Pasang Iklan di Sini

Sunday, January 24, 2010

Extra Joss Sponsor Divisi Utama Liga Indonesia

Extra Joss Sponsor Divisi Utama Liga Indonesia

January 20, 2010

divi utama extra joss

divi utama extra joss

Setelah terkatung-katung tanpa sponsor, Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia akhirnya mendapatkan sponsor, yaitu Extra Joss. Dengan demikian, titel Kompetisi Divisi Utama, dikatakan oleh CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono, menjadi Kompetisi Liga Joss Indonesia.

“Setelah dengan perjuangan yang melelahkan, akhirnya kami bisa menggelar lanjutan Kompetisi Divisi Utama dengan sebuah nama baru, yakni Kompetisi Liga Joss Indonesia,” ungkapnya di Sekretariat PT Liga Indonesia, Kamis (7/1/10).

Dikatakannya, PT Liga Indonesia dalam menggelar Liga Joss Indonesia ini bekerja sama dengan Graha Indosport yang merupakan pemegang hak menggelar kompetisi Liga Joss Indonesia.”Kami mendapat mitra kerja menggelar Liga Joss Indonesia bersama PT Graha Indosport selama empat tahun ke depan,” tuturnya.

Direktur PT Graha Indosport Herman Ago mengatakan, pihaknya memang mendapat hak pengelolaan Kompetisi Divisi Utama tersebut selama empat tahun. Tahun pertama, mereka mendapat dukungan sponsor dari Extra Joss, makanya untuk tahun pertama ini kompetisi bernama Liga Joss Indonesia, katanya.

Menurut Herman, pihaknya akan bekerjasama dengan stasiun televisi ANTV dalam melakukan siaran langsung pertandingan di Kompetisi Liga Joss Indonesia. ANTV sudah menyatakan siap menyiarkan 36 pertandingan secara langsung hingga babak final, ungkap Herman.

Sementara itu Senior Brand Manager Extra Joss Teguh Indarto mengatakan, pihaknya terus mendorong anak bangsa agar bisa berprestasi di bidang olahraga seperti sepak bola. Karena itu, mereka tertarik untuk menjadi sponsor selama satu musim kompetisi, dan tidak tertutup kemungkinan memperpanjang kerja sama sponsorship itu. Tentunya, apabila perkembangan bisnis Extra Joss berlangsung bagus.

Kompetisi Liga Joss Indonesia diikuti oleh sekitar 34 klub yang saat ini sudah memasuki akhir putaran pertama. Pada akhir kompetisi nantinya setiap juara dan runner-up dari tiap wilayah masuk ke babak enam besar. Mereka akan berkompetisi lagi, hasilnya tiga tim peringkat teratas naik ke Liga Super Indonesia sedangkan tim peringkat empat babak enam besar Liga Joss Indonesia harus mengikuti babak playoff melawan peringkat 16 di Liga Super Indonesia.

Hadirnya Extra Joss untuk menjadi sponsor kompetisi sepak bola di Indonesia merupakan sebuah “kejutan”. Pasalnya, selama ini hanya perusahaan rokok yang selalu menjadi sponsor kompetisi sepak bola Tanah Air.

Pertandingan selanjutnya

Persib v persik live antv 15.30 DAN RRI Bandung 96.0 FM

Selasa, 26 january 2010

Persib cari Pengganti Sintaweechai


Persib Cari Pengganti Kosin Setelah mendatangkan dua gelandang serang asal Jepang dan Singapura, manajemen Persib berencana mendatangkan lagi satu penjaga gawang asal Asia. Salah satu yang sedang didekati adalah penjaga gawang timnas Singapura.

"Untuk mengganti Kosin yang akan meninggalkan Persib pertengahan Februari nanti, kita memang tengah mencari kiper asing lainnya dari Asia. Kita sedang mendekati kiper Singapura, Uzbekistan atau Jepang," kata Manajer Persib Umuh Muhtar, Jumat (22/1).

