Pasang Iklan di Sini

Saturday, January 30, 2010

Jangan lagi ada nyanyian Rasis

"Jangan Ada Lagi Nyanyian Rasis"

Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib menerima keputusan Komisi Disiplin (komdis) PSSI yang menjatuhkan denda Rp 20 juta akibat memasukkan pendukung Persebaya, Sabtu (23/1) lalu, meski belum menerima salinan putusan itu. "Tidak ada kesempatan untuk banding, kami akan memenuhi sanksi Komdis PSSI," tutur Sekretaris Panpel Persib Budhi Bram Rachman, Jumat (29/1).

Budhi mengatakan, upaya banding bisa dilakukan jika memenuhi syarat minimum sanksi denda. "Kalau tidak salah, denda Rp 20 juta di bawah denda minimum. Jadi, kita tidak bisa banding," ujarnya. Ia mengatakan saat ini masih menunggu surat resmi putusan tersebut, lalu akan berkordinasi dengan Persebaya yang harus membayar ganti rugi kerusakan kepada Panpel Persib Rp 50 juta.

Menurut dia, putusan yang kini harus diterima panpel bukan berarti pengawas pertandingan tidak melakukan pembelaan apa pun. Pengawas pertandingan di mata dia sudah membantu dalam memberikan keterangan yang terjadi di lapangan saat itu. Akan tetapi, adanya siaran langsung di televisi, komdis memiliki penilaian tersendiri.

"Pada saat Persib melawan Persebaya, terlihat ulah bonek yang turun ke lapangan dan mungkin di antaranya juga terdengar nyanyian-nyanyian rasis. Akan tetapi, kalau dicermati, nyanyian itu bukan dari suara bobotoh dan tidak ditujukan kepada tim lawan maupun tuan rumah," katanya.

Dia menambahkan, komdis memberikan keputusan itu setelah menyaksikan tayangan di televisi selain mempertimbangkan keterangan yang diberikan oleh panpel maupun pengawas pertandingan. Siaran langsung merupakan barang bukti fisik yang terlihat dan tidak bisa disangkal.

"Dengan demikian, Persib mengalami hukuman percobaan. Kalau untuk Persib, itu baru hukuman percobaan selama satu musim ini. Oleh karena itu, belum tentu harus membayar Rp 250 juta. Akan tetapi, kalau pelanggaran yang sama terjadi lagi (rasis), denda itu harus dibayar oleh Persib," kata dia.

Ketua Komdis Hinca Panjaitan mengatakan, lagu rasis yang sering dinyanyikan bobotoh adalah Viking-Bonek sama saja, asal jangan The Jak, The Jak itu.... Lagu nyanyian berbau rasis lainnya seperti sering dinyanyikan suporter klub lain dengan kalimat terakhir, ... dibunuh saja. Komdis mendengar kata-kata rasis itu di televisi ketika pertandingan disiarkan secara langsung.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bomber Nevi Efendie yang dihubungi terpisah mengaku kecewa atas putusan komdis. Menurut dia, komdis tidak melihat dampak luas apabila bonek dibiarkan tidak menyaksikan pertandingan Sabtu lalu.

Panpel sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengantisipasi jumlah kerugian yang lebih besar. Akan tetapi, kalau bonek dilarang masuk, dikhawatirkan akan berulah lebih.

Terkait dengan hukuman percobaan dari Komdis PSSI bagi Persib, Nevi pun merasa keberatan. Selama ini, bobotoh tidak pernah menyanyi-nyanyikan lagu berbau rasis. "Jangan mentang-mentang Persib sedang naik-naiknya, komdis malah menjatuhkan sanksi percobaan kepada Persib. Menurut saya ini tidak adil, karena panpel dan bobotoh lebih mengutamakan kepentingan yang lebih besar lagi yaitu menyelamatkan Bandung dan sekitarnya," kata dia.

Secara konkret, kata Nevi, Bomber akan memberikan surat resmi kepada Komdis PSSI yang berisi keberatan dan minta keadilan perihal keputusan tersebut. Dia akan berkoordinasi dengan organisasi pendukung Persib seperti Viking.

Artikel 58 kode disiplin FIFA

Inilah isi artikel 58 Kode disiplin FIFA yang memuat aturan tentang diskriminasi dan rasis dalam sepakbola.

1 a) Siapapun yang menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui hinaan, tindakan diskriminatif, atau pencemaran nama baik, atau melalui tindakan yang berhubungan dengan ras, warna kulit, bahasa, agama atau suku bangsa akan dihukum sebanyak 5 kali pertandingan. Kemudian, dilarang masuk stadion, dan didenda minimal 20000 franc swiss (176 Juta Rupiah). Jika pelaku adalah official tim, maka jumlah denda adalah sebesar 30000 franc swiss (264 Juta Rupiah).

b) Jika beberapa orang (official team atau pemain) dari klub yang sama atau timnas terus menerus melanggar ayat 1 poin a di atas, atau memperburuk keadaan, maka tim tersebut akan mengalami pengurangan nilai sebanyak 3 poin pada saat pelanggaran pertama dan 6 poin pada saat pelanggaran selanjutnya, Pelanggaran yang dilakukan terus menerus akan mengakibatkan degradasi bagi tim. Dalam system gugur, tim akan langsung didiskualifikasi.

2 a) Jika supporter tim melanggar ayat 1a , maka denda minimal 30000 franc swiss akan dijatuhkan kepada timnas atau klub terlepas dari melakukan kesalahan atau lalai melakukan pengawasan.

b) Pelanggaran serius akan mengakibatkan sanksi tambahan, seperti pertandingan tanpa penonton, WO, pengurangan nilai, atau diskualifikasi.

Penonton yang melanggar ayat 1a akan menerima sanksi berupa pelarangan masuk stadion selama 2 tahun

(Khrisna / Sm)

Bukan yang pertama

Sanksi komdis PSSI terkait nyanyian rasis yang dilakukan oleh bobotoh Persib ternyata bukan yang pertama dan satu-satunya. Sebelumnya, pada musim ini, Persela dan Arema juga mendapatkan sanksi karena tindakan tersebut. Hanya saja ada bentuk kasus dan sanksi yang berbeda terhadap hukuman Arema.

Pada tanggal 14 Januari lalu, Komdis PSSI memutuskan sanksi bagi Persela. Mereka mendapatkan sanksi denda 250 juta namun hukuman ini masih bersifat percobaan selama satu tahun dan akan berlaku efektif bila supporter Persela kembali melakukan kesalahan yang sama selama masa berlakunya hukuman percobaan tersebut.

“Saat pertandingan antara Persela melawan Persebaya, suporter Persela menyanyi rasis. Jadi klub yang harus bertanggung jawab. Hukuman akan berlaku efektif jika suporter Persela kembali melakukan tindakan rasis selama kompetisi

usai putusan ini,” kata Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca Panjaitan, di Jakarta.

Hukuman ini sama percis seperti sanksi yang dijatuhkan terhadap Persib.

Sedangkan sebelumnya, untuk kasus Arema, kasus dan hukumannya sedikit berbeda. Saat pertandingan Arema melawan Persipura, menurut komdis, ada beberapa kesalahan yang dilakukan panpel dan supporter Arema. Oknum aremania dinilai telah melakukan tindakan rasisme dan juga pelemparan terhadap pemain Persipura. Selain itu, panpel Arema pun dinilai telah lalai sehingga penonton meluber ke sentelban stadion.

“Kesalahan Arema dalam pertandingan itu, yakni Aremania menyanyikan lagu yang menjurus rasisme, serta kesalahan lain yakni adanya pelemparan botol ke arah lapangan dan jumlah penonton yang membeludak sampai ke ruang ofisial,” ujar Hinca Panjaitan di Jakarta, Jumat (11/12).

Karena tindakan itu, pada tanggal 12 desember, Arema dijatuhi hukuman oleh komdis berupa satu kali pertandingan tanpa penonton pada saat menjamu Persib Bandung (19/12) dan juga denda Rp. 50 juta.

Terkait dengan sanksi terhadap Persib, bobotoh sebenarnya masih bisa menyelamatkan klub tercintanya ini dari hukuman 250 juta. Bobotoh hanya tinggal tidak menyanyikan lagi lagu-lagu yang tidak berpengaruh pada permainan Persib dilapangan itu. Karena hukuman dari komdis ini hanya bersifat percobaan selama setahun. Namun sebaiknya bobotoh tidak hanya menghilangkan kebiasaan ini hanya setahun saja, namun lebih baik untuk selamanya.

Bobotoh harus mengerti dengan keadaan Persib yang selalu diintai gerak-geriknya oleh berbagai pihak. Ini karena Persib adalah klub besar. Klub yang mendapatkan perhatian media yang luas. Arema yang selalu bertengger di posisi pertama saja masih kalah jumlah siaran langsungnya dengan Persib. Ini yang menyebabkan berita tentang Persib dan segala tindak tanduknya selalu mempunyai nilai jual. Termasuk berita negatifnya. Wajar jika nyanyian saja menjadi perhatian bagi komdis, sedangkan lagu-lagu kasar juga dinyanyikan di daerah lain, namun tidak diperhatikan oleh mereka.

Apa ruginya kita tidak menyanyikan lagu-lagu kasar tersebut? Selain tidak berpengaruh terhadap mental para pemain dilapangan, lagu-lagu ini juga tidak mendidik anak-anak kita. Dengan selalu disiarkannya pertandingan Persib di Jalak lewat televisi, dengan nyanyiannya itu, bobotoh hanya akan mendapatkan antipati dari masyarakat indonesia lainnya, terutama bagi masyarakat yang tidak mengerti arti kefanatikan terhadap klub sepakbola.

Persib adalah klub yang beruntung mempunyai bobotoh sangat loyal dari berbagai latar belakang kreatifitas. Beberapa band ternama menyumbangkan lagunya buat Persib. Seperti Koil, Mocca, PAS band, Kang Ibing, Kuburan, dll. Lagu mereka pun jauh lebih bagus. Bukankah lebih baik untuk menyanyikan lagu-lagu tersebut di stadion?

Hot news ! Benarkah bobotoh telah Rasis?

Akhirnya Persib Bandung terkena hukuman percobaan selama 1 musim kompetisi dan diancam denda 250 juta akibat ulah sebagian bobotohnya yang dianggap rasis oleh omisi Disiplin (komdis) PSSI. Komdis menjatuhkan hukuman ini dengan alasan, bobotoh selalu menyanyikan atau meneriakan yel-yel yang menghina kelompok supporter lain. Jika dalam 1 musim ini terdengar kembali yel-yel atau nyanyian serupa, maka Persib harus membayar denda tersebut. Akan tetapi, apakah benar bobotoh Persib telah melakukan rasis ? Adilkah tuduhan ini? Mari kita telusuri bersama.

Rasis, seperti yang tercantum dalam Wikipedia adalah suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu – bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur yang lainnya.

Menurut UU No. 40 Tahun 2008, Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras Dan Etnis, Ras adalah golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik dan garis keturunan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, rasisme adalah prasangka berdasarkan keturunan bangsa; perlakuan yang berat sebelah terhadap (suku) bangsa yang berbeda-beda; atau paham yang memandang ras diri sendiri adalah ras yang paling unggul.

Dalam sepakbola, FIFA sebagai lembaga tertinggi sepakbola dunia tentu saja mengatur masalah rasisme ini. Masalah ini masuk dalam artikel no 58 kode disiplin FIFA tentang diskriminasi.

