganti gelandang bertahan Landry Poulangoye yang dicoret. Robert langsung meminta asistennya dan jajaran manajemen menginventarisasi nama-nama pemain asing yang layak menggantikan Landry.

Pelatih asal Belanda itu tidak ingin terlambat dalam perburuan pemain. Mengingat, tim super league lainnya juga berburu pemain untuk memantapkan tim dalam mengarungi kompetisi putaran dua.

Meski belum jelas, Robert memberikan kriteria pemain yang diinginkan. Pemain tersebut dari sisi kualitas permainan harus lebih bagus daripada Landry. Di samping itu, pemain tersebut memiliki jiwa kepemimpinan sehingga diharapkan menjadi jenderal lapangan di Arema.

Dua spesifikasi itu, bagi Robert, penting mengingat pengganti Landry memiliki tugas berat. Dia harus menjadi perantara pemain belakang dengan pemain depan. "Putaran dua, laga away kami lebih berat sehingga kami membutuhkan gelandang bertahan yang tinggi besar dan menang dalam duel-duel bola atas," ucap Robert.

Sudah ada yang dibidik? Robert mengakui dirinya sudah mengantongi pemain untuk disiapkan sebagai pengganti Landry. Hanya, mantan pelatih Serawak FC ini masih enggan membeberkan siapa dan dari negara mana pemain yang diincarnya. Alasannya, khawatir pemain tersebut dibidik tim lain.

Robert hanya menjelaskan, pemain bidikan itu kini bermain di divisi utama. Tim pemain tersebut dalam kondisi krisis finansial. "Tapi itu (perekrutan) tergantung kekuatan finansial manajemen Arema," kata mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut.

Persebaya Depak Ngon A Djam?


Persebaya Bakal Depak Ngon A Djam?
Claude Parfait Ngon A Djam



Meski tidak mau mengungkapkan isi pembicarannya dengan manajemen Persebaya, namun pelatih Bajul Ijo, Danurwindo memberikan isyarat siapa saja yang bakal dilepas putaran pertama ini. Setidaknya Danur ingin meredakan situasi dimana saat ini pemain Persebaya was-was menunggu hasil evaluasi.

Meski Danur tidak secara gamblang membeberkan siapa-siapa saja yang bakal menjadi korban pencoretan, tapi ia menilai ada dua sektor yang saat ini dalam sorotannya, yakni lini depan dan belakang. Urusan mencetak gol bukan hal sulit bagi Bajul Ijo. Setidaknya itu dibuktikan dengan torehan 28 gol yang sudah dikoleksi anak buah Danurwindo sepanjang putaran pertama ini.

'Soal evaluasi, kita akan lihat statistik gol kita. Kita kemasukan 28, tapi kita bisa memasukkan 28 gol juga. Away saja kita bisa cetak 11 gol. Ini menunjukkan kita sangat produktif di lini depan. Tapi lini belakang kita kurang,' kata Danur kepada beritajatim.com, Rabu (27/1/2010) pagi.

Lini belakang memang menjadi masalah utama Persebaya musim ini. Meski sudah diperkuat dua pemain asing, Taka Uchida dan Anderson da Silva, tapi keduanya tidak bisa memberikan kepastian aman pada penjaga gawang. Tak heran beredar desas-desus yang mengatakan dua nama itu akan tidak akan berumur panjang di Persebaya.

Selain kedua nama itu, Bajul Ijo juga ingin membuang pemain termahalnya, Ngon A Djam. Kualitas pemilik nomor punggung 8 ini memang tak sebaik musim lalu saat berbaju Sriwijaya FC. 'Dari 28 gol, tiga diantaranya dicetak Ngon. Berarti kalau tidak ada Ngon kita bisa cetak 25 gol. Tidak ada masalah dengan lini depan kita, meski tanpa Ngon,' lanjut Danur.

Statemen Danur satu ini jelas menunjukkan bagaimana nasib Ngon selanjutnya. Meski begitu ia menolak jika hal itu dianggap sebagai indikator Ngon akan dikeluarkan dari Mess Karanggayam. 'Jumat besok kita mulai latihan lagi. Soal siapa dan siapa saja yang akan dicoret, itu biar mereka (manajemen) saja yang sampaikan ke mereka,' pungkas Danur.