Namun pembelian kiper asing Asia tersebut bagian dari opsi yang akan dipilih manajemen, jika nantinya ternyata pelatih lebih memilih memperbanyak gelandang asing asal Asia ketimbang penjaga gawang.

"Ini hanya pilihan saja, kalau pelatih ternyata ingin mengambil dua gelandang yang kini sedang diseleksi, maka untuk penjaga gawang kita harus mencari yang lokal yang mempunyai kualitas bagus. Pokoknya namanya sudah saya ada, jangan dipublikasikan dulu," kata Umuh.

Namun dari 3 kiper yang diminati tersebut, kiper timnas Singapura rupanya yang mendekati kenyataan. Bahkan diakui Umuh, dirinya sudah beberapa kali ke Singapura untuk melobi penjaga gawang yang sudah tidak asing lagi dipesepakbolaan Asia.

"Jika dia sepakat bergabung, ya tinggal kita ikat. Tapi sampai saat ini kita belum deal dengan dia," kata Umuh.

Kemungkinan besar sang kiper Singapura adalah Leonel Lewis ( Khrisna )

Persebaya Kena Imbas perlakuan Suporternya


Persebaya Kena Imbas Pelanggaran Suporter Persebaya Surabaya terancam sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Bukan perilaku pemain di lapangan yang menjadi penyebab. Tim berjuluk Green Force itu harus menanggung pelanggaran suporternya.

Badan peradilan sepak bola tanah air itu mengetahui bahwa suporter Persebaya menonton langsung pertandingan Persebaya kontra Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Bandung, kemarin malam (23/1). Kebetulan, Ketua Komdis PSSI Hinca Pandjaitan menyaksikan laga tersebut melalui tayangan langsung televisi.

Padahal, baru saja komdis memberikan pemberatan hukuman kepada suporter Persebaya. Mereka dilarang mendampingi laga away selama dua tahun. Hukuman itu terhitung efektif sejak diputuskan pada Kamis lalu (21/1).

Hukuman yang diberikan kepada suporter Persebaya tersebut merupakan imbas dari aksi salah seorang di antara mereka yang ikut merayakan gol Lucky Wahyu pada menit ke-43 saat Persebaya bertandang ke markas Pelita Jaya.

Hinca menilai, hadirnya suporter Persebaya ke Stadion Jalak Harupat merupakan bentuk perlawanan kepada hukum sepak bola. "Suporter Persebaya sedang menjalani masa hukuman saat ini. Tapi, mereka berangkat dan masuk stadion. Siap-siap saja klub menanggung dosa suporter," paparnya.

Liga Indonesia: Persiwa Rekrut Kiper Korsel


Persiwa Rekrut Kiper Asal Korsel Kesebelasan Persiwa Wamena mengontrak pemain asal Korea Selatan untuk memperkuat tim dalam kompetisi Piala AFC 2010.

Asisten pelatih Persiwa Joko Susilo di Jakarta, Minggu mengatakan, pemain yang dikontrak merupakan pemain muda dan posisinya sebagai kiper.

"Dia asli Korea namun bermain di Prancis," katanya di sela latihan ringan di Stadion Soemantri Brodjonegoro Jakarta.

Menurut dia, sasaran utama direkrutnya kiper tersebut, untuk memperkuat barisan pertahanan Persiwa dalam beberapa kompetisi diantaranya Piala AFC.

"Pemain itu telah didaftarkan ke AFC. Batas pendaftaran sendiri adalah tadi malam pukul 24.00 WIB," katanya menambahkan.

Pemain asing asal Korea Selatan yang akan memperkuat tim yang berjuluk Badai Pegunungan itu adalah Yoon Tae.

Ia menambahkan, dengan bertambahnya jumlah pemain asing dalam tim diharapkan mampu memberikan mendongkrak performa tim.

Persiwa Wamena merupakan salah satu tim yang berada pada posisi atas klasemen ISL 2009/2010. Saat ini anak asuh Zainal Abidin ini berada di posisi ketiga dengan 24 poin.

PENTING!!! KLIK DISINI Untuk lihat berita persib lainnya!!! Jangan klik posting lama yah!!!


Terimakasih.....