Menurut FIFA, diskriminasi adalah : Anyone who offends the dignity of a person or group of persons through contemptuous, discriminatory or denigratory words or actions concerning race, colour, language, religion or origin

Artinya : Siapapun yang menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui hinaan, tindakan diskriminatif, atau pencemaran nama baik, atau melalui tindakan yang berhubungan dengan ras, warna kulit, bahasa, agama atau suku bangsa.

Dari kalimat di atas sangatlah jelas, bahwa pengertian diskriminasi menurut FIFA mempunyai 2 definisi, yaitu:

1. Siapapun yang menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui hinaan, tindakan diskriminatif, atau pencemaran nama baik.

2. Siapapun yang menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui tindakan yang berhubungan dengan ras, warna kulit, bahasa, agama atau suku bangsa.

Melihat dari definisi rasis dan diskriminasi dari FIFA di atas, jelas bahwa melalui yel yel dan nyanyiannya, bobotoh Persib telah melanggar kode disiplin FIFA tersebut, yaitu menyinggung martabat seseorang atau sekelompok orang melalui hinaan. Maka, hukuman percobaan pun harus diterima Persib karena kelakuan sebagian bobotohnya.

Yang justru menjadi masalah adalah, jika nyanyian ini dilakukan oleh para oknum bobotoh, maka kenapa Persib yang harus menanggung akibatnya ?


(Khrisna/ SM)

Friday, January 29, 2010

Berburu defender lokal

Masa istirahat Putaran pertama dimanfaatkan manajemen persib untuk memperkuat beberapa lini yang dinilai masih memiliki kelemahan. Agar lebih tangguh di putaran kedua, kini Persib tengah mencari 3 pemain baru. "Menurut saya lini pertahanan masih memiliki kekurangan, jadi saya berniat untuk membeli defender lokal, tapi yang mempunyai kualitas" Ujar Umuh Muhtar. Seperti biasa umuh enggan menyebutkan nama-nama pemain yang diincarnya. Kita sudah mendapat pengganti Suchao yaitu Satoshi Otomo, untuk pengganti Kosin mungkin akan diisi oleh kiper Malaysia.
Mengenai defender, umuh mengatakan bahwa pihaknya memberi garansi tidak akan salah pilih. Pemain yang diincar Persib memiliki pengalaman di kancah domestik. Umuh juga tidak mau merekrut pemain yang nantinya hanya jadi pajangan yang menghiasi bangku pemain cadangan

Exclusive!!: Suchao: Hatur nuhun bobotoh!!!

Tadi pagi pukul 8, Suchao Nutnum telah meninggalkan Bandung untuk kemudian pukul setengah satu nanti terbang dari cengkareng menuju negaranya, Thailand, dengan menggunakan pesawat Thai Airways. Perjalanan Indonesia – Thailand akan menghabisakan waktu sekitar tiga setengah jam.

Ia mengaku tadi malam diajak Ronggo keliling bandung dan makan sampai malam. Namun sampai subuh ia masih tidak dapat tidur di kamarnya.

“Saya baru dapat tidur jam setengah lima karena memikirkan kepulangan ini, saya senang akan kembali bertemu keluarga, namun juga saya sedih meninggalkan semua orang disini. Bobotoh Persib adalah yang terbaik, para pemain Persib juga semuanya baik-baik, official, Haji Umuh, juga pak Hasan dan bu Linda. Saya akan mengingat semuanya,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Pada sela-sela perbincangan dengan wartawan, ia mengungkapkan sedikit rahasia tentang kepulangannya ke Thailand. “Saya akan melangsungkan pernikahan pada tanggal 18 Februari depan dengan seorang gadis berusia 23 tahun yang mempunyai nama panggilan Sunny,” kata pria yang sempat salah menyebutkan angka dua menjadi satu ini.

Suchao pun mengharapkan tahun depan, ia bisa diijinkan klub dan manajernya disana untuk bisa kembali membela Persib Bandung pada jeda kompetisi lokal dengan status pinjaman dari klubnya. Bulan lalu, ia ditransfer dari TOT FC ke Buriram PEA FC dan telah menandatangani kontrak selama 3 tahun dengan klub barunya ini tanpa mau menyebutkan nilai kontraknya.

Tak lupa, ia pun membawa banyak cinderamata yang dibelinya sendiri ataupun oleh-oleh dari kerabat dan bobotoh, seperti wayang cepot, angklung, baju batik, dan yang hampir tertinggal adalah poster dirinya berukuran besar.

Beberapa official lalu mengantarkannya ke Jakarta, juga ikut Satoshi Otomo, pengganti Suchao, yang hari ini akan mengikuti tes fisik yang diwajibkan oleh PSSI selain menguruskan keperluan administrasi lainnya.


Berfoto dahulu bersama official


Meninggalkan bandung


Kesayangan bobotoh


Tahun depan balik lagi yah... Okelah kalau begitu


Bawa banyak oleh-oleh euy


Last good bye


Satoshi Otomo juga ikut tapi hanya sampai Jakarta

Panpel dan Persib dikenai denda

Panpel & Persib Dikenai Denda

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman denda kepada Panpel Persib dan klub Persib, terkait masuknya bonek (suporter Persebaya) menyaksikan pertandingan di dalam stadion saat pertandingan antara Persib melawan Persebaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (23/1) lalu, serta tindakan rasisme yang dilakukan oleh suporter Persib dalam laga tersebut.

Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan menuturkan, Komdis menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 20 juta untuk Panpel Persib karena dianggap lalai menegakkan peraturan dan keputusan PSSI. Sementara itu, Persib didenda Rp 250 juta percobaan sepanjang musim ini, karena aksi bobotoh yang menyanyikan lagu bersyair rasis saat laga itu digelar.

Mengenai pembelaan Persib yang memperbolehkan bonek masuk karena mengurangi kerusuhan yang lebih luas, menurut Hinca, apa pun alasannya, Panpel Persib memang dinilai tidak bisa memenuhi salah satu dari lima kewajiban panpel. "Saya rasa Panpel Persib tahu kewajibannya dan denda ini merupakan hasil dari minimal risiko yang dilakukan panpel," kata Hinca seusai sidang Komdis di Sekretariat PSSI, Jakarta, Kamis (28/1).

Kendati terkena denda, panpel tidak akan kehilangan uang. Pasalnya, Persebaya selaku penanggung jawab suporternya, diharuskan mengganti sebesar Rp 50 juta kepada Persib sebagai kompensasi kerusakan yang dilakukan oleh suporternya. Selain itu, Persebaya sendiri terkena sanksi denda kedua sebesar Rp 200 juta yang harus dibayarkan kepada PSSI. Mereka dianggap merusak citra persepakbolaan Indonesia karena aksi suporternya.

Tidak sampai di situ. Karena bonek kembali melanggar sanksi untuk kedua kalinya, maka Persebaya dikenai pemberatan sanksi tidak boleh ditonton oleh pendukungnya pada laga tandang di segala jenis level kompetisi, menjadi empat tahun dari hukuman sebelumnya dua tahun, dengan jatuh tempo 28 Januari 2014.

Buah simalakama

Ketua Panpel Persib, Risha Adi Widjaya, mengaku hanya ditanyai Komdis seputar kronologis masuknya Bonek. Menurut Risha, pihaknya mengatakan kepada Komdis bahwa mereka tidak tahu perihal larangan tersebut hingga H-1 ketika pertemuan teknik.

Ketika itu, kata Risha, bonek sudah datang sejak Selasa (19/1) sekitar 7.000 orang. "Bonek datang dengan kondisi lapar dan lelah. Kami melihat aspek dalam skala yang lebih besar. Dengan kondisi tersebut jika mereka tidak difasilitasi, takutnya mereka malah akan membuat dampak yang lebih besar lagi, membuat ribut di mana-mana. Jadi, kami memilih reaksi yang berdampak lebih kecil," ujarnya yang mengakui posisi panpel ketika itu bagai buah simalakama.

Mengenai kerugian yang ditimbulkan, Risha mengaku sedang melakukan inventarisasi. Menurut dia, potensial kerugian yang ditimbulkan sekitar Rp 105 juta, dari sekitar tujuh ribu tiket di tribun utara seharga Rp 15.000. Ditambah dengan pengeluaran untuk biaya logistik, transportasi di Bandung, transportasi menuju luar Bandung, serta kerusakan di stadion.

"Namun, kami tidak tahu harus minta tanggung jawab siapa. Pasalnya, kami sudah menanyakan ke Persebaya, tetapi sepertinya mereka tidak mau bertanggung jawab. Mungkin, kami mau meminta bantuan pada Liga," kata Risha.

Persib Tak Diuntungkan

Tim Pelatih Persib Bandung menilai, jadwal resmi putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 kurang menguntungkan. Di dalam jadwal resmi putaran kedua LSI 2009/2010 yang sudah diterima manajemen tim Persib, Kamis (28/1) tersebut, diketahui kalau perhelatan Copa Indonesia 2010 akan dimulai pada 16 April 2010.

Paling tidak, penilaian tersebut disampaikan asisten pelatih Persib, Robby Darwis, ketika dihubungi , Kamis (28/1).

"Jadwal putaran kedua memang kurang menguntungkan, terutama ketika kita harus menjalani enam laga tandang secara beruntun," kata Robby.

Enam laga tandang beruntun yang dimaksud Robby adalah ketika Persib harus melakoni enam partai away antara tanggal 21 Maret 2010 hingga 28 April 2010. Keenam laga tandang tersebut adalah menghadapi PSPS Pekanbaru (21/3), Persija Jakarta (25/3), Persela Lamongan (4/4), Persijap Jepara (10/4), Pelita Jaya Karawang (24/4), dan Persitara Jakarta Utara (28/4).

Menurut Robby, jadwal keenam laga tandang itu dipastikan bakal melelahkan buat para pemain. "Pasti sangat melelahkan, karena kita harus memainkan 6 laga tandang secara beruntun," tegas mantan kapten Persib tersebut.

Selain keenam laga tandang tersebut, Robby juga tidak menganggap adanya 4 dan 5 laga kandang secara beruntun cukup menguntungkan Persib. Ia mengatakan, karena ada kemungkinan kejenuhan, timnya dikhawatirkan tidak bisa mengamankan poin penuh dalam laga kandang secara beruntun tersebut.

Jika boleh memilih, kata Robby, pengaturan jadwal sebaiknya dengan format dua kandang dan dua tandang.

"Pengaturan jadwal seperti pada putaran pertama lalu, saya kira lebih baik, ketimbang jadwal pada putaran kedua ini," katanya.

Copa Indonesia

Sementara itu, seperti dijelaskan Sekretaris Tim Persib, Yudiana, untuk Copa Indonesia, PT Liga Indonesia (PT LI) sudah menjadwalkan, babak pertama (32 Besar) akan dimainkan mulai 16 April mendatang.

"Peserta Copa Indonesia mungkin 32 tim. Tapi, kita belum tahu siapa saja tim yang berhak tampil, pembagian grup dan format turnamennya," kata Yudiana di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung.

(Khrisna/Gla)

Persib tuan rumah Piala Indonesia 2010

Persib Tuan Rumah Piala Indonesia 2010

Persib Bandung terpilih sebagai salah satu tuan rumah Piala Indonesia (PI) 2010 setelah proposal bidding mereka diterima oleh PT Liga Indonesia (Liga). Persib merupakan salah satu dari empat tim lainnya yang terpilih, yakni Arema Indonesia, Persik Kediri, Persijap Jepara, dan PSM Makassar.