Official Tim persib

H.Dada
Rosada


Ketua Umum
H.Umuh Muchtar

Manager
H. Dedy Firmansyah

Wakil Manager
Jaya Hartono

Pelatih
Robby Darwis

Asisten Pelatih
Yusuh Bachtiar

Asisten Pelatih

Anwar Sanusi

Pelatih Kiper
Drs.Entang Hermanu

Pelatih Fisik
Yudiana

Sekretaris

Dr.Mohamad Rafi Ghani

Dokter Tim
Amin Suganda

Bidang Umum
Zulkarnaen

Bidang Umum
Pipin Kusmantara

Bidang Umum

Wara Muharam


Masseur
Emen Suwarman

Masseur

Sutisna


Messeur





Skuad Persib 2009-2010 putt pertama beres



Irwan Wijasmara

Sayap Kiri
No.3
Cecep Supriatna

Penjaga Gawang
No.20
Eka Ramdani

Gelandang Serang
No.8
Dedi Heryanto

Penjaga Gawang
No.1
Atep

Gelandang Serang
No.7

Cristian Rene Martinez (Bolivia)

Stopper
No.17
Cucu Hidayat

Gelandang Serang
No.27
Nova Arianto

Stopper
No.30
Munadi

Gelandang Bertahan
No.16
Maman Abdurahman

Libero
No.5
Hariono

Gelandang Bertahan
No.24
Wildansyah

Libero
No.4

Airlangga Sucipto


Penyerang
No.9
Aji Nurpijal

Stopper
No.26

Budi Sudarsono


Penyerang
No.13








Edi Hafid

Stopper
N
o.2





Gilang Angga

Sayap Kanan
No.12








Chandra Yusuf Achmad

Sayap Kanan
No.77






Hilton Moreira
(Brazil)


Penyerang
No.10






Cristian Gonzales
(Uruguay)


Penyerang
No.99

Optimis lagi berburu juara Liga

Kemenangan besar 6-1 plus penampilan cemerlang seluruh anggota skuadnya pada saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Selasa (26/1), membuat Persib Bandung kembali ke jalur persaingan perebutan mahkota juara. Manajer Persib, H. Umuh Muchtar pun mulai optimistis lagi soal perburuan mahkota juara. Hanya saja, ia kembali menekankan kepada para pemainnya untuk terus berusaha tanpa melupakan doa. "Mudah-mudahan saja (bisa juara, red). Yang terpenting sekarang, penampilan cantik seperti ini harus terus dipertahankan. Kita harus terus berjuang dan berdoa," katanya.

Bahkan, pelatih Persik, Gusnul Yakin secara terbuka menyatakan, dengan materi pemain yang dimilikinya, Persib pantas menjadi juara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

"Persib banyak memiliki pemain berkualitas hampir di semua posisi. Di lini tengah yang menjadi sentral permainan, mereka punya Eka Ramdani, Atep, Hariono, dan Suchao. Saya pikir, melihat permainan dan materi pemainnya, Persib pantas jadi juara," kata Gusnul kepada para wartawan di ruang konferensi pers, usai pertandingan.

Pernyataan Gusnul itu untuk mengomentari pernyataan pelatih Persib, Jaya Hartono, masih di ruang konferensi pers, yang menyebutkan lini tengah Persib pada putaran pertama ini merupakan yang terbaik dari seluruh peserta LSI 2009/2010.

"Melihat performa Eka, Atep, Suchao, Hariono, dan Gilang selama ini, saya berani mengatakan, lini tengah kita merupakan yang terbaik dari seluruh peserta LSI. Saya bukan mau memuji diri sendiri, tapi itu kenyataannya," kata Jaya.

Menurut Jaya, tanpa mengecilkan perjuangan seluruh pemainnya, soliditas lini tengah Persib menjadi kunci keberhasilan Persib menerobos papan atas di pengujung putaran pertama ini. Dengan posisi Persib saat ini, Jaya mengatakan, Persib sudah kembali ke jalur persaingan menuju juara.

