THE LION OF ASIA.
SKUAT: Atas kiri ke kanan: Budi Sudarsono, Ponaryo Astaman, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Markus Horison, Charis Yulianto, Ismed Sofyan, Firman Utina, M. Ridwan, Bambang Pamungkas, Boas Solossa
IND VS KUWAIT
Lagu We Will Stay Behind You akhir-akhir ini menjadi lagu yang paling dicari bobotoh se-dunia untuk di download. Hal ini dipicu oleh ancaman hukuman komdis PSSI terhadap yel-yel rasis yang sering dinyanyikan oleh penonton di stadion Jalak Harupat beberapa waktu lalu, dan lagu ini diharapkan dapat menggantikan yel-yel tak baik tersebut.
Band Kuburan, band asal kota kembang ini adalah penyanyi lagu tersebut. Dan saat Persib menjamu Arema kemarin, mereka menyempatkan hadir langsung ke stadion untuk ikut mendukung maung bandung, dan simamaung.com berhasil mewawancarai Deni, sang bassist yang merupakan pencipta lagu We Will Stay Behind You tersebut.

Deni Kuburan, pencipta lagu We Will Stay Behind You
Berikut cerita Deni Kuburan tentang lagunya dan Persib Bandung:
Lagu itu lahir dari kecintaan saya kepada Persib Bandung.
Ada momentum, dimana saya sering menonton pertandingan, saya miris dengan lagu-lagu yang sering dinyanyikan distadion oleh bobotoh. Semua nyanyian sama dengan nyanyian di stadion kota-kota lain. Udah gitu teh ada yang berlirik rasis juga. Nah waktu itu Persib kena denda karena hal tersebut.
Jadi akhirnya terbersit dikepala saya ingin menciptakan suatu yell yang bikin kita spesial, berbeda dengan yang lainnya.
Yang pertama keluar itu yang pass reff-nya. Habis itu saya pulang, ambil gitar, dan lagunya jadi lah sekitar 10 menitan. Itu tahun 2006. Sudah lama kan?
Saya kepingin lagu We Will stay behind You juga jadi jargon kita, jadi tagline gitu. Kalo Liverpool punya You’ll Never Walk Alone, kita punya We Will Stay Behind You.
Persib tahun ini mah juara. Ini dilihat dari permainannnya selama ini dan tidak diganggu oleh faktor x, kita bisa juara. Wani ngadu.
Perbedaan 12 poin dengan pemimpin klasemen mah dikit. Kalo nanti menang juga kita jadi beda 9 poin. Dulu MU saja selisih 18 poin bisa nyusul dan juara. Pokoknya melihat dari permainan yang menjanjikan ini, Persib bisa nyusul.
ooo….ooo…oooo..oooo
disini ku dapat tegak berdiri
satukan hati tuk bela kau persibku
darah doaku curahkan untukmu
tuk jadi juara di indonesia
# satu biru. satu hati satu bendera kita mendukungmu 2x
* persib maung bandung
persib mang bandung
persib maung bandung
ooo oooo
persib maung bandung
persib maung bandung
terus kau bertarung
we are stay behind you
back to #, *
kau takkan kalah pantang menyerah
bobotoh mendukungmu
kau takkan kalah, pantang menyerah
we are stay behind you.Sumber: SIMAMAUNG.
Karena jadwal padat didepan Persib, beberapa hari lalu, Pelatih kepala Jaya Hartono sempat menitipkan pesannya agar para pemain mengatur keadaan fisiknya dan juga menghindari terkena kartu kuning. Dengan harapan, para pemain andalannya tidak banyak absen sehingga Persib selalu bermain dengan kekuatan penuh.
Namun pada pertandingan terakhir, yang dipimpin oleh wasit Armando Pribadi asal DIY, Pengawas pertandingan harus mencatatkan dua kartu kuning kepada dua pemain Persib yaitu Hariono dan Christian Rene di kertas laporannya.
Pada menit ke-25, Bontang FC ketika itu melakukan serangan balik melalui kaki Bachtiar, Hariono, yang ditugaskan menjaga pertahanan, mencoba menghadang pergerakan Bachtiar untuk tidak menembus lini pertahanan Persib dengan cara men-sliding, dengan kedua kaki dilipat kebelakang.
Melihat hadangan itu, Bachtiar tidak dapat menghindar dan ia meloncat dan terjatuh. Seketika, wasit Armando Pribadi mancabut kartu kuning dari sakunya dan memberikan kartu kuning ke-7 bagi Hariono di musim ini.
“Saya berusaha untuk tidak mendapatkan kartu, namun saya heran, mengapa saya selalu mendapatkan kartu kuning jika pertandingan dipimpin oleh wasit Armando. Total, wasit Armando sudah memberi saya 4 kartu kuning dan 1 kartu merah, sisanya, 2 atau 3 kartu kuning lagi diberikan oleh wasit Yandri,” kata Hariono di stadion Persib sore ini.

Hariono berbincang dengan Nova didekat Markus. Pada sesi latihan sore ini, seluruh pemain yang bermain melawan Bontang hanya diinstruksikan untuk bersantai di pinggir lapang stadion Sidolig.
Posisi gelandang bertahan yang ditempati oleh Hariono memang menugaskan ia sebagai orang pertama pertahanan, maka pemain pada posisi ini dituntut bekerja keras mempertahankan daerahnya sebelum pemain lawan menembus jantung pertahanan. Para pemain gelandang bertahan memang identik dengan permainan berkarakter keras, nama-nama seperti Roy Keane, Edgar Davids, Patrick Vieira, ataupun Ponaryo Astaman tidak jarang harus lebih sering melakukan tackle.
Sedangkan satu kartu lainnya didapat oleh Christian Rene Martines. Dengan raihan ini, Rene tidak dapat bermain ketika Persib menghadapi Arema hari minggu nanti. Menanggapi kartu kuningnya, Rene menilai wasit Armando terlalu berlebihan.
“Saya memang berkonfrontasi dengan Marcelino. Ketika itu sedang akan dilakukan tendangan penjuru buat Persib, saya dalam posisi menyerang dan lawan bertahan, kami berdua wajar untuk berebut posisi. Dalam sepakbola ini memang terjadi, itu wajar. Kartu kuning saya pikir terlalu berlebihan,” kata Rene sebelum masuk ke mess.Sumber: Simamaung