CEO Liga Joko Driyono menuturkan, klub yang mengajukan menjadi tuan rumah mayoritas memiliki jumlah penonton yang besar. "Klub dengan jumlah pendukung besar sangat potensial mengajukan diri sebagai tuan rumah PI. Sebab, mereka akan mendapatkan penghasilan yang besar. Sejauh ini baru lima klub tersebut yang sudah mengutarakan keinginannya menjadi tuan rumah PI. Tiga klub, seperti Persib, Persik, dan Arema terus melakukan koordinasi secara intensif," kata Joko di Sekretariat Liga, Jakarta, Kamis (28/1).

Menurut Joko, dari enam jatah, bidding tuan rumah PI tinggal menyisakan satu kuota. Jika melihat dari besarnya pasar, kata Joko, Jatim berpeluang melenggkapi jatah kuota. "Proyeksi pilihan Liga bisa jatuh kepada Persela Lamongan atau Persebaya Surabaya. Kami sudah mengajukan tawaran dan kini tinggal menunggu proposal bidding mereka," tuturnya.

Selain klub di dalam pulau Jawa, klub di Kaltim juga dianggap Joko berpeluang menjadi tuan rumah. Namun, menurut dia, pihaknya belum mengetahui, apakah klub di sana berkenan atau tidak. "Yang jelas kami tidak memiliki kekhawatiran PI akan sepi penonton. Rivalitas tetap menarik, meski klubnya berkurang," ujarnya.

Jumlah klub peserta PI musim ini menyusut menjadi 32 yang diisi oleh 18 klub Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, 12 klub Divisi Utama, dan sisanya finalis Divisi I.

Joko menambahkan, kick-off PI yang rencananya akan digelar awal Maret, diundur menjadi 1 April karena harus menunggu kompetisi Divisi Utama selesai pada 30 Maret mendatang.

"Kami harus menunggu dua belas kontestan dari Divisi Utama terutama mereka yang lolos ke babak `Delapan Besar`. Hal ini juga sebenarnya menjadi pertimbangan tempat pertandingan di Jateng karena harus menunggu kepastian posisi Persis dan PSIS," ujar Joko.

(Khrisna MC Pr)

Thursday, January 28, 2010

Persib belum punya Stadion alternatif

Manajer Persib Umuh Muchtar mengakui belum mempunyai alternatif untuk mencari home ground baru sebagai pengganti Stadion Si Jalak Harupat yang akan diperbaiki untuk penyelenggaraan Pekan Olah Raga Daerah (Porda) 2010 Jawa Barat.

Dengan demikian, dia akan meminta pertimbangan kepada kepala daerah setempat agar tetap memberikan izin kepada Persib dalam menjamu tim lawan selama Djarum Liga Super Indonesia 2009-2010 ini.

"Kami sendiri belum mendapatkan surat resmi mengenai pemberitahuan tentang stadion yang akan segera diperbaiki. Saya rasa kalau Persib tidak boleh main di sana itu tidak adil," kata Umuh yang ditemui di kediamannya, Kp. Ciluluk, Desa Tanjungsari, Kab. Sumedang, Kamis (27/1).

Menurut dia, kondisi kerusakan yang dialami Stadion Si Jalak Harupat tidak terlalu parah. Dengan demikian, kondisi seperti itu masih memungkinkan digunakan Persib dalam melayani lawan-lawannya nanti.

Umuh mengatakan, tetap akan berusaha agar stadion tersebut bisa dipakai sebagai lokasi pertandingan Persib. Hal itu karena selama ini, belum ada stadion yang cukup representatif untuk menyelenggarakan laga sepak bola.

Umuh mengakui sangat menyayangkan keputusan itu apabila benar-benar terjadi. Dia mengharapkan ada alasan kuat selain perbaikan untuk menghentikan pertandingan Persib yang harus menjadi tuan rumah hingga bulan Mei ke depan. "Saya rasa ini tidak adil. Saya kurang setuju dengan cara itu," katanya.

Sementara itu, perbaikan yang direncanakan Dinas Pemuda, Olah Raga, dan Pariwisata Kabupaten Bandung akan dimulai Maret sampai akhir Juni 2010. Dalam tenggat waktu tersebut, Persib masih mempunyai delapan jadwal pertandingan kandang. Delapan pertandingan tersebut, di antaranya melawan Bontang FC (11 Maret), Arema Malang (14 Maret), Persema (17 Maret), Persipura (2 Mei), Persiwa (6 Mei), Sriwijaya FC (16 Mei), Persiba (26 Mei), dan PSM (30 Mei). Selama April, Persib hanya main tandang.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Pelaksana Pertandingan Budhi Bram Racham mengatakan baru mengetahui rencana perbaikan itu secara lisan. Bram berharap proses perbaikan bisa dilaksanakan sesuai dengan jadwal Persib. Pada Maret, Persib terakhir bertanding pada tanggal 17, dan kembali main pada 2 Mei. "Ada waktu kosong sebulan lebih. Kami berharap pelaksanaannya pada waktu tersebut," ujarnya.

Dalam berita "PR" sebelumnya, selama perbaikan stadion tersebut harus steril dari segala jenis kegiatan, termasuk pertandingan sepak bola, baik untuk Persib maupun Persikab. Untuk Persib sendiri, sudah pasti tidak bisa digunakan dengan alasan jumlah penonton. Hal itu dinilai menyulitkan proses pengerjaan.

Kaos Suchao laku berat

DERA (30) merapikan kaus tim Persib bernomor 15 milik Suchao Nutnum di kiosnya di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani Bandung, Rabu (20/1). Menurut dia, baju pemain gelandang Persib asal Thailand tersebut kini banyak diminati pembeli.

KERAP kali, di Bandung dan sekitarnya, kita melihat anak kecil berumur enam tahun ke bawah dengan bangganya mengenakan kostum Persib berwarna biru bernomor punggung 15. Misalnya ketika mereka bermain, bahkan ketika menyaksikan pertunjukan sepak bola. Kostum pemain Persib asal Thailand tersebut bisa jadi penambah kepercayaan diri bocah-bocah itu.

Anak-anak yang awam memahami sepak bola saja sudah bisa menangkap karisma pemain yang mulai berlaga pada pertengahan November 2009 itu. Dalam laga pertamanya, bak seorang pahlawan, Suchao Nutnum mampu melesakkan gol pertamanya. Dengan begitu singkatnya, perhatian bobotoh terfokus pada lelaki berumur 26 tahun itu.

Ini dia, idola baru kesatria di lapangan hijau. Para pegiat bisnis langsung tidak mau buang waktu. Ribuan potong kostum sepak bola bertitel Suchao mulai diproduksi. Setelah itu dipasarkan, dan ternyata kaus itu laku di pasaran bak kacang goreng.

Rizal (34), salah seorang pedagang kaus bola di Stadion Si Jalak Harupat mengakui hal itu. Setidaknya dalam sehari, ia bisa menjual dua belas potong kostum Suchao.

"Kebanyakan orang tua yang punya anak kecil sukanya nyari kaus Suchao. Persib mau menang atau kalah, penjualan kaus Suchao enggak ada pengaruhnya. Tetap saja banyak yang nyari," ungkap warga Soreang itu.

Rizal menuturkan, sebelum muncul Suchao, seragam Persib yang paling banyak diminati adalah kostum bernomor punggung 13 dan 10 atau kostum yang dikenakan oleh Budi Sudarsono dan Hilton Moreira. Namun untuk saat ini, kostum Suchao menguasai pasar.

"Hal itu bukan berarti pengaruh pasar bebas yang ramai dibicarakan saat ini," ujar Rizal bercanda.

Semua kaus bola yang dijualnya murni pruduk lokal dengan menjual tokoh luar negeri. "Harganya mah sama, mau kaus Hilton, Budi, Suchao juga Rp 25.000 per setel," katanya.

Menurut Rizal, semua pedagang kaus ketika pertandingan Persib di kandang sendiri pun mengalami hal yang sama. Begitu pula dengan pedagang yang ada di seputaran mes Persib dan Stadion Siliwangi. Dipastikan, di tempat-tempat tersebut, kaus Suchao pulalah yang sedang marema.

Ketika sang bintang itu akan pulang kampung, Rizal belum bisa memperkirakan siapa "Persib Idol" selanjutnya. Dia hanya bisa menunggu pilihan bobotoh dan memetik hasilnya dari penjualan kostum pemain Persib.

Ngintip Kantor PBB Yuk

PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) bukan hanya sekedar namanya saja bermartabat. Tapi jika kita berkunjung ke kantor PT PBB di Jalan Sulanjana No 17, terbukti sudah bahwa PT PBB memang bermartabat.

Gedung kantor PT PBB berdiri megah di antara rimbunan pohon angsana. Dengan dinding kokoh bercat warna putih dikombinasikan dengan warna hitam, membuat kantor PT PBB terlihat sangat elok.

Tribun mencoba menjelajahi ruangan demi ruangan di gedung berlantai tiga plus satu lower ground (ruang bawah tanah). Lower ground ini rencananya akan ruang logistik umum dan keamanan.

Untuk mencapai lantai atas, kita bisa menggunakan lift selain bisa meniti tangga biasa.
Lantai satu disiapkan untuk cafe and resto. Lantai ini akan digunakan sebagai tempat makan dan minum bagi pengunjung, baik bobotoh maupun para pelancong asal luar kota yang berlibur di Kota Bandung. Cafe and Resto ini adalah salah satu sayap bisnis yang akan dikembangkan PT PBB.

Diharapkan dengan nama dan sejarah Persib yang melegenda, menjadi pesona tersendiri untuk menggiring para pelancong berkunjung ke cafe and resto. Untuk menjaring pengunjung, cafe and resto di PT PBB ini juga akan di-setting dengan berbagai pernik yang berkaitan dengan tim Maung Bandung.

Daya tarik akan bertambah dengan kesiapan pemain Persib untuk bergiliran menjadi bintang tamu di "warung makan" milik PT PBB ini. Dengan menghadirkan pemain, diharapkan tempat makan-minum ini bisa jadi media untuk mendekatkan pemain dengan para bobotoh.

Lantai dua, disiapkan sebagai pusat perkantoran. Ruangan yang penuh dengan sekat ini, rencananya akan disewakan dan dipakai perusahaan-perusahaan lain. Dengan sistem holding company sangat memungkinkan jika ke depannya, PT PBB akan memiliki anak-anak perusahaan yang ikut menyokong pendanaan Persib.

Terakhir adalah lantai tiga. Di lantai atas yang dilengkapi aula ini segala aktifitas PT PBB akan dijalankan. Rencananya kantor PT PBB pengoperasiannya secara resmi akan dibuka pada akhir Agustus.

Satoshi Janji beri warna baru


BANDUNG, TRIBUN ? Tekad besar disuarakan oleh Satoshi Otomo untuk bisa membawa Persib Bandung menjadi yang terbaik. Gelandang serang berkepala plontos ini berjanji memberikan warna permainan berbeda bagi Maung Bandung.

Satoshi direkrut oleh manajemen Persib Bandung untuk memperkuat lini tengah yang ditinggalkan gelandang flamboyan asal Thailand Suchao Nutnum. Aksi Suchao yang menawan kadung dipuja oleh bobotoh Persib. Dan itu akan menjadi beban tersendiri bagi Satoshi untuk bisa menjadi pengganti Suchao.

"Saya dan Suchao punya tipikal permainan yang berbeda. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik," ujar Satoshi kepada wartawan, Rabu (27/1).