"Saya sangat puas dengan hasil di akhir putaran pertama ini. Sekarang kita sudah berada di papan atas lagi. Ini sesuai dengan target yang dibebankan manajemen tim," kata mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini.

Soal target juara di akhir musim yang sempat dibebankan manajemen Persib, dengan melihat posisi pasukannya saat ini, ia yakin hal itu masih mungkin digapai. Syaratnya, kata Jaya, para pemain Persib bisa tampil konsisten seperti yang mereka peragakan dalam dua laga terakhir.

"Kalau Persib bisa main konsisten seperti lawan Persik dan Persebaya, insya Allah kita bisa menjadi juara," tuturnya.

Piton mematuk

"Piton" Mematuk

TAK ada istilah pahlawan kesiangan dalam cerita ini. Pada waktunya semua pemain inti dan cadangan di lapangan hijau merupakan pahlawan yang menorehkan kemenangan untuk mereka, pembimbing, dan ribuan penonton yang rela berdesakan memenuhi kursi tribun stadion. Dan hal itu benar-benar teresapi dalam cerita nyata aksi Persib Bandung kemarin sore ketika melumat tim dari Kediri, Persik 6-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang.

Selesai sudah tugas skuad Jaya Hartono pada putaran pertama Djarum Liga Super Indonesia 2009-2010 kali ini. Janji dan target dalam dua laga terakhir terpenuhi sudah, setelah tujuh belas kali bertarung di lapangan hijau. Tidak sia-sia 27 poin diboyong dan menempati posisi ketiga pada klasemen sementara.

Gonzales, Hilton, Nova, Suchao, dan Budi yang ditakdirkan meneruskan umpan bola dari pemain lainnya untuk memetik gol-gol kemenangan. Bagi Budi Sudarsono, dua gol kreasinya merupakan gol yang membekas dalam menjalani putaran pertama ini.

Selama tujuh belas kali pertandingan, baru di laga terakhir, Budi berkesempatan mengoyak jala lawan dua kali berturut-turut. Bisa jadi ini adalah gol pertama Budi yang menutup setengah musim liga ini. "Tuhan baru ngasih saya kesempatan untuk mengegolkan bola pada pertandingan lawan Persik ini. Padahal setiap saya bertanding selalu berusaha mencetak gol," tutur lelaki kelahiran 19 September 1979.

Budi yang baru dipersilakan memasuki lapangan oleh sang arsitek tim pada sisa empat belas menit pertandingan babak kedua saat itu tak menyia-nyiakan kesempatan. Tanpa sadar, kelincahan dia merepotkan pertahanan lawan. Hingga akhirnya, pada menit ketiga dia berlaga mampu menambah skor "Pangeran Biru" menjadi 5-1.

Tidak cukup satu bola yang ingin dia masukkan ke gawang mantan klubnya pada tahun 2005-2007 itu. Si "Ular Piton" itu semakin membabi buta di tengah guyuran hujan saat itu. Satu sontekan terakhir dilibasnya hingga merobek jala yang dijaga Herman Batak di injury time.

Memang saat itu, Tuhan tersenyum dan merestui pergerakan "Budi Gol" di Lapangan Si Jalak Harupat. "Saya merasa percaya diri dan merasa Tuhan sedang mengasihi saya, terlebih ke gawang Persik. Dan saya sadari, semua ini, Tuhan yang ngatur," ucap mantan pemain Sriwijaya FC itu.

Budi "Kileng" itu bertekad, putaran selanjutnya akan lebih optimistis. Berusaha lebih dari putaran sebelumnya. Lelaki berjanggut itu, bisa pulang dengan langkah yang ringan. Sedari saat ini, dia akan mempersiapkan diri untuk mengarungi pertarungan selanjutnya.

Keagresifan Budi tersebut diakui Pelatih Jaya Hartono yang mempunyai ambisi sama. Yaitu membuktikan kepada mantan klub mereka. "Budi terpecut semangatnya karena Persik itu mantan klub dia," ujar Jaya.