Kata Mereka Persib V Persebaya

Inilah yang dilontarkan dari mulut pemain kedua tim saat Persib Menjamu Persebaya:

Hariono (Gelandang bertahan Persib):

Pertandingan malam ini cukup melelahkan karena lawan merupakan tim tangguh. Alhamdullilah kami bisa menuai kemenangan, meski capai karena melayani kerasnya permainan Persebaya. Semua pemain Persebaya harus diwaspadai. Mudah-mudahan kemenangan ini bisa menjalar saat melawan Persik Kediri nanti. ( Khrisna )

Hilton Moreira (Penyerang Persib):

Saya sangat senang dapat menyumbang gol, tapi saya lebih senang karena Persib menang. Kemenangan ini merupakan bukti inisiatif dari tim karena kami akui awalnya Persebaya sulit dikendalikan, apalagi saat kedudukan 3-2, hal tersebut memberikan tekanan yang luar biasa juga. ( Khrisna )

M. Taufiq (Pemain Persebaya):

Kami sudah menguasai pertandingan, kesempatan cetak gol pun sama. Kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, sayang komunikasi kurang baik antar pemain. Saya Rasa gol kedua Gonzalez itu offside, tapi entah kenapa gol itu disahkan.

Syaifuddin (Kiper Persebaya):

Memang tendangan pemain sekelas Gonzalez sangat sulit untuk diantisipasi, pemain belakang pun komunikasinya kurang terjalin sehingga mudahnya gol tercipta. Padahal pada segi permainan, kami dan Persib sama saja.

Helo Guys

Hallo Guys, Thanks for looking my blog, how you can find my blog?

Replika Kostum resmi persib dipasarkan awal tahun


Replika Kostum Resmi Persib Dipasarkan Awal Tahun Para Bobotoh yang ingin memiliki replika jersey atau kostum resmi Persib Bandung, harus kembali bersabar. Pasalnya, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) baru memasarkan kostum resmi dan segala merchandise mulai Januari 2010 nanti.

Kepastian ini juga terkait akan mulai dikelolanya berbagai souvenir resmi Maung Bandung awal tahun ini. Direktur Marketing PT PBB Veby Permadi mengaku bahwa para Bobotoh sudah tidak sabar ingin memiliki berbagai merchandise resmi Persib. “Tetapi kami minta mereka sedikit bersabar. Sebab, ada beberapa kendala tersendiri. Tapi yang pasti awal tahun sudah ada,” ujar Veby.

Veby mengaku, bukan hanya keterlambatan penjualan untuk para Bobotoh, skuad Persib pun belum menerima keseluruhan jumlah kostum yang dijanjikan pihak sponsor. Jangankan dijual, imbuh Veby, untuk para pemain pun masih terlambat. “Jadi memang jatahnya belum ada. Informasi yang kami terima, awal tahun setelah kebutuhan pemain terpenuhi,” jelasnya.

Veby mengatakan, PT PBB rencananya bakal memproduksi sendiri kostum Maung Bandung untuk kebutuhan komersil. Hal tersebut, kata Veby, tidak melanggar kontrak dengan pihak yang bertanggung jawab mengelola apparel Persib musim ini yakni Diadora. Namun, Veby belum bisa menyebutkan secara pasti jumlah kostum yang bakal diproduksi tersebut.

Soal berbagai merchandise lain, Veby mengaku sudah membentuk tim yang akan menyeleksi langsung berbagai barang yang ingin dikoleksi para Bobotoh. Tim tersebut, kata Veby, juga akan menjadi tim quality control untuk berbagai produk yang diajukan menjadi merchandise resmi Persib Bandung. “Soal ini kita akan ketat. Karena soal merchandise ini akan menjadi salah satu pemasukan bagi Persib,” pungkasnya

TERIMAKASIH

Terimakasih, ya anda, Telah melihat isi blog saya...........TERIMAKASIH SEKALI!!!

TERIMAKASIH

Terimakasih, ya anda, Telah melihat isi blog saya...........TERIMAKASIH SEKALI!!!