Berbeda tipikal tentu berbeda gaya permainan. Tapi bagi Satoshi itu bukan masalah. Karena ia berupaya memberikan warna yang berbeda. "Saya ingin membawa Persib menjadi yang terbaik," katanya mantap.

Kemampuan Satoshi bermain bola tak diragukan oleh pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono. "Dari awal dia datang, dia telah menampilkan permainan yang cukup menarik," katanya.

Menurut Jaya, Satoshi dan Suchao memang mempunyai keunggulan masing?masing. Suchao, kata Jaya, memiliki visi permainan yang cukup bagus. "Misalnya ketika mendapat bola dia tahu apa yang harus dilakukan. Begitu juga ketika pemain lain memegang bola, dia tahu harus ke mana," ujarnya.

Satoshi memiliki keunggulan lain. Jaya menyebutkan, pemain asal Jepang ini memiliki teknik yang mumpuni, skill yang bagus, speed serta power. "Dia pemain yang komplet," kata Jaya. Namun Jaya belum bisa menyaksikan kemampuan Satoshi bermain selama 90 menit. "Nanti akan kami lihat kemampuannya bermain full ketika uji coba," tambahnya.

Selain itu, Jaya akan berupaya memadukan Satoshi dengan pemain

Persib lainnya. "Dalam waktu singkat Satoshi harus bisa menyesuaikan diri dengan pemain lain," ucapnya.

Jaya menekankan, perginya Suchao untuk bermain di Thailand hendaknya jangan dijadikan alasan kemunduran prestasi Maung Bandung. "Kami tidak boleh larut dalam kesedihan. Kami harus menatap ke depan. Persaingan ke depan semakin berat. Tapi pemain?pemain lain harus menyadari tanpa Suchao kami pasti bisa meraih yang kami inginkan," ujar Jaya.


Komentar EDAAN (Maaf,SEKALI) dari Kiper Persik

EKA RAMDANI
(gelandang persib )
Saya susah mau berkata apa, yang penting pertandingan melawan persik kediri begitu memuaskan. Meskipun hujan dan cape, tapi kami berhasil memenangi pertandingan terakhir. mudah-mudahan kami dapat melakukan dan mempertahankan permainan serupa pada putaran kedua.

WILDANSYAH
(Bek persib )
Laga akhir yang memuaskan. Nanti putaran kedua mudah-mudahan semakin banyak kesempatan yang diberikan untuk bermain. saya juga berharap nanti ada pengganti Suchao yang mempunyai karakter sama. Sekarang memang sudah ada dan saya rasa keduanya sama bagusmeski ada sedikit perbedaan.

KHUSNUL YULI
(gelandangan persik)
Kelemahan kami karena tidak ada pemain inti seperti Yongki dan O.K john. selain itu, kami juga masih dilanda kelelahan karena baru maen di palembang. harus diakui kali ini PERSIB main bagus. mereka masih on fire karena sebelumnya juga menang besar.

HERMAN BATAK
(kiper yang agak aneh)
Gol yang dilesakkan Suchao sebenarnya tidak terjadi karena bola belum melewati garis. namun, wasit memberikan keputusan lain. pemain persib TIDAK ADA YANG BERBAHAYA. Hanya, PERSIB LEBIH BERUNTUNG dari persik.


Sudah kita lihat bahwa Persib menang telak atas kendali permainan. Ya, untuk bobotoh jangan terpengaruh atas komentar miring Kiper ini, mungkin hanya sekedar Psywar ( Khris)
Sebenernya dia lompatnya ke dalam gawang, bek persik juga ga ada yang protes. Masa kebobolan setengah lusin gol ga BERBAHAYA? Mungkin jadi Edan gara2 kebobolan yak....hehehe. yang penting jangan bertindak Rasis ya, Para bobotoh

(Khrisna/MC)

Persib kembali gandeng Sponsor

Persib Kembali Gandeng Sponsor


Persib Bandung kembali digandeng perusahaan ban motor dengan merek Corsa, untuk tiga tahun ke depan. Perjanjian tersebut akan dituangkan dalam bentuk kerja sama kegiatan para pendukung Persib seperti Viking dan Bomber. Demikian diungkapkan Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana, Tbk., produsen ban motor Corsa, Pieter Tanuri seusai peluncuran kerja sama di Cafe Persib, Jln. Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (27/1).

Menurut dia, produk ban buatan perusahaannya akan menjadi ban motor resmi Persib. "Kami tidak meminta Persib mencantumkan brand kami di kostum pemain saat bertanding. Sebagai kompensasi bentuk kerja sama, kami memberdayakan bobotoh Persib yang jumlahnya begitu banyak dalam setiap kegiatannya, misalnya dengan memakai seragam Persib yang terdapat logo kami di kaus tersebut," katanya.

Menurut Pieter, kerja sama ini sebagai model awal dan percobaan.

Ketika dihubungkan dengan prestasi Persib, Pieter mengatakan hal itu saling mengikuti. Prestasi Persib meningkat, secara otomatis akan mendongkrak penjualan produk dan akan menguntungkan Persib sendiri. "Namun, ketika Persib prestasinya sedang menurun misalnya, bukan berarti kita akan meninggalkan Persib, karena kami sikapnya kekeluargaan. Ya, kami akan tetap terus mencoba menjalani dan mencari solusinya," ucapnya.

Sayangnya, Pieter tidak menyebutkan berapa besar dana yang dikeluarkan perusahaannya dalam kerja sama tersebut. Menurut dia, jumlahnya cukup besar, tetapi efisien, sebanding dengan prestasi Persib saat ini. "Sebagai pembuktian, setelah kami coba setahun ini ada peningkatan yang telah kami rasakan, dari satu gudang menjadi dua gudang. Saya harap, kerja sama ini bukan hanya maksimal tiga tahun, kalau bisa ditambah lagi," katanya.

Humas PT Multistrada, M. Zein Saleh menambahkan, bentuk kerja sama dengan bobotoh tersebut sedang dalam proses rancangan dengan bobotoh.

Umuh Muhtar, Manajer Persib menuturkan, bergabungnya perusahaan tersebut dinilai sebagai penyambung nyawa Persib. "Perjanjian awal, ya selama musim tahun ini. Katanya, kalaupun sudah selesai masih ada kemungkinan untuk diperpanjang. Mudah-mudahan tahun depan ada waktu tambahan dan nilai dana yang tidak terbatas," katanya

Awali Putaran Kedua dengan Laga Tandang

Awali Putaran Kedua dengan Laga Tandang

Persib mengawali putaran kedua dengan laga tandang melawan Persik di Stadion Brawijaya Kediri pada 9 Februari mendatang. Berikutnya, Persib menantang Persebaya di Stadion Gelora 10 November. Eka Ramdani dkk. baru menyapa bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat pada 20 Februari melawan Persisam Samarinda.

Hal itu berdasarkan rilis jadwal Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010 dari PT Liga Indonesia (Liga), Rabu (27/1). Pengumuman rilis sempat mengalami penundaan karena terkait pertandingan babak kualifikasi Pra Piala Asia (PPA) 2011 melawan Australia, 3 Maret mendatang.

Berdasarkan jadwal itu, pertandingan perdana putaran kedua pada 9 Februari nanti akan dibuka dengan tiga pertandingan. Selain Persik melawan Persib, saling berhadapan Persijap melawan Persiwa di Jepara dan Persela menghadapi Persipura.

Jika melihat jadwal putaran kedua ini, Persib diuntungkan karena memiliki waktu jeda antarpertandingan yang cukup lama, yakni antara 4-5 hari di tiga pertandingan pertamanya.

Persib akan libur panjang setelah tiga pertandingan pertama karena pertandingan terpotong AFF Cup dan Liga Champion Asia. Tim `Maung Bandung` baru kembali akan berlaga pada 11 Maret mendatang melawan Bontang FC di Bandung.

Selepas laga tersebut, Maman Abdurahman dkk. akan mengalami jadwal pertandingan yang padat. Mereka juga akan menantang Arema Malang di laga kandang.

Selanjutnya, pertandingan hanya akan berselang antara dua hingga tiga hari. Total, di putaran ini Persib akan memainkan sembilan laga kandang dan delapan laga tandang.

"Karena padatnya pertandingan di putaran kedua ini. Maka saya harapkan klub-klub peserta menyiapkan stamina pemain dan dana yang cukup besar untuk melanjutkan kompetisi ini hingga akhir," kata CEO Liga Joko Driyono.

Pada pertengahan kompetisi bulan April akan terselingi babak I (32 besar) Piala Indonesia (Copa) yang dilaksanakan 16-19 April dan babak II Piala Indonesia pada bulan Mei.

Jaya Segera matangkan Satoshi

Jaya Segera Matangkan Satoshi

Pelatih Persib Bandung Jaya Hartono tidak akan berdiam diri dan segera mematangkan pengganti Suchao Nutnum di lini tengah Persib. Satoshi Otomo, pemain asal Jepang yang sudah resmi dikontrak Persib, setelah jeda putaran pertama berakhir akan langsung digembleng melalui uji coba dalam 2x45 menit permainan melawan Persatuan Sepak Bola Kuningan (Pesik) pada 3 Februari, di Kuningan.

Menurut Jaya, hal itu harus segera direalisasikan dalam waktu singkat ini untuk memadukan Satoshi dengan skuadnya. "Ya kita harus segera bergerak. Jangan larut dalam kesedihan. Putaran kedua semakin berat. Tanpa Suchao kita harus bisa," ungkap Jaya ditemui pada sela-sela kegiatan syukuran Persib di kediaman Manajer Persib Umuh Muchtar, Kp. Ciluluk, Desa Tanjungsari, Kab. Sumedang, Rabu (27/1).

Selama ini, Jaya melihat kemampuan Satoshi di lapangan baru sebatas permukaan. Satoshi dinilai memiliki keterampilan dan teknik permainan setara dengan Suchao yang unggul dari segi kecepatan dan kekuatan. "Satoshi mempunyai strategi penyerangan yang bagus. Begitu pula dengan kinerja dalam tim, karena dia bukan pemain individualis," katanya.

Dengan demikian, kata Jaya, kemampuan Satoshi harus segera diadaptasikan cepat dengan timnya dalam game 2x45 menit. Setelah itu, Jaya mengatakan, Satoshi dipersiapkan untuk menghadapi Persik Kediri pada 9 Februari mendatang.

Sebelumnya, Jaya mengungkapkan, untuk pemain Persib muda lainnya akan ikut digenjot pula. "Masih ada kesempatan bagi mereka untuk berusaha, jangan merasa bangga karena sudah masuk Persib. Mereka harus berjuang bersaing dalam tim, karena putaran kedua ini lebih berat," tuturnya.

Ia menambahkan, target putaran kedua menjadi juara dengan catatan timnya mampu menjaga konsistensi dalam bermain. Kapten tim, Eka Ramdani mengatakan, kehadiran Satoshi diharapkan akan melengkapi kekompakan Persib. Ia mengakui, Satoshi memiliki mobilitas tinggi. "Akan tetapi, apakah dia bisa seperti Suchao, yang menurut saya skill-nya begitu komplet. Namun, kesempatan bagi Satoshi itu masih ada. Saya sendiri tidak akan melihat ke belakang, tidak ada angan-angan. Jadi, maksimalkan potensi yang ada sekarang," katanya.

Menurut dia, semua itu proses yang harus melalui tahap demi tahap. Dia tidak memungkiri, dipastikan putaran kedua akan ada perubahan selepas kepergian Suchao ke Thailand.