Giliran Satoshi!

Giliran Satoshi!

BUKAN hanya bobotoh, pelatih, pemain, dan seluruh ofisial Persib pun meratapi kepergian Suchao Nuchnum. Mereka semua merasa kehilangan gelandang tim nasional Thailand yang masa pinjamnya sudah berakhir itu. Selain kontribusinya terhadap tim dinilai sangat bagus, secara individu, Suchao juga merupakan anak yang baik.

"Terus terang, kami semua sangat kehilangan Suchao. Kami sangat sedih, karena dia anak yang baik. Di lapangan, dia juga merupakan pemain yang sangat baik," kata pelatih Persib, Jaya Hartono.

Kendati demikian, Jaya mengatakan, Persib tidak boleh larut dalam kesedihan atas kepergian Suchao. Menurutnya, tanpa Suchao, Persib harus tetap bersinar di putaran kedua nanti. "Meski sangat kehilangan, saya tidak boleh larut dalam kesedihan. Kita harus tetap fight di putaran kedua nanti agar prestasi ," katanya.

Jaya hanya berharap, pemain asal Jepang, Satoshi Otomo yang diproyeksikan menggantikan posisi yang ditinggalkan Suchao bisa memberikan kontribusi positif seperti halnya pemain asal Thailand itu. "Paling tidak, saya mengharapkan performa dan penampilan yang sama dengan Suchao," katanya.

Para pemain Persib pun mengaku sangat kehilangan Suchao. "Tentu saja, saya merasa kehilangan seorang tandem di lini tengah yang sangat baik.," kata Atep.

Atep berharap, pengganti Suchao memiliki kualitas yang sepadan. Hal yang sama juga diharapkan Wildansyah. "Meski karakter permainannya berbeda, tapi paling tidak, pemain pengganti Suchao bisa memberikan warna di lini tengah Persib. Minimal kontribusinya sama dengan Suchao," kata Wildan.

Untuk melepas kepergiannya, manajemen Persib sudah menyiapkan acara perpisahan secara khusus di kediaman H. Umuh Muchtar di Tanjungsari, Rabu (27/1)

Gelandang Persib terbaik id Idonesia

Dalam Konferensi Pers pasca pertandingan Persib vs Persik Kediri, Sabtu 29 Januari ‎‎2010, Pelatih Persik Kediri, Khusnul Yakin mengatakan bahwa timnya yang kalah 6-1 dati tim tuan ‎rumah telah memberikan yang terbaik, akan tetapi beliau mengakui bahwa Persib ‎unggul segalanya.‎ ‎

“Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, akan tetapi Persib unggul segalanya, ‎ungkap Khusnul Yakinyuli.‎

Beliau mengatakan bahwa tandem Saktiawan Sinaga tidak maksimal, sehingga tiadk ‎ada supply bola yang menguntungkan buat Persik.‎ Beliau juga mengungkapkan bahwa pemain belakang Persik bermain kurang tenang ‎sehingg Persib mampu mencuri 2 gol di babak pertama.

‎‎”Pemain belakang kami kurang tenang, sehingga menghasilkan 2 gol pertama bagi ‎Persib‏.‏‎ Persib sendiri bermain cepat, sementara tim kami dengan keadaan pas-‎pasan,” tambah beliau.‎

Sementara itu, di kubu pemenang, Jaya Hartono mengatakan bahwa ini merupakan ‎kemenangan yang fantastis bagi tim persib. Persib bermain sangat baik dan semua ‎pemain melakukan usaha yang baik.‎ ‎

“Kemenangan yang fantastis. Kami bermain bagus dengan hasil yang bagus. Saya ‎merasa puas dengan hasil putaran pertama ini. Saya melihat kepercayaan diri dan ‎mental seluruh pemain sangat baik dan stabil,” kata Jaya.‎

Ditanya masalah Suchao Nuchnum yang harus meninggalkan tim Persib, Jaya ‎mengakui sangat kehilangan Suchao. Jaya berharap pengganti Suchao akan sama ‎kemampuannya.