Penulisan yang benar Pemain-pemain persib

Penulisan yang benar Pemain persib:

Dedy Heryanto, Bukan Haryanto
Cecep Supriatna
Sintaweechai Hathairatanakool

Maman Abdurahman
Nova Arianto Bukan Ariyanto

SERBA 7- Pemain paling berpengaruh ( Musim 2008-2010 )9

SERBA 7

EDISI 2

Pemain yang paling mempengaruhi persib 2008-2010 (08-09 ,09-10)

1. Lorenzo Cabanas

2. Christian Gonzalez

3.Nova Arianto

4.Hilton Moreira

5.Suchao Nutnum

6.Atep

7.Eka Ramdani

(Khrisna/Self Writting)

Fitur menarik blog ini

Fitur menarik blog ini adalah anda bisa lihat livescore Bahkan LIVE COMMENTARY

Live Commentary klik saja di judul pertandingannya, contoh : Persib 5-0 Tim A, tulisannya diklik

LiveScore mah ada di pinggir kanan blog,

SERBA 7- Faktor penentu kurang suksesnya Persib

Serba 7 Edisi 1


"Jah, eleh deui, eleh deui"
"Jah, Persib mah kalah terus"
"Ah males ah nonton Persib da kalah terus"

Itu mungkin yang terlontar dari mulut anda ketika mendengar Persib,

ada beberapa faktor penentu kurang suksesnya Persib:

1. Jadwal ketat
2.Kurang hoki
3.Tidak ada Playmaker Kelas atas seperti Lorenzo Cabanas
4.Permainan monoton
5.Bek hanya 3
6.Tidak ada suplay bola kepada Christian El Loco Gonzalez untuk mencetak gol
7.Tak ada eksekutor bola-bola mati yang handal seperti Lorenzo Cabanas

(Khrisna-Self Writing)

Faktor penentu kurang suksesnya Persib

"Jah, eleh deui, eleh deui"
"Jah, Persib mah kalah terus"
"Ah males ah nonton Persib da kalah terus"

Itu mungkin yang terlontar dari mulut anda ketika mendengar Persib

Bintang- Samsul arif. Dari bola plastik ke bola emas

Samsul Arif

Samsul Arif


Jakarta - Dari bola plastik kini jadi bola emas. Mungkin itu gambaran tepat untuk perjalanan karir Samsul Arif. Jika dulu ia bukan siapa-siapa, kini ia siap menjelma menjadi salah satu striker hebat di persepakbolaan nasional.

Mungkin sebelum perhelatan Copa Indonesia musim lalu tak banyak yang mengetahui sosok seorang Samsul. Wajar saja, karena baru pada medio 2008 ia memainkan si kulit bundar secara profesional di klub divisi utama Persibo Bojonegoro.

Walaupun demikian, Samsul bersama Persibo berhasil membuat kejutan di mana mereka mampu menembus hingga babak delapan besar Copa Indonesia lalu, sebelum akhirnya dihentikan Sriwijaya FC, yang akhirnya menjadi kampiun copa. Dalam perjalanannya, Persibo berhasil menyingkirkan dua klub besar Indonesian Super League; Arema Malang dan Pelita Jaya Jawa Barat.

Tak hanya membuat sensasi bersama klubnya, Samsul pun turut mengukirkan namanya di jajaran top skor Copa Indonesia bersama Pablo Frances (Persijap Jepara)
dengan raihan delapan gol. Maka tak salah jika Gelar Best striker pantas disematkan pada pemuda kelahiran 14 Januari 1985 ini, mengalahkan nama-nama lawas seperti Boaz Solossa, Pablo Frances, Beto Goncalves dan Anaoure Obiora.

"Saya tidak menyangka saya bisa mendapat penghargaan ini. Syukur Alhamdulillah saya dipilih," ucap Samsul di acara Anugerah Bintang Emas Copa, Hotel Mulia,
Senayan, Jakarta, Jumat(14/7/2009)

Maka dari itu, Samsul mengibaratkan ini sebagai anugerah yang tak terkira dari Tuhan yang diberikan kepadanya. Apalagi dituturkan karena keterbatasan dana yang dimiliki, ia hanya bisa berlatih di pelataran rumahnya dengan menggunakan bola plastik. Dan hebatnya, ia tak pernah sekalipun mengecap sekolah sepakbola (SSB) seperti layaknya pesepakbola seusianya.