Satoshi sendiri bertekad akan bermain maksimal. Harapan bobotoh yang menginginkan dia bermain seperti Suchao, menurut dia, tidak akan dijadikan beban. "Saya berbeda dengan Suchao, saya percaya bisa memberikan warna yang berbeda dengan Suchao di Persib ke depan," katanya.

5 hari 104 Posting???? LUAR BIASA!!!

5 Hari yang lalu blog ini lahir, CUMA LIMA HARI, blog ini masih seperti bayi dan sedang imut-imutnya. Tapi jumlah posting sudah 104 posting!!! LUAR BIASA,Pencapaian yang sangat hebat, harap anda semua mendukung blog saya, kunjungilah sesering mungkin, Satu hati dukung Persib Bandung anti Rasis. OKE??

OKELAH KALAU BEGITU.

Salam, Khrisna Prasetya

Pulangnya si Anak baik

BUKAN hanya bobotoh, pelatih, pemain dan seluruh ofisial Persib pun meratapi kepergian Suchao Nuchnum. Mereka semua merasa kehilangan gelandang tim nasional Thailand yang masa pinjamnya sudah berakhir itu.

Selain kontribusinya terhadap tim dinilai sangat bagus, secara individu, Suchao juga merupakan anak yang baik.

"Terus terang, kami semua sangat kehilangan Suchao. Kami sangat sedih, karena dia anak yang baik. Di lapangan, dia juga merupakan pemain yang sangat baik," kata Pelatih Persib, Jaya Hartono.

Kendati demikian, Jaya mengatakan, Persib tidak boleh larut dalam kesedihan atas kepergian Suchao. Menurutnya, tanpa Suchao, Persib harus tetap bersinar di putaran kedua nanti.

Persib pantas jadi juara

Kemenangan besar 6-1, plus penampilan cemerlang seluruh anggota skuadnya pada saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Selasa (26/1), membuat Persib Bandung kembali ke jalur persaingan perebutan mahkota juara.

Bahkan, Pelatih Persik, Gusnul Yakin secara terbuka menyatakan, dengan materi pemain yang dimilikinya, Persib pantas menjadi juara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

"Persib banyak memiliki pemain-pemain berkualitas hampir di semua posisi. Di lini tengah yang menjadi sentral permainan, mereka punya Eka Ramdani, Atep, Hariono dan Suchao. Saya pikir, melihat permainan dan materi pemainnya, Persib pantas jadi juara," kata Gusnul Yakin kepada para wartawan di ruang konferensi pers usai pertandingan.

Jalak tak bisa dipakai, pihak persib akan melobi Bupati obar

Persib Bandung tetap akan memperjuangkan agar bisa menjamu lawan-lawannya di Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, meski pihak Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kab. Bandung sebagai pengelola stadion, akan melakukan renovasi mulai Maret mendatang untuk kepentingan Porda 2010. Untuk bisa tetap bermain di Si Jalak Harupat, Persib akan berkoordinasi dan melobi pihak-pihak terkait, termasuk Bupati Bandung.

"Kita belum membicarakan stadion alternatif karena kita masih berharap bisa main di sana (Stadion Si Jalak Harupat, red). Kita akan segera berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Pak Obar Sobarna (Bupati Bandung) yang selama ini sangat baik sama Persib," ujar Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), H. Umuh Muchtar di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana No. 17 Bandung, Rabu (27/1).

Karena persiapan Porda terkait dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Disorda) dan KONI Jabar, Umuh juga mengaku sudah berbicara dengan Kadisorda Jabar, H. Amung Ma'mun. "Pak Kadisorda memberikan dukungan agar pertandingan Persib tidak dipindahkan dari Stadion Si Jalak Harupat. Kepada Pak Amung saya usulkan, proses renovasi berjalan. Dengan begitu, pertandingan Persib bisa tetap dimainkan di tengah pelaksanaan renovasi," katanya.

Untuk mengamankan proses renovasi, Umuh menyatakan siap menandatangani nota kesepakatan dengan pihak Dispopar Kab. Bandung. "Nantinya kita akan menyiapkan MoU (nota kesepakatan, red) dengan pengelola agar renovasi bisa tetap berjalan selama ada pertandingan," kata Umuh.

Hingga Juni

Komentar Umuh tersebut dilontarkan untuk menanggapi pernyataan Kadispopar Kab. Bandung, Diar Irawan di sela-sela rapat koordinasi persiapan Porda dengan KONI Jabar, Selasa (26/1) lalu. "Kita memang akan merenovasi Stadion Si Jalak Harupat mulai Maret mendatang. Renovasi akan dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari pengecatan hingga perbaikan drainase lapangan," ujarnya.

Menurut Diar, renovasi stadion kebanggaan Kab. Bandung tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Juni mendatang. Karena selain renovasi, di dalam stadion juga akan dibangun menara untuk obor Porda. "Stadion Si Jalak Harupat tidak mungkin digunakan. Karena jika digunakan dan tetap menampung bobotoh, tidak ada pengusaha yang mau melakukan renovasi. Sebab renovasi yang dilakukan akan percuma," katanya.

Tetap menggelar pertandingan tanpa penonton pun, lanjutnya, juga tidak mungkin. Karena diperkirakan lapangan dibongkar untuk memperbaiki permukaannya. Perbaikan drainase pun menjadi kebutuhan. Pasalnya jika hujan sejumlah titik tergenang air sehingga mengurangi kualitas lapangan.

Sponsor kembali mengalir

PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) kembali menjalin kerja sama dengan pihak sponsor. Kali ini perusahaan yang mendanai Persib Bandung itu menjalin kemitraan saling menguntungkan dengan produsen ban bermerek Corsa. Dalam ikatan kerja sama tersebut, pihak produsen dan PT PBB sepakat menjadikan Corsa sebagai produk resmi Persib dan mengklaim key word "Bannya Bobotoh Persib".

Pengumuman sudah terjalinnya kerja sama antara produsen ban tersebut dengan Persib disampaikan langsung Direktur Utama PT PBB, H. Umuh Muchtar pada acara konferensi pers di kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana No. 17 Bandung. Dari pihak produsen ban, hadir pemilik perusahaan Pieter Tanuri dan Media Officer, Zen Solehan.

"Kita sangat berterima kasih kepada Corsa yang telah menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan Persib. Ke depan ban yang dihasilkan Corsa akan menjadi ban resmi Persib dan bobotoh-nya," kata Umuh.

Dalam acara tersebut, pihak produsen Corsa secara simbolis menyerahkan ban produknya kepada perwakilan bobotoh dari Viking Persib Fans Club, Ayi Beutik dan dari Bomber, Indra. Sedangkan dari pemain diwakili Suchao Nuchnum dan Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool. Pada acara tersebut, PT PBB juga sempat memberikan kenang-kenangan berupa bingkai foto untuk Suchao yang akan segera pulang ke Thailand.

Suchao janji akan kembali

Air mata Manajer H. Umuh Muchtar mewarnai acara perpisahan manajemen Persib Bandung dengan gelandangnya, Suchao Nuchnum di Desa Ciluluk, Kec. Tanjungsari, Kab. Sumedang, Rabu (27/1). Meski sudah dilepas secara resmi, Suchao baru akan kembali ke Thailand, Jumat (29/1).

"Terus terang saya sedih karena Suchao yang telah berperan besar untuk Persib, tidak akan ada lagi di samping kita pada putaran kedua nanti. Mohon maaf kalau saya sampai meneteskan air mata pada acara perpisahan ini," kata Umuh sambil mengusap matanya pada saat memberikan sambutan dalam acara perpisahan tersebut.

Selain seluruh pemain dan ofisial tim Persib, dalam acara tersebut hadir juga petinggi konsorsium Persib, Pieter Tanuri, jajaran komisaris dan direksi Persib, pejabat pemerintahan daerah setempat, tamu undangan, dan ratusan bobotoh yang sengaja datang ke acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Umuh menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kontribusi yang telah diberikan Suchao selama 13 laga memperkuat Persib. "Kepada saya, Suchao dan juga Kosin bilang, suatu saat jika harus kembali bermain di Indonesia, mereka hanya mau main untuk Persib. Mereka berjanji, kalaupun ada tawaran yang lebih bagus dari Persib, mereka akan menolaknya. Janji itu yang membuat saya sedih dan terharu," papar Umuh.

Pengakuan atas peran besar Suchao terhadap Persib diakui pelatih Jaya Hartono dan gelandang tim nasional, Eka Ramdani. "Harus diakui, Suchao menjadi warna tersendiri buat Persib. Dia berperan besar mengangkat posisi Persib ke papan atas," kata Ebol, sapaan Eka Ramdani.

Diserbu warga

Sebagai tanda perpisahan, dalam acara tersebut Umuh pun menghadiahkan sebuah lagu dangdut yang dinyanyikannya khusus untuk Suchao. Suchao dan Kosin pun berjoget mengiringi lagu dangdut yang dinyanyikan Umuh.

Usai acara, ratusan warga di sekitar kediaman Umuh merangsek ke pekarangan rumah tempat acara berlangsung. Tanpa bisa ditahan, mereka menyerbu Suchao. Kebanyakan dari mereka ingin berfoto bersama gelandang yang menyumbangkan tiga gol untuk Persib tersebut.

Akibatnya, suasana seperti yang terjadi di Stadion Si Jalak Harupat sehari sebelumnya kembali terulang. Suchao harus "bertempur" menerobos kerumunan warga yang berjejal untuk sampai ke mobil yang akan membawanya pulang. Setelah mendapatkan pengawalan, Suchao baru bisa keluar dari kerumunan dan meninggalkan Ciluluk.

Setelah tiba di Thailand, Suchao akan bergabung dengan klub baru yang mengontraknya selama tiga tahun, Power Electric.

Persib incar kiper Malaysia

.- Setelah secara resmi menggaet Satoshi Otomo, Persib Bandung masih menunggu kehadiran penjaga gawang asal Malaysia yang hingga saat ini namanya belum diketahui.

Diharapkan, pada saat Persib kembali menjalani latihan pada Senin (1/2) mendatang, kiper yang disebut-sebut sebagai penjaga gawang nomor satu di Malaysia itu sudah ikut berlatih.

"Untuk pengganti Suchao (Nuchnum), kita sudah dapatkan Satoshi. Sekarang, kita masih menunggu kedatangan kiper tim nasional Malaysia. Soal namanya, saya belum mau sebutkan," kata Manajer Persib, H. Umuh Muchtar di sela-sela acara perpisahan Suchao di kediamannya, Desa Ciluluk, Kec. Tanjungsari, Kab. Sumedang, Rabu (27/1).

Irfan Masih menanti kepastian


Irfan Bachdim Masih Menanti Kepastian
Irfan Bachdim









Irfan Bachdim sudah menentukan pilihan. Pemain berdarah Belanda-Indonesia itu mengaku ingin bergabung dengan asal ibu kota Persija Jakarta.

Selain Persija, Irfan sebenarnya sempat berlatih bersama Persib Bandung. Namun dia mengaku lebih tertarik dengan tim Macan Kemayoran.

"Saya suka klub dan saya juga cara bermain Persija. Saya sudah memutuskan untuk memilih Persija," kata Irfan saat ditemui wartawan usai menyaksikan duel Persija vs Bontang FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGB), Senayan, Jakarta, Rabu, 27 Januari 2010.

Irfan telah menginap di mes Persija sejak Minggu, 25 Januari 2010. Namun menurutnya proses negosiasi dengan manajemen Macan Kemayorn masih berjalan.

