Pasang Iklan di Sini

Sunday, January 24, 2010

Bintang- Samsul arif. Dari bola plastik ke bola emas

Samsul Arif


Samsul Arif


Jakarta - Dari bola plastik kini jadi bola emas. Mungkin itu gambaran tepat untuk perjalanan karir Samsul Arif. Jika dulu ia bukan siapa-siapa, kini ia siap menjelma menjadi salah satu striker hebat di persepakbolaan nasional.

Mungkin sebelum perhelatan Copa Indonesia musim lalu tak banyak yang mengetahui sosok seorang Samsul. Wajar saja, karena baru pada medio 2008 ia memainkan si kulit bundar secara profesional di klub divisi utama Persibo Bojonegoro.

Walaupun demikian, Samsul bersama Persibo berhasil membuat kejutan di mana mereka mampu menembus hingga babak delapan besar Copa Indonesia lalu, sebelum akhirnya dihentikan Sriwijaya FC, yang akhirnya menjadi kampiun copa. Dalam perjalanannya, Persibo berhasil menyingkirkan dua klub besar Indonesian Super League; Arema Malang dan Pelita Jaya Jawa Barat.

Tak hanya membuat sensasi bersama klubnya, Samsul pun turut mengukirkan namanya di jajaran top skor Copa Indonesia bersama Pablo Frances (Persijap Jepara)
dengan raihan delapan gol. Maka tak salah jika Gelar Best striker pantas disematkan pada pemuda kelahiran 14 Januari 1985 ini, mengalahkan nama-nama lawas seperti Boaz Solossa, Pablo Frances, Beto Goncalves dan Anaoure Obiora.

"Saya tidak menyangka saya bisa mendapat penghargaan ini. Syukur Alhamdulillah saya dipilih," ucap Samsul di acara Anugerah Bintang Emas Copa, Hotel Mulia,
Senayan, Jakarta, Jumat(14/7/2009)

Maka dari itu, Samsul mengibaratkan ini sebagai anugerah yang tak terkira dari Tuhan yang diberikan kepadanya. Apalagi dituturkan karena keterbatasan dana yang dimiliki, ia hanya bisa berlatih di pelataran rumahnya dengan menggunakan bola plastik. Dan hebatnya, ia tak pernah sekalipun mengecap sekolah sepakbola (SSB) seperti layaknya pesepakbola seusianya.

"Empat tahun lalu saya masih main bola plastik di samping rumah. Sekarang saya sudah bisa mendapat penghargaan ini, sungguh luar biasa. Ini merupakan pijakan penting untuk karir saya," urai pemain bertinggi 166 cm dan berat 59 kg.

Dan tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada figur-figur yang telah mendukungnya selama ini."Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan tim di Persiob Bojonegoro, para fans Persibo dan khususnya pelatih Sartono Anwar."

Lalu apakah mimpi Samsul selanjutnya? Bagi pemuda yang musim depan akan membela Persela Lamongan di kancah ISL ini, sebuah tempat di timnas Indonesia adalah impian selanjutnya layaknya pesepakbola lainnya di Indonesia.

"Kalau soal timnas, saya sih pengen bisa dipanggil. Siapa sih yang tidak mau bermain bagi negaranya? Namun bagi saya yang terpenting adalah membuktikan kemampuan saya dulu di ISL musim depan dengan mencetak banyak gol, barulah berpikir timnas. Tapi rasanya saya juga harus lebih banyak latihan untuk tampil lebih baik lagi," tuntas penggemar Juventus dan Alessandro Del Piero ini.

(Khrisna/net)

Penilaian:

0 Komentar:

Post a Comment

Silakan isi box komentar

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.