‎”Kami merasa sangat sedih kehilangan sosok Suchao dan Kami berharap pengganti ‎suchao setidaknya sama dengannya,” tambah Jaya.‎

Jaya mengatakan bahwa para gelandang Persib merupakan gelandang terbaik di ‎Indonesia. Di putaran kedua nanti, Jaya mengatakan bahwa grafik Persib akan sedikit ‎menurun, akan tetapi hal ini tidak berpengaruh karena mental pemain cukup stabil.‎

‎”Saya melihat gelandang persib merupakan yang terbaik di Indonesia. Di putaran ‎kedua nanti, grafik permainan akan menurun, akan tetapi tidak terlalu berpengaruh, ‎karena motivasi dan mental pemain sudah cukup terlatih dan stabil,” tutup Jaya.‎

Persib 6-1 Persik Video by Khrisna

video

Thank you, Nutnum

Pemandangan tidak seperti biasanya tercipta di akhir pertandingan antara Persib vs Persik, Selasa 26 Januari 2010. Pemain, pelatih, manajemen, dan bobotoh Persib begitu suka cita menyambut kemenangan telak 6-1 atas tim Macan Putih tersebut, namun di tengah kegembiraan itu, ada kesedihan yang mendalam di benak mereka.

Pertandingan tersebut merupakan pertandingan terakhir bagi seorang Suchao Nuchnum bagi Persib. Suchao, yang berstatus pemain pinjaman, harus pulang ke negaranya untuk membela klub barunya di Thailand.

Suchao telah menjelma menjadi salah satu legenda Persib Bandung, walau hanya bermain setengah musim saja. Seperti halnya teman senegaranya, Kosin yang lebih dulu memikat hati bobotoh, Suchao juga berhasil memikat hati bobotoh dengan jalan yang cukup unik.

Suchao datang ke Bandung untuk mengisi kekosongan di sayap kiri Persib Bandung, ternyata mampu bermain di segala posisi lini tengah. Misalnya saja, ketika Persib menghadapi Pelita Jaya, Suchao berduet bersama Eka Ramdani di lini tengah Persib, tanpa kehadiran gelandang bertahan. Maka kehadiran Suchao malah memperkaya permainan tim Persib sendiri. Permainan Persib yang dimotori para pemain nasional ini mampu memainkan permainan yang mengagumkan jika semuanya dalam kondisi fit.

Salah satu kelebihan pemain ini ini adalah pintar membaca permainan. Dengan kepintarannya lambat laun Suchao menjadi roh tim Maung Bandung. Tanpa Suchao permainan Persib terlihat lemah dan minim variasi, misalnya saja saat Persib melawan Persija. Aksi dan pergerakan Suchao sangat sulit untuk ditebak dan dihentikan. Bahkan Suchao mampu membobol gawang lawan dengan cara-cara yang sangat hebat.

Selain aksi yang memikat di lapangan, di luar lapangan pun Suchao merupakan pribadi yang dapat dikatakan “Nyunda”, sehingga mudah diterima oleh bobotoh. Suchao merupakan orang yang ramah, murah senyum, sering bercanda, bahkan selalu melayani permintaan bobotoh yang ingin berfoto bersama atau meminta tandatangannya.

Akhirnya, walau hanya sebentar membela tim Persib, nama Suchao akan selalu ada dalam sejarah perjalanan tim Maung Bandung. Dan semoga saja, suatu hari Suchao bisa kembali membela tim Persib, dan membawa Persib menjadi yang terbaik di tanah air.

Terima Kasih Suchao, Kami akan selalu menunggu kedatanganmu kembali membela Persib Bandung.

Meleset 1 Poin

Permainan memikat tim Persib Bandung ketika menghempaskan Persik Kediri memang mengundang decak kagum banyak kalangan terutama para bobotoh. Enam gol yang cukup indah dan menghibur, mampu menegakan kepala setiap bobotoh untuk berbangga menjadi pendukung setia Persib Bandung.