"Sampai saat ini respon Persija cukup baik. Namun masih ada beberapa poin yang perlu dibicarakan," kata pemain yang baru berusia 21 tahun itu.

Mengenai status kewarganegaraanya, Irfan mengaku telah mengantongi paspor Indonesia. Karena itu, mantan pemain FC Utrecht dan HFC Haarlem itu tidak masalah bila kontraknya disamakan dengan pemain lokal lainnya.

"Tapi mungkin ada sedikti perbedaan karena saya lahir di Belanda. Namun kalau memang jadi, saya akan masuk sebagai pemain lokal karena saya sudah punya paspor Indonesia," ujarnya.

"Saya memang sengaja ingin main di Indonesia agar punya kesempatan untuk masuk timnas," tambahnya.

Irfan merupakan pemain berdarah Indonesia yang lahir di Amisterdam , 11 Agustus 1988 lalu. Selama di Belanda, Irfan sempat meniti karir di tim junior Ajax Amisterdam, SV Argon, dan FC Ultrecht.

Sedangkan menurut situs Wikipedia, Irfan sempat membela tim senior FC Ultrecht dan HFC Haarlern. Irfan mengaku bisa tampil di berbagai posisi, mulai dari striker hingga gelandang.

"Saya bisa main sebagai pemain depan. Bisa gelandang atau second striker," katanya.

Sementara itu, Direktur Teknis Persija, Benny Dolo belum memutuskan status Irfan. Mantan pelatih Arema Malang itu masih terus memantau perkembangannya.

"Kami masih terus lihat perkembangannya. Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai dia (Irfan)," kata Bendol.

Bendol juga mengatakan akan mencari dua pemain asing tambahan. Salah satunya akan ditempatkan sebagai pelapis tiga striker yang dimiliki Persija saat ini.

Indonesia berpeluang punya tim kuat









Wawancara Alfred Riedl, Calon Pelatih Timnas
'Indonesia Berpeluang Punya Tim Kuat'
Edwan Ruriansyah, Marco Tampubolon


Laos tampil mengejutkan di SEA Games 2009. Tim tuan rumah berhasil lolos ke babak semifinal sebelum dikalahkan Malaysia dalam perebutan tiket ke final.

Yang mengejutkan, di babak penyisihan Grup B, Laos berhasil mengalahkan Indonesia 2-0. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah Laos berhasil mempermalukan Tim Merah Putih.

Sukses Laos tak lepas dari peran pelatihnya, Alfred Riedl. Pelatih asal Austria itu sukses merombak tim underdog menjadi tim yang layak diperhitungkan di Asia Tenggara.

Sebelum menangani Laos, Riedl juga tergolong sukses saat menangani Vietnam era 2005-2007. Pria berusia 60 tahun itu membawa Vietnam lolos ke babak perempatfinal Piala Asia 2007.

Kesuksesan Riedl membuat PSSI tergiur. Riedl pun menjadi calon kuat untuk menangani timnas U-23. Ia telah berada di Indonesia untuk melakukan negosiasi dengan PSSI. Berikut petikan wawancara dengan Riedl.

Sejauh mana proses negosiasi kontrak dengan PSSI?
Sejauh ini belum ada kesepakatan apapun. Saya sudah mengajukan beberapa permintaan kepada PSSI. Sekarang keputusannya ada pada mereka.

Anda berhasil membawa Laos menjadi salah satu negara yang diperhitungkan di kancah sepakbola Asia Tenggara. Apa harapan Anda dari Indonesia?
Laos sangat berbeda dengan Indonesia. Di sana sumber daya yang ada sangat sedikit. Di Vientiane, saya harus memilih 20 pemain dari 500 ribu penduduk yang tinggal di sana. Sedangkan di Indonesia jumlah penduduknya mencapai 230 juta orang. Saya pikir peluang untuk mendapat tim yang kuat dan mampu lolos ke Olimpiade di Indonesia sangat besar.

Apakah Anda yakin bakal sukses dengan timnas Indonesia?
Anda tidak bisa memastikan apakah Anda bakal sukses atau tidak. Bahkan jika bekerja keras sekalipun, Anda tidak akan bisa memastikan apakah bisa sukses atau tidak. Namun, saya melihat Indonesia punya peluang yang cukup besar untuk bisa berhasil.

Sejauh mana Anda mengenal sepakbola Indonesia?
Saya tidak tahu banyak mengenai Indonesia. Saya juga tidak kenal dengan pemain-pemainnya. Saat di Laos, saya melihat ada beberapa pemain yang punya skill bagus. Namun, saya tidak tahu apakah umur mereka masih mencukupi atau tidak.

Lantas apa yang akan lakukan bila disetujui untuk menangani timnas U-23 Indonesia?
Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah mencari pemain. Saya ingin mencari pemain yang punya komitmen kuat dalam membela negaranya. Pemain-pemain seperti inilah yang saya dapatkan ketika menangani Laos.

Apa target yang dibebankan PSSI kepada Anda?
PSSI belum membicarakan target apapun. Namun sebagai pelatih, saya punya target sendiri. Saya ingin membawa Indonesia sukses pada SEA Games 2011. Target saya adalah finalis.

Seperti apa komposisi tim pelatih yang akan Anda pimpin nanti?
Tidak jauh berbeda dengan tim saya sebelumnya. Akan ada dua asisten pelatih. Dia (sembari menunjuk Wolfgang Pikal yang duduk di sebelahnya) akan menjadi salah satunya. Selain itu akan ada satu pelatih kiper, pelatih fisik, fisioterapis, dua dokter dimana satu khusus untuk menangani pelatih yang cedera. Semua berasal dari Indonesia.

Apa alasan Anda menunjuk Wolfgang Pikal sebagai asisten pelatih?
Ini merupakan keberuntungan saya. Saya kenal dia setahun yang lalu dan tidak menyangka akan bertemu lagi di Indonesia. Dia merupakan pelatih Austria yang mampu berbahasa Indonesia dan dia juga memiliki lisensi A.

Berapa lama Anda berikan waktu kepada PSSI untuk memutuskan?
Saya tidak memberikan mereka deadline tertentu. Saya akan menunggu beberapa hari, mungkin seminggu atau paling lama sepuluh hari.

No anarkis, No Rasis!!!

Love. Peace

Tiga supoter Persebaya Surabaya tewas. Ketiganya adalah A Fathoni (21), Ari Sulistiyo (16), dan seorang belum diketahui identitasnya. Fathoni, warga Cerme Lor RT 1/RW 2 Gresik, meregang nyawa sesaat setelah terjatuh dari kereta api (KA) saat melintas di Nganjuk. Ari juga sama. Pelajar SMKN Surabaya yang berdomisili di Dukuh Menanggal tewas mengenaskan di Jembatan Kali Ijo Desa Buniayu Banyumas. Sebelum terhempas dari atas kereta api, Ari terlebih dulu tersangkut di kabel. Satu korban lagi juga terjatuh dari kereta api.

Baik Fathoni, Ari, dan korban tanpa nama berangkat atas nama fanatisme terhadap tim kesayangannya, Persebaya. Persebaya melakukan partai tandang ke Bandung dan Bonek (sebutan bagi pendukung Persebaya) tak ingin membiarkan timnya bermain di kandang orang tanpa dukungan. Lantas, sekitar 7000 ribu Bonek - dengan modal seadanya, tentu saja - nekat berangkat ke Bandung. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sebetulnya menjatuhkan sanksi dua tahun bagi Bonek untuk tidak mendukung timnya di parta tandang. Polda Jawa Timur juga meminta agar Bonek mengurungkan niatnya. Namun, Bonek sama sekali tak menghiraukan. Menantang maut, Bonek menumpang kereta api, bahkan sampai rela menyabung nyawa di atas gerbong.

Bonek tak sendiri. Di pentas sepakbola nasional, kita mengenal Jak Mania (fans Persija Jakarta), Bobotoh (fans Persib Bandung), Aremania (fans Arema Malang), NJ Mania (fans Persitara Jakarta Utara), Persipura Mania (fans Persipura), Bontang Mania (fans Bontang FC), dan lain-lain.

Saat ini, sangat muskyil mencari suporter yang menjunjung tinggi semangat fairplay, norma-norma kemanusiaan, pun rambu-rambu lalu lintas. Aremania - suporter yang pernah mendapat penghargaan suporter terbaik - juga melakukan tindakan tak terpuji. Saat Arema menjamu Persipura beberapa waktu lalu, segelintir fans Singo Edan melakukan hal-hal berbau rasisme.

Kebencian terhadap kelompok suporter tim lain secara gamblang bisa dilihat saat partai kandang masing-masing tim. Kalimat-kalimat sarkastis seperti: ANJING dan DIBUNUH SAJA acapkali dinyanyikan secara koor oleh suporter tuan rumah.

Tak jarang, kebencian suporter juga merembet ke pemain. Persija dan Persib, misalnya. Jak Mania dan Viking ibarat air dan minyak, tak bisa bertemu. Keduanya menyimpan dendam mendalam. Saat Persija tandang ke Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, 9 Januari 2010, seluruh ofisial dijaga ketat. Untuk mengantisipasi tindakan yang tak dinginkan, Polda Jabar sampai-sampai mengangkut Bambang Pamungkas dan kawan-kawan dari hotel ke stadion dengan menggunakan kendaraan taktis (rantis). Rantis merupakan kendaraan semi tempur yang memiliki ketebalan baja 1 cm. "Ini bukan yang pertama kali kami naik ini. Sudah sering," kata striker Persija Aliyudin kepada djarumsuper yang juga berada di rantis. Penjagaan ketat juga dilakukan Polda Metro Jaya setiap kali Persib main di Jakarta.

PT Liga Indonesia (PI) selaku penyelenggara DISL (Djarum Indonesia Super League) mengaku jengkel dengan ulah para suporter. "Kami meminta agar suporter jangan anarkis dan rasis," sungut Joko Driyono, CEO PT LI. Joko meminta, dalam putaran kedua nanti (kick off 9 Februari), jika masih ada suporter yang mengatakan ANJING dan DIBUNUH SAJA, maka wasit segera menghentikan pertandingan. "Pertandingan kembali dimulai, kalau suporter tak menyebut kata-kata itu. Bagi kita, kata-kata itu adalah rasis. Kita ingin membangun sepakbola yang santun," tandas Joko.

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid meminta pihak kepolisian untuk bertindak tegas terhadap suporter anarkis. Nurdin secara eksplisit mengaku mendapat masukan bahwa tingkah suporter terkadang sudah berada di atas ambang kewajaran. "Suporter seperti itu harus ditindak tegas. Polisi jangan ragu-ragu, karena mereka sudah merusak citra sepakbola nasional," tutur Nurdin.

Kita berharap, di putaran kedua DISL mendatang, suporter masing-masing klub lebih dewasa lagi dalam berpikir terlebih bertindak. Menghilangkan kebencian, merapatkan barisan guna mempererat tali persaudaraan. Itu bertujuan demi kejayaan sepakbola nasional.

No anarkis! No Rasis! Love and peace.

Jaya sedih ditinggal Suchao Nutnum


GB
Jaya Hartono


-
Pelatih Persib Jaya Hartono mengaku sedih kehilangan pemain sekelas Suchao Nutnum. Suchao bersama kiper Kosin Sinthaweechai Hathairattanakool harus pulang ke Thailand karena telah habis kontrak peminjamannya di Persib.