"Empat tahun lalu saya masih main bola plastik di samping rumah. Sekarang saya sudah bisa mendapat penghargaan ini, sungguh luar biasa. Ini merupakan pijakan penting untuk karir saya," urai pemain bertinggi 166 cm dan berat 59 kg.

Dan tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada figur-figur yang telah mendukungnya selama ini."Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan tim di Persiob Bojonegoro, para fans Persibo dan khususnya pelatih Sartono Anwar."

Lalu apakah mimpi Samsul selanjutnya? Bagi pemuda yang musim depan akan membela Persela Lamongan di kancah ISL ini, sebuah tempat di timnas Indonesia adalah impian selanjutnya layaknya pesepakbola lainnya di Indonesia.

"Kalau soal timnas, saya sih pengen bisa dipanggil. Siapa sih yang tidak mau bermain bagi negaranya? Namun bagi saya yang terpenting adalah membuktikan kemampuan saya dulu di ISL musim depan dengan mencetak banyak gol, barulah berpikir timnas. Tapi rasanya saya juga harus lebih banyak latihan untuk tampil lebih baik lagi," tuntas penggemar Juventus dan Alessandro Del Piero ini.

(Khrisna/net)

Top skorer Liga Indonesia

11 Gol: Erick Weeks Lewis (Persiwa)

10 Gol: Julio Lopez (Persiba), Beto Goncalves (Persipura)

9 Gol: Boakay Eddy Foday (Persiwa)

8 Gol: Bambang Pamungkas (Persija), Andi Oddang (Persebaya)

7 Gol: Herman Dzumafo (PSPS), Aldo Baretto (Bontang FC), Noh Alam Shah (Arema)

6 Gol: Edison Pieter Rumaropen (Persiwa), Keith Kayamba Gumbs (Sriwijaya), Saktiawan Sinaga (Persik), Kenji Adachihara (Bontang)

5 Gol: Korinus Fingkreuw (Persebaya), Cristian Carrasco (PSM), M. Fachrudin (Arema), Martin Zada (Persela), Muhamad Isnaini (PSPS), Prince Kabir Bello (Persitara), Robby Gaspar (Persema), Rahmat Rivai (Sriwijaya), Cristian Gonzales (Persib)

4 Gol: Jairon Feliciano (Persema), Hamkah Hamzah (Persisam), Yongki Aribowo (Persik), Hilton Moreira (Persib)

3 Gol: Noor Hadi (Persijap), Edison Fonseca (Pelita Jaya), Josh Maguire, Ngon A Djam, Taufiq (Persebaya), Anaoure Richard Obiora, Arif Suyono (Sriwijaya), Brima Pepito (Persema), Roman Chmelo (Arema), Pipat Thonkanya, Ronald Fagundes (Persisam), Aliyudin, Mushafry (Persija), Alberto Mambrasar (Persiwa), Ali Khaddafi (Bontang), Patricio Morales (Persik)

2 Gol: Boaz Salossa, Ian Kabes, Yustinus Pae (Persipura), Johan Yoga Utama, Hendro Siswanto, Park Jung Hwan, Robertinho Pugliara (Persiba), Danilo Fernando (Persisam), Yesaya Desnam (Persiwa), Afshin Parsaelan Rad (Persitara), Zah Rahan (Sriwijaya), Wawan Widiantoro (Persik), Zaenal Arifin (Persela), Pablo Frances, Junior, Evaldo Da Silva De Aziz (Persijap), Yuthajak Konjan (Pelita Jaya), Suchao Nutnum, Eka Ramdani, Nova Arianto (Persib), Anderson Da Silva (Persebaya), M. Kamri (Persema)