Dua pertandingan terakhir Persib membuktikan kejelian Jaya Hartono meramu strategi. Hasilnya dua tim asal Jawa Timur, Persebaya dan Persik berhasil digebuk dengan skor yang cukup besar. Padahal, tim Persib berada dalam tekanan, harus meraih hasil yang maksimal untuk mendekati target poin yang dibebankan.

Sejak digebuk Persema 3-0 di Malang, Jaya Hartono dibebankan untuk meraih 14 poin dari 6 pertandingan sisa Persib di putaran I Liga Super Indonesia (LSI) tahun ini. Dan ternyata, beliau berhasil membawa Persib meraih 13 poin dari 14 poin yang ditargetkan.

Baca Juga:

Sempat ditahan imbang Persija di kandang sendiri, membuat harapan tim Persib Bandung goyah, walaupun pada pertandingan berikutnya, Persib mampu mengalahkan PSPS Pekanbaru.

Akan tetapi kemenangan Persib atas Bontang FC di tour Kalimantan kembali memberi harapan untuk mencapai target yang dibebankan. Akan tetapi, lagi-lagi Persib tersandung. Saat itu, Persisam Samarinda yang mengalahkan Persib. Kekalahan tersebut membuat Persib dipastikan gagal meraih poin yang ditargetkan.

Namun, Permainan cantik dan kemenangan besar di dua pertandingan persib mampu melambungkan kembali asa bobotoh yang sudah sangat merindukan gelar juara. 2 kali kemenangan kandang beruntun, memastikan bahwa Persib hanya kehilangan 1 poin yang ditargetkan. Persib pun kembali ke jalur yang benar, bersaing untuk menjadi juara LSI musim ini.

12 kali menang lagi

Kemenangan 6-1 pada laga terakhir memang membuat euforia bobotoh memuncak. Apalagi laga ini adalah laga super spesial karena menjadi ajang perpisahan buat bandung’s sweatheart, Suchao. Namun sebaiknya mulai esok semuanya harus ditinggalkan. Target juara yang dicanangkan oleh manajemen dan konsorium masih jauh dari genggaman. Itulah yang coba diingatkan oleh Farhan, wakil direktur PT PBB, diruang ganti sesaat setelah pertandingan.

Farhan (kiri) disaat melawan Persik (26/1)

Selebritis yang dikenal dengan panggilan Om Farhan ini mengharapkan Persib bisa lebih baik lagi dalam mempersiapkan tim menuju putaran kedua Liga Super Indonesia edisi kedua ini. Walaupun grafik permainan menaik diiringi oleh statistik, namun secara poin, Persib tidak bisa dibilang berhasil.

33 poin di putaran pertama adalah target manajemen di awal musim. 33 poin ini berdasarkan perolehan poin Persib pada musim lalu. Namun sekarang Persib hanya sanggup menggapai angka 27, terpaut 6 angka.

Meskipun demikian, Farhan tetap mengungkapkan optimismenya karena didukung oleh banyak faktor yang mengindikasikan hal tersebut. Jika Jaya Hartono menyebut lebih baik menang dengan bermain buruk daripada kalah dengan bermain bagus, sebaliknya Farhan melihat lebih baik kalah namun berman bagus.

Karena jika bermain bagus, artinya ada optimisme untuk pertandingan-pertandingan yang akan dilalui. Kalau bermain buruk, bisa jadi kemenangan itu dicapai karena keberuntungan atau kualitas lawan yang lebih buruk.

“Jaya Hartono menurut penilaian saya pribadi telah melakukan kerja yang baik. Komunikasi antar pemain terlihat harmonis, strateginya bagus, rotasi berjalan mulus, permainan sangat dominan, hanya perlu dibutuhkan konsistensi dalam bermain”, menurut pandangan pria yang pernah berduet dengan Indie Barens sebagai penyiar.

Dengan nilai 27 ini, Farhan menganalisa bahwa Persib di putaran kedua membutuhkan minimal 12 kali kemenangan untuk bisa menjadi juara. Rekor tak terkalahkan dikandang tampaknya harus terus dipertahankan maung bandung. 9 pertandingan kandang nanti termasuk berat karena Persib akan menghadapi tim-tim kuat seperti Persipura, Sriwijaya FC, ataupun Arema.