Jaya mengaku kedua pemain Thailand itu telah membawa perubahan pada permainan Maung Bandung. Pelatih asal Kediri ini pun mengaku Suchao telah memberi warna pada permainan Persib.

"Terus terang saya sedih kehilangan Suchao di putaran kedua nanti. Dia bagian dari menanjaknya prestasi Persib di putaran pertama. Suchao telah memberikan warna lain bagi Persib," kata Jaya Selasa (26/1).

Untuk pengganti Suchao, Persib telah mengontrak pemain asal Jepang Satoshi Otomo. Menurut Jaya pemain ini kualitasnya tidak berbeda jauh dengan permainan Suchao. Bahkan Jaya akan menurunkan pemain ini pada pertandingan perdana putaran kedua melawan Persik dan Persebaya.

"Pokoknya Satoshi sudah pasti gabung Persib. Saya dan agen Satoshi sudah deal mengenai nilai kontrak," kata Manajer Persib Umuh Muhtar, Sabtu (23/1) malam.

Umuh enggan menyebut dana yang dikeluarkan Persib untuk mengikat Satoshi. "Harganya biar saya dan agen Satoshi saja yang tahu," ujar Umuh.

Satoshi disiapkan manajemen dan tim pelatih Persib untuk mengganti Suchao Nutnum yang akan meninggalkan Persib.

"Saya dan pelatih melihat permainan Satoshi tidak jauh berbeda dengan permainan Suchao. Tapi mudah-mudahan bisa lebih baik dari Suchao," kata Umuh.

HOT NEWS!! Persib terancam kehilangan kandang

Maung Bandung Terancam Kehilangan Kandang
Rabu, 27 Januari 2010 | 22:42 WIB

Kubu Persib Bandung, terancam tidak bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat sebagai home base sejak Maret ini. Pasalnya stadion ini akan direnovasi untuk perhelatan Pekan Olah raga Daerah (Porda) IX Jabar 2010.

Manajer Persib H Umuh Muhtar mengku belum menerima pemberitahuan soal kemungkinan Persib tidak lagi bisa bermarkas di Stadion Si Jalak Harupat. "Kami belum menerima pemberitahuan dari pihak Jalak Harupat atau dari pemerintah daerah setempat," kata Umuh, Rabu (27/1).

Namun Umuh berharap Persib tetap bisa menggelar laga kandang
di Stadion Si Jalak Harupat. Untuk tetap bisa menggunakan Si Jalak Harupat, Umuh mengku berencana akan menemui Bupati Bandung Obar Sobarna untuk membicarakan masalah ini.

"Kami harus tetap bisa menggunakan Si Jalak Harupat untuk pertandingan kandang. Kalau perlu kami kirim surat resmi ke dinas terkait. Saya juga akan menemui Bupati Bandung," ujar Umuh.

Umuh: Terserah mau pilih renovasi atau Persib.

Maung Terancam Kehilangan Kandang
Umuh: Terserah, Mau Pilih Renovasi atau Persib
Rabu, 27 Januari 2010 | 22:47 WIB

Manajer Persib H Umuh Muhtar mengatakan jika tidak bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, ia menilai hal tersebut sebagai bentuk sabotase bagi tim Maung Bandung.

Umuh menyatakan belum mau memikirkan alternatif stadion, jika Persib harus "terusir" dari Si Jalak Harupat yang akan direnovasi untuk kepentingan Porda IX Jabar. Umuh mengingatkan Persib akan menjalani banyak pertandingan kandang pada putaran kedua Liga Super Indonesia. Liga Super Indonesia 2009-2010 dijadwalkan berakhir bulan Mei sebelum Piala Dunia digelar.

"Kami masih menunggu keputusan resmi dan tetap memprioritaskan Jalak Harupat sebagai tempat melakoni laga kandang. Terserah, mau pilih renovasi atau Persib," katanya.

Diberitakan sebelumnya, kubu Persib Bandung, terancam tidak bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat sebagai home base sejak Maret ini. Pasalnya stadion ini akan direnovasi untuk perhelatan Pekan Olah raga Daerah (Porda) IX Jabar 2010.

Menurut informasi, proses renovasi Si Jalak Harupat tak mungkin diundur. Karena tender renovasi telah dijalankan. Kemudian renovasi juga merupakan syarat untuk menggelar Porda yang akan dihelat pada Juni mendatang.

Eka Ramdani Dkk. Nikmati jatah libur


Setelah lelah menjalani putaran pertama Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 yang ditandai dengan kemenangan telak 6-1 atas Persik Kediri, tim Persib Bandung mendapat jatah libur selama empat hari. Eka Ramdani dkk akan kembali berlatih pada Selasa (2/2).

Kepastian jatah libur untuk tim Maung Bandung dikatakan Pelatih Persib, Jaya Hartono "Kami akan kembali berlatih pada Senin pekan depan," ujar Jaya, Rabu (27/1).

Setelah diberi jatah libur, seperti dikatakan Jaya, Maman Abdurahman akan kembali melakoni latihan untuk menghadapi pertandingan-pertandingan pada putaran kedua yang dimulai 9 Februari mendatang.

Latihan pascalibur, Jaya punya agenda akan memadukan pola kerjasama antarpemain. Apalagi, kata Jaya, putaran kedua nanti Persib akan kehilangan pemain andalannya Suchao Nutnum dan Sinthaweechai Kosin Hathairattanakool.

Satoshi bisa cepat beradaptasi

Untuk menggantikan peran sentral Suchao, tim manajemen dan pelatih Persib telah merekrut pemain asal Jepang, Satoshi Otomo.
Latihan akan difokuskan agar permainan Satoshi bisa nyetel dengan permainan punggawa Persib lainnya.

"Selain latihan akan ada juga uji coba. Di situ akan kami lihat kemampuan Satoshi. Dan mudah-mudahan dia bisa cepat beradaptasi dengan permainan pemain lainnya," kata Jaya Hartono, pelatih Persib.

Persib diagendakan akan menjalani uji coba pada 3 Februari. Tim Maung Bandung kemungkinan besar kembali akan menjalani pertandingan uji coba di Kota Kuningan, Jawa Barat.

(Khrisna/MC)

Jadwal Putaran II Belum pasti


Jadwal Putaran II LSI Belum Pasti

Pelaksanaan putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) musim kompetisi 2009/2010 dipastikan tetap akan dimulai pada 9 Februari mendatang. Kendati PT Liga Indonesia belum dapat merilis jadwal baku karena masih menunggu program timnas senior, terkait pertandingan babak kualifikasi Pra Piala Asia 2011 melawan Australia pada laga away Maret mendatang.

CEO Liga Joko Driyono menuturkan, keterlambatan jadwal LSI dua pekan ini dikarenakan hingga kemarin, Badan Tim Nasional (BTN) belum mengkoordinasikan nama-nama pemain timnas yang akan dipanggil kepada Liga. Hal ini, menurut Joko menyulitkan pihaknya untuk mengatur jadwal. Pasalnya, ketidakhadiran satu pemain saja membela klub akan
mempengaruhi jadwal di putaran kedua ini.

"Jangan sampai ada rescheduling di tengah jalan, pasalnya untuk musim ini jadwal LSI sangat padat. Karena masih ada Piala Indonesia dan Liga Champion Asia yang diikuti Persipura dan Sriwijaya FC. Kami mengharapkan nantinya tidak akan banyak mengalami penundaan, hingga semua bisa selesai sebelum Piala Dunia dimulai," ungkapnya.

Menurut Joko, meskipun draft putaran kedua belum bisa diberikan kepada klub, namun dirinya mengaku, telah mengirimkan surat kepada klub bahwa kick off tetap akan dilakukan pada 9 Februari. "Kami akan asumsikan dulu sendiri, siapa kira-kira pemain timnas yang akan dipanggil. Ini dilakukan agar tidak terjadi overlapping antara jadwal LSI dengan program timnas," tuturnya.

Suchao,"I'm Sad"


Suchao, “Ya, I’m Sad!”

KEMENANGAN besar 6-1 atas Persik Kediri dan gol spektakulernya pada menit 62 menjadi penutup episode Suchao Nuchnum selama dua setengah bulan berkostum Persib Bandung. Bagi gelandang berusia 26 tahun itu, laga melawan Persik tersebut merupakan aksi terakhirnya dengan kostum Persib. Pada tanggal 29 Januari nanti, Suchao harus sudah terbang ke Thailand, karena ditunggu klub barunya Power Electric.

Aroma perpisahan buat Suchao sudah terasa sejak kick-off digulirkan. Sejumlah spanduk besar dengan tulisan di antaranya “Thanks Kosin & Suchao: I Want You to Comeback to Persib”, “I Love You Suchao & Kosin”, dan “Good Bye Kosin & Suchao: We Will Miss Your Comeback” dibentangkan bobotoh di tribun timur dan selatan.

Sesaat setelah wasit Yandri meniupkan peluit pajang tanda pertandingan berakhir, Suchao langsung melakukan selebrasi perpisahannya dengan publik sepak bola Bandung. Ketika rekan-rekannya sesama pemain berangkulan di tengah lapangan, Suchao berlari ke arah tribun timur. Di situlah, ia menerima karangan bunga perpisahan yang sudah disiapkan perwakilan bobotoh.

Sesaat kemudian, seorang bobotoh turun dari tribun timur dan menyerahkan bendera Thailand. Bersama bobotoh tersebut, Suchao kemudian melakukan victory lap yang disambut aplaus seisi stadion. Setibanya di tribun utama, Suchao yang terlihat sangat terharu, kembali mendapatkan karangan bunga.

Setelah itu, ratusan bobotoh yang sudah tak terkendali lagi menyerbu Suchao. Mereka berebut untuk sekadar bersalaman dan berfoto bersama sebagai tanda perpisahan. Meski sudah mendapatkan pengawalan ketat, Suchao terus diburu bobotoh hingga ke ruang ganti pemain yang penuh sesak.

Suchao sendiri sudah tidak bisa mengungkapkan perasaannya. Selain lelah, keterbatasan penguasaan bahasa Inggris membuatnya sulit berkomunikasi jika tidak didampingi rekannya Sinthavechai “Kosin” Hathairattanakool”. Namun dengan bahasa Inggris yang terbata-bata, Suchao masih sempat mengatakan sangat sedih harus meninggalkan Persib. “Ya, I’m sad,” katanya dengan peluh bercucuran.

Kesedihan Suchao ketika harus meninggalkan Persib tergambar jelas ketika dari kelopak matanya terlihat titik-titik air mata. Ya, Suchao sempat meneteskan air mata usai laga pamungkasnya bersama Persib.

Berdasarkan catatan “GM”, selama 2,5 bulan bersama Persib, Suchao tampil dalam 13 pertandingan dengan rekor 3 gol. Sebuah kontribusi yang cukup baik. Pantas kalau kemudian puluhan ribu bobotoh meratapi kepergiannya. Terima kasih Suchao!

(Khrisna/Media cetak GM)

HOT NEWS!! Irfan Bachdim: Persija lebih bagus daripada Persib


Irfan Bachdim



Jakarta - Irfan Bachdim sempat diperebutkan oleh Persib Bandung dan Persija Jakarta. Namun dia lebih memlih Persija karena dinilai lebih bagus dari Persib.

Bachdim adalah pemain WNI keturunan yang dibesarkan di persepakbolaan Belanda dan memulai karir juniornnya di tim junior Ajax Amsterdam. Ia sempat bermain di tim Eredivise FC Utrecht pada 2008 sebelum bergabung dengan HFC Harleem pada 2009.