1 Gol: Sutaji, Rahmat Afandi, Pierre Njanka (Arema), Firman Utina, Egi Melgiansyah, Esteban vizcarra (Pelita Jaya), Muhammad Nasuha (Sriwijaya), M. Ilham (Persija), Seme Pierre Patrick, Bima Sakti, Siswanto (Persema), Isdianto, Johan Juansyah (Persijap), Lucky Wahyu (Persebaya), Fery Ariawan, Gendut Doni, Sultan Samma (Persiba), Syamsul Chaeruddin, Handi Hamzah, Aditya Putra Dewa, Asri Akbar, Diva Tarkas (PSM), Airlangga Sucipto, Cucu Hidayat, Atep, Christian Rene Martinez (Persib), Mahyadi Panggabean, Suswanto, OK John (Persik), Satria Feri, M. Bahtiar, Arifki Eka Putra, Sardinata, Joko Sidik, Cornelis Gedy (Bontang FC), Agung Suprayogi, Jacques Joel Tsimi, Zaenal Arif (Persisam), Bio Paulin, Paulo Rumere, Victor Igbonefo, Ricardo Salampessy (Persipura), Sukadana, Varney Pas Boakay, Samsul Arif, Kurniawan Dwi Julianto, Jimmy Suparno, Dicky Firasat (Persela), Cyril Emile Tchana (PSPS), Tantan (Persitara), Habel Satya, Imanuel Padwa (Persiwa)


(Khrisna/net)

Persib dapat sponsor lagi


Persib Dapat Rp500 Juta dari Sponsor PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) kembali mendapat suntikan dana dari pihak sponsor. Kali ini, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) mengucurkan dana sebesar Rp500 juta bagi operasional Persib Bandung.

Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf kembali menjadi perantara kesepakatan antara BTPN dan PT PBB. Sebelumnya, Dede juga yang menjadi perantara dibentuknya konsorsium PT PBB yang menjadi penyokong dana bagi Maung Bandung selama ini.

Dede berharap, adanya tambahan sponsor kali ini bisa mendongkrak prestasi skuad Persib. Sehingga, pada putaran kedua Februari nanti, seluruh punggawa bisa termotivasi untuk meraih kemenangan dalam setiap laga. “Jadi dengan lancarnya keuangan, Persib harus memacu semangat para pemain untuk tampil lebih bagus lagi,” kata Dede.

Presiden Direktur PT PBB Umuh Muhtar mengaku tambahan sponsor akan menjadi motivasi bagi para pemain untuk tampil trengginas. Dana yang ada saat ini, imbuhnya, juga akan dipergunakan untuk merekrut pemain baru yang akan memperkuat Maung Bandung pada putaran kedua nanti. “Kita akan rekrut pemain hebat seperti Suchao dan Kosin untuk menggantikan mereka,” tandasnya.

Direktur Kepatutan BTPN Anika Faisal mengaku, dukungan pihaknya merupakan sumbangsih bagi Jawa Barat. Termasuk, bagi tim kebanggan warga Jabar yakni Persib. Apalagi, menurutnya BTPN adalah bank yang tumbuh dan besar di Jabar. “Dan para Bobotoh itu banyak yang menjadi nasabah kami. Makanya, kami ingin mendukung mereka,” ujarnya.

Profil Satoshi Otomo


Satoshi Otomo adalah salah satu pemain asal Jepang yang ikut test bersama Persib Bandung, Kamis, 21 Januari 2010. Berikut adalah profil singkat beliau.

Nama: Satoshi Ōtomo
Lahir: Chiba, 1 October 1981
Tinggi: 172 cm
Berat: 73 Kg
Posisi: MF/FW
Karir:
Kashima Antlers Junior
Vegalta Sendai, 2000-2002
Sagan Tosu (loan), 2003
Yokohama FC, 2004-2005
FC Reimsbach (Jerman), 2006
TDK SC, 2006
FC Gifu, 2007-2010


(Khrisna/net)

34 Truk Disiapkan untuk Antar Bonek

34 Truk Disiapkan untuk Antar Bonek ke Stasiun StBandung - Untuk memperlancar proses pemulangan suporter Persebaya Surabaya ke kota asalnya, pihak keamanan sudah menyiapkan 34 truk bak terbuka yang akan mengangkut mereka ke stasiun.