Keuntungan lainnya adalah diputaran kedua ini, pertandingan tandang Persib hampir seluruhnya diadakan di pulau jawa hanya satu partai saja yang harus dijalani di pulau sumatera yaitu ketika tanggal 3 maret menghadapi PSPS Pekanbaru.

Direktur Utama PT PBB, H. Umuh Muhtar juga sepakat dengan penilaian beberapa kalangan yang menilai bahwa Persib sudah menemukan bentuk permainan terbaiknya pada akhir putaran pertama ini.

“Inilah permainan asli dari Persib. Performa para pemain pun sudah sempurna. Saya puas dengan hasil ini karena kita sempat terseok-seok pada awal musim”, ujar H. Umuh di tempat yang sama.

Persib akan menghadap PSSI Hari ini

Panpel Persib Bandung akan menghadap Komdis PSSI hari ini di Jakarta. Hal ini karena komdis menilai panpel Persib melakukan keteledoran karena telah memperbolehkan supporter Persebaya untuk menyaksikan laga yang diadakan di stadion Si Jalak Harupat sabtu lalu. Padahal saat itu supporter klub asal surabaya tersebut dalam keadaan dihukum tak boleh menyaksikan laga tandang Persebaya selama 2 tahun.

Undangan untuk menghadap komdis sendiri telah diterima PT PBB sore ini setelah laga menghadapi Persik melalui telepon. Rencananya tiga orang akan ditugaskan untuk berangkat ke Jakarta pada pagi atau siang ini.

Namun, panpel mengakui surat resmi perihal hukuman terhadap supporter Persebaya belum diterimanya, sampai saat ini. Termasuk ketika pihaknya menanyakan kepada pengda, surat itu tidak ada.

Terkait pelanggaran yang ditimpakan kepada pihaknya, sekretaris panpel Budhi Bram mengatakan bahwa dirinya merasa heran karena melihat kondisi saat itu, penolakan terhadap bonek akan menimbulkan kekacauan yang lebih buruk di kota bandung.

“Para bonek sudah berada di Bandung mulai hari selasa, sedangkan hukuman buat mereka baru dijatuhkan pada hari kamis. Dan mereka jumlahnya tidak sedikit. Sedangkan kami disarankan oleh pihak kepolisian untuk membuka gerbang tribun sebelah utara karena saat itu jalan tersebut dinilai yang paling baik untuk menghindari kekacauan”, ujarnya saat ditemui di kantor PT PBB.



Sekitar 5000-7000an bonek ikut menyaksikan timnya bertanding di soreang



Berdasarkan keadaan di stadion pada saat itu, memang tidak ada satupun kerusuhan yang ditimbulkan oleh keberadaan bonek dan bobotoh. Setelah pertandingan, panpel juga menyediakan makanan untuk para bonek yang rata-rata tidak mempunyai bekal yang cukup untuk membeli makan. Termasuk sesudahnya, pihak kepolisian juga menyediakan sekitar 30 truk untuk mengangkut mereka ke stasiun Rancaekek untuk kemudian memulangkan mereka kembali ke surabaya.

Hal inilah yang membuat pria berjanggut ini merasa keheranan. “Tugas panpel adalah untuk memastikan pertandingan berjalan lancar, tidak ada kerusuhan, dan itulah yang terjadi. Malah seharusnya panpel Persib mendapatkan penghargaan”, katanya.

Ia juga mengharapkan Inspektur pertandingan yang bertugas malam itu ikut membantu menerangkan keadaan sesungguhnya dilapangan.

Ditemui sebelumnya di stadion Si Jalak Harupat, ketua YSS, Wastomi Suheri mengatakan, hukuman terhadap supporter Persebaya hendaknya belum dulu diterapkan karena pihaknya akan melakukan banding. Namun karena surat resmi dari komdis belum diterima pihaknya, YSS belum bisa melakukan banding. Maka sejatinya, pada sabtu itu,

supporter Persebaya masih boleh mendukung timnya di soreang.

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.