Kini setelah Harlemm bangkrut pada musim panas lalu, Bachdim memilih pulang kampung ke Indonesia untuk menjajal kerasnya kompetisi tanah air.

Awalnya pemuda kelahiran Amsterdam,11 Agustus 1988 sempat berlatih di Persib dua minggu lalu, namun pada akhirnya ia memutuskan untuk memperkuat Persija. Kenapa?

"Saya menilai Persija lebih bagus dan lebih welcome dari pada Persib. Dan pelatih
juga menginginkan saya bergabung di sini," ungkap Bachdim usai laga Persija vs
Bontang FC, Rabu (27/1/2010) sore WIB.

Soal kontrak nantinya, Bachdim mengharapkan agar akhir pekan ini bisa segera direalisasikan sebelum ayahnya, Noval, kembali ke Belanda.

Rencananya pemain yang berposisi gelandang serang atau striker itu akan dikontrak untuk putaran kedua ini sebelum ia kembali ke Belanda pada September atau Oktober.

"Untuk kontrak mudah-mudahan Sabtu ini bisa kelar karena masih dalam pembicaraan.

Soal kewarganegaraan, saya disini berstatus pemain lokal karena saya punya paspor Indonesia," tukas Bachdim yang sudah tinggal di Mess Persija sejak hari Minggu,

Ini dia!!, Ban Resminya Persib

Corsa adalah ban sepeda motor resmi Persib Bandung. Tagline tersebut yang coba dilempar kepada masyarakat pada acara konfrensi pers yang diadakan di Cafe Persib, jalan Sulanjana, Bandung, kemarin sore. Hadir dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana, Tbk, Pieter Tanuri, dan Presiden Direktur PT PBB, H. Umuh Muhtar, serta hampir seluruh pemain Persib.

“Kami memilih bermitra dengan klub sepakbola Persib Bandung karena klub ini disegani dan memiliki penggemar fanatik tapi tidak anarkis. Terbukti dalam setiap pertandingan ribuan penggemar setia berbondong-bondong datang ke stadion untuk mendukung Persib dengan tertib,” terang M. Zein Saleh, public relations PT Multistrada Arah Sarana, Tbk sebagai produsen ban sepeda motor merek Corsa.

Berbeda dengan sponsor-sponsor yang lalu, yang mencantumkan logo brand-nya di kostum pemain, Corsa memilih untuk tidak melakukannya. Hanya saja, Corsa akan hadir dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan Persib dan juga bobotohnya. Sebelumnya, Corsa juga pernah mencantumkan gambar logonya di dada pemain pada pre-season, yaitu ketika Persib mengikuti turnamen piala Jatim beberapa bulan lalu.


Corsa, sempat ada di kostum Persib


Saat ini, pihak Corsa mengakui sedang melakukan pembicaraan yang intensif dengan PT PBB untuk melirik peluang menjadi sponsor Persib dengan waktu yang lama. Namun sayang, M. Zein tidak bisa membuka nilai kontrak yang telah disepakati oleh kedua pihak.

Dalam kesempatan ini, Corsa juga memberikan kenang-kenangan kepada Suchao yang akan pulang kenegaranya.

Mata pak Haji Umuh Muhtar pun berkaca-kaca

Kosin…… Suchao…….

Hari Jumat, untuk Suchao, dia akan meninggalkan Persib, kota bandung, dan Jawa Barat. Kosin sampai februari.

Ini sudah menyatu, dan mereka sudah seperti anak sendiri, semuanya. Dan kami tidak mau kehilangan anak, satupun.


Mudah-mudahan, walaupun nanti kosin dan suchao tidak ada, ini kita ambil hikmahnya. Dan untuk persiapan, Satoshi sudah masuk. Om Omo sudah ada disini, dari jepang. Disini kita sebutnya Omo, jadi om Omo saja yah?

Mudah-mudahan kualitasnya tidak jauh dari Suchao.

Dan Insya Allah, Suchao berjanji, Kosin berjanji, seandainya nanti tahun depan kompetisi disana habis, keduanya berjanji akan balik lagi ke Persib. Walaupun jika nanti ada klub liga indonesia lainnya yang menawarkan kontrak sangat besar, mereka berjanji akan tetap memilih Persib.

Demikian adalah petikan dari kata-kata yang disampaikan oleh direktur utama PT PBB, H. Umuh Muhtar, dengan suara yang berat dan mata berkaca-kaca, pada acara perpisahan buat Suchao yang diadakan di rumah beliau di Tanjungsari, kabupaten Sumedang, (27/1).

“Suchao adalah pemain terbaik Persib pada musim ini”, kata pelatih Jaya Hartono.

Demikian juga pengakuan dari Eka Ramdani, yang mengungkapkan bahwa Suchao adalah duet terbaiknya selama ia berkarir di sepakbola.


Acara yang dipersembahkan kepada dua pemain asal Thailand


Mudah-mudahan kita berkumpul kembali musim depan


Semua mencintainya


Kosin, suchao, didampingi ibu Hasan, mereka juga bersedih


Tak perlu larut dalam kesedihan, dengan dangdutan!

Aturan FIFA


Wednesday, January 27, 2010

SUPER HOT NEWS!!! WAWANCARA SUCHAO NUTNUM KOSIN SINTAWEECHAI

http://4.bp.blogspot.com/_5SatatR89P4/SzXgPJUYMrI/AAAAAAAAAIk/1ADrJi1PT3Q/s320/suchao_RAMDHANI1.jpg
Kosin (Kiri), Nutnum (Kanan)


http://3.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/Sur47GQ6o6I/AAAAAAAAEIQ/H9vo-D1TQ4o/s320/Suchao-nutnum.jpg
Suchao Nutnum Kosin Hathairatanakool









KOSIN HATHAIRATANAKOOL

R: Apa yang akan kamu katakan kepada Pemain thailand lainnya tentang Liga Indonesia

Kosin: Saya akan mengatakan bahwa disini adalah liga yang baik di ASEAN, dan banyak hal-hal menarik di Indonesia

Apa anda punya saran atau kritik untuk Persib?

Kosin: Tidak, Semuanya baik, kotanya, orang-orangnya, dan suportennya

Apa kamu tertarik untuk ikut Persib lain waktu?

Kosin: Tentu saja, jika ada kesempatan saya akan kembali lagi, dan jika Persib membutuhkan saya.

Kosin, ini adalah kedua kalinya anda bermain dengan Persib, apa pendapatmu tentang Suporter Persib

Kosin:Dulu waktu pertama kali ke sini, bobotoh sudah sangat banyak. sekarang ternyata bobotoh bertambah banyak lagi, Stadion selalu penuh

Apa motivasimu untuk bermain dengan Persib? Uang, Suporternya, atau lainnya?

Kosin:Saya sangat bangga bermain untuk bobotoh, nyaman, dan bahagia.

Apa memori yang tak terlupakan saat bermain bersama persib?

Kosin:Semuanya, terutama Fans clubnya, Viking. saya mencintai mereka dan mereka mendukung kami.

Siapakah Kiper indonesia favoritmu?

Kosin:Hendro Kartiko, tiga tahun lalu saya datang kesini dan melihat ia kiper yang sangat bagus dan tenang

Siapakah sahabatmu di Persib?

Kosin:Banyak, mereka semua sangat baik. Seperti Atep, Eka, Nova, maman, semuanya sama.


SUCHAO NUTNUM

Apa perasaan anda ketika anda meninggalkan Persib Bandung?

Nutnum:Saya merasa sedih. banyak kenangan indah di sini. dan saya masih senang bermain bersama Persib.

Apa perbedaan antara Sepakbola Indonesia dan sepakbola Thailand?

Nutnum:Perbedaannya disini kita bermain dua kali dalam seminggu, tentu membuat kita sangat kelelahan.

Apa anda senang main dengan Persib?

Nutnum:Saya senang, para suporter baik, pemain baik, saya senang.

Manakah yang lebih baik, Liga Indonesia atau Liga Thailand?

Nutnum:Saya tidak bisa mengatakan mana yang lebih baik. disini atmosfer pertandingan dan bobotohnya bagus.
Namun Thailand adalah rumah saya. disana saya bisa lebih dekat dengan keluarga.

Bagaimana tentang makanan Bandung? Anda suka?

Nutnum:Saya suka, tidak banyak perbedaan dengan makanan Thailand.
Kami suka ayam pop, sambel hejo, mie baso, dan nasi goreng.
Ketika kami tidak tahu harus memesan apa, kami biasanya memesan nasi goreng.

Siapakah selebritis yang tercantik di Indonesia?

Nutnum:Kami tidak pernah menonton TV, kami hanya dengar lagu-lagu sini, kami suka Peterpan.

Siapa pemain Indonesia Favorit anda?

Nutnum:Banyak pemain yang saya suka, saya suka atep, eka, Hariono. saya tidak tahu nama pemain selain dari Persib.

Apakah anda tahu bahwa semua suporter merasa sangat sedih ketika mereka tahu bahwa anda akan pergi?

Nutnum:Ya, kami juga sangat sedih meninggalkan mereka.

Bila suatu waktu nanti anda kembali ke Indonesia, ke klub manakah anda akan berlabuh?

Nutnum:Persib adalah klub terbaik.

bagaimana pendapatmu tentang Bandung?

Nutnum:Bandung adalah kota yang sejuk, saya rasa bandung adalah kota terbaik di Indonesia.


ORIGINAL TRANSLATE BY: KHRISNA PRASETYA G

(KHRISNA/ SELF WRITING)

Translate from english to Indonesia.

Thanks For Nutnum And Kosin.

Produta datangkan Chrisjohn

Tambah Motivasi Pemain
Pro Duta Datangkan Chris John Manajemen Pro Duta, Senin (25/1), mendatangkan juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, untuk memberikan tambahan motivasi ke pemain sebelum melakoni putaran kedua Liga Joss Indonesia yang akan dimulai Jumat (29/1).

“Kami berharap agar nantinya usai acara ini motivasi anak-anak akan semakin meningkat. Dan kami memiliki mimpi dan mimpi itu pasti bisa terwujud. Jangan pernah menye rah dan selalu berpikir positif terhadap apa yang terjadi, dan waktu kami masih ada untuk mewujudkannya,” kata General Manajer sekaligus pemilik Pro Duta FC, Sihar Sitorus, di sela-sela acara.

Dalam acara tersebut, Chris John menceritakan perjalan karierya di dunia tinju yang tidak berjalan mulus. Namun, berkat ketekunan dan semangat yang dimiliki dirinya mampu mewujudkan impian tersebut. Diakui oleh petinju yang akan bertolak ke Australia untuk mengikuti latihan sebelum naik ring April mendatang jika prestasi yang ada lebih banyak berasal dari dalam diri sendiri.

“Jika kita ingin prestasi maka kita harus disiplin berlatih, meski dengan keterbatasan baik peralatan atau hal lainnya. Dan jangan pernah berpikir kalau tanpa prestasi, maka uang akan datang. Karena bagi saya, Prestasi yang ada, akan diikuti oleh uang,” jelas dia.

Chris John mengakui selain motivasi dan mental yang menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam mengarungi pertandingan, faktor lain yang tak kalah penting adalah manajemen keuangan dari keluarga atlet yang telah berkeluarga.

Selama ini diakuinya, jika banyak diantara atlet yang ada, cenderung buruk dalam hal manajemen keuangan, sehingga sangat berpengaruh terhadap kehidupan keluarga yang berakibat pada prestasi yang dihasilkan.

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.