Demikian dituturkan Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus, usai pertandingan Persib vs Persebaya yang Berakhir 4-2 untuk kemenangan tuan rumah di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (23/1/2010).

"Supaya tidak bercampur, kita akan langsung antar bonek ke stasiun Rancaekek," kata Imran.

Sekitar 7.000 bonek yang menonton di stadion Si Jalak Harupat, usai pertandingan tidak langsung diizinkan meninggalkan stadion. Petugas keamanan lebih dahulu mengosongkan tribun yang ditempati Viking. Upaya polisi agar para pendukung 'Maung Bandung' segera bubar sempat tidak ditanggapi. Akibatnya dilakukan upaya paksa dengan menurunkan anjing yang dibawa polisi.

Upaya polisi cukup efektif. Namun kemudian sempat terjadi kericuhan saat para suporter sudah berada di luar gerbang utara stadion Jalak Harupat. Tiba-tiba mereka melempari polisi menggunakan batu. Namun tidak seluruh suporter terlibat kericuhan Sebagian dari mereka memilih saling bertukar atribut.

(Khrisna)

Sejarah Persib Bandung

Sebelum bernama Persib, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.

Atot ini pulalah yang tercatat sebagai Komisaris daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega di depan tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini beberapa kali mengadakan pertandingan diluar kota seperti Yogyakarta dan Jatinegara Jakarta.

Pada tanggal 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (Persebaya), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. BIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.

BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia yakni Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Pada tanggal 14 Maret 1933, kedua perkumpulan itu sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai Ketua Umum. Klub- klub yang bergabung kedalam Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.

Persib kembali masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1934, dan kembali kalah dari VIJ Jakarta. Dua tahun kemudian Persib kembali masuk final dan menderita kekalahan dari Persis Solo. Baru pada tahun 1937, Persib berhasil menjadi juara kompetisi setelah di final membalas kekalahan atas Persis.

Di Bandung pada masa itu juga sudah berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori oleh orang- orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah Persib. Seolah- olah Persib merupakan perkumpulan "kelas dua". VBBO sering mengejek Persib. Maklumlah pertandingan- pertandingan yang dilangsungkan oleh Persib dilakukan di pinggiran Bandung—ketika itu—seperti Tegallega dan Ciroyom. Masyarakat pun ketika itu lebih suka menyaksikan pertandingan yang digelar VBBO. Lokasi pertandingan memang didalam Kota Bandung dan tentu dianggap lebih bergengsi, yaitu dua lapangan di pusat kota, UNI dan SIDOLIG.

Persib memenangkan "perang dingin" dan menjadi perkumpulan sepak bola satu-satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung dibawah VBBO seperti UNI dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO (sempat berganti menjadi PSBS sebagai suatu strategi) kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG (kini Stadion Persib), dan Lapangan SPARTA (kini Stadion Siliwangi). Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.

Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang. Kegiatan persepak bolaan yang dinaungi organisasi lam dihentikan dan organisasinya dibredel. Hal ini tidak hanya terjadi di Bandung melainkan juga di seluruh tanah air. Dengan sendirinya Persib mengalami masa vakum. Apalagi Pemerintah Kolonial Jepang pun mendirikan perkumpulan baru yang menaungi kegiatan olahraga ketika itu yakni Rengo Tai Iku Kai.

Tapi sebagai organisasi bernapaskan perjuangan, Persib tidak takluk begitu saja pada keinginan Jepang. Memang nama Persib secara resmi berganti dengan nama yang berbahasa Jepang tadi. Tapi semangat juang, tujuan dan misi Persib sebagai sarana perjuangan tidak berubah sedikitpun.

Pada masa Revolusi Fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar di berbagai kota, sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu prajurit-prajurit Siliwangi hijrah ke ibukota perjuangan Yogyakarta.

Baru tahun 1948 Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang kemudian membesarkannya. Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diupayakan hidup lagi oleh Belanda (NICA) meski dengan nama yang berbahasa Indonesia Persib sebagai bagian dari kekuatan perjuangan nasional tentu saja dengan sekuat tenaga berusaha menggagalkan upaya tersebut. Pada masa pendudukan NICA tersebut, Persib didirikan kembali atas usaha antara lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.

Perjuangan Persib rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yakni Persib yang dilandasi semangat nasionalisme. Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, decade 1950-an ini pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa pindah-pindah sekretariat. Walikota Bandung saat itu R. Enoch, membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum akhirnya atas upaya R. Soendoro, Persib berhasil memiliki sekretariat Persib yang sampai sekarang berada di Jalan Gurame.

Pada masa itu, reputasi Persib sebagai salah satu jawara kompetisi perserikatan mulai dibangun. Selama kompetisi perserikatan, Persib tercatat pernah menjadi juara sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1961, 1986, 1990, dan pada kompetisi terakhir pada tahun 1994. Selain itu Persib berhasil menjadi tim peringkat kedua pada tahun 1950, 1959, 1966, 1983, dan 1985.

Keperkasaan tim Persib yang dikomandoi Robby Darwis pada kompetisi perserikatan terakhir terus berlanjut dengan keberhasilan mereka merengkuh juara Liga Indonesia pertama pada tahun 1995. Persib yang saat itu tidak diperkuat pemain asing berhasil menembus dominasi tim tim eks galatama yang merajai babak penyisihan dan menempatkan tujuh tim di babak delapan besar. Persib akhirnya tampil menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol yang diciptakan oleh Sutiono Lamso pada menit ke-76. Persib juga pernah menjamu klub-klub dunia seperti AC Milan

Sayangnya setelah juara, prestasi Persib cenderung menurun. Puncaknya terjadi saat mereka hampir saja terdegradasi ke Divisi I pada tahun 2003. Beruntung, melalui drama babak playoff, tim berkostum biru-biru ini berhasil bertahan di Divisi Utama.

Sebagai tim yang dikenal baik, Persib juga dikenal sebagai klub yang sering menjadi penyumbang pemain ke tim nasional baik yunior maupun senior. Sederet nama seperti Risnandar Soendoro, Nandar Iskandar, Adeng Hudaya, Heri Kiswanto, Adjat Sudradjat, Yusuf Bachtiar, Dadang Kurnia, Robby Darwis, Budiman, Nuralim, Yaris Riyadi hingga generasi Erik Setiawan merupakan sebagian pemain timnas hasil binaan Persib.

Klasemen Liga Indonesia 24 Januari 2010

Liga Indonesia 2009-2010

24 Januari 2010


Rank Team Played W D L Goals Diff. Points
1 (1) ARE Arema 15 10 3 2 17:6 11 33
2 (2) PSB Persiba 15 8 3 4 21:11 10 27
3 (3) PSW Persiwa 15 7 3 5 33:22 11 24
4 (9) PRB Persib 16 7 3 6 19:17 2 24
5 (4) PER Persela 15 7 3 5 13:15 -2 24
6 (7) PER Persema 16 7 2 7 19:21 -2 23
7 (8) PER Persik 15 5 7 3 19:13 6 22
8 (6) PER Persipura 15 5 7 3 20:17 3 22
9 (5) PER Persebaya 16 6 4 6 27:26 1 22
10 (10) SRI Sriwijaya FC 16 6 4 6 20:24 -4 22
11 (11) PER Persisam 15 5 4 6 15:18 -3 19
12 (12) BFC Bontang FC 15 4 6 5 23:18 5 18
13 (13) PER Persijap 15 5 3 7 12:15 -3 18
14 (14) PRJ Persija 13 4 5 4 15:14 1 17
15 (16) PSM PSM 16 4 5 7 11:22 -11 17
16 (15) PSP PSPS 14 4 4 6 13:17 -4 16
17 (17) PER Persitara 14 3 2 9 10:21 -11 11
18 (18) PEL Pelita Jaya 14 1 6 7 8:18 -10

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.