Pasang Iklan di Sini

Thursday, April 22, 2010

Puas

CECEP "Spiderman" Supriatna beraksi kembali sesuai dengan janji pelatih, yang akan memasang pemain pelapis pada laga pamungkas penyisihan "32 besar" Grup C Piala Indonesia 2010, ketika Persib melawan Persipasi Kota Bekasi, di Stadion Singaperbangsa, Rabu (21/4). Lelaki yang baru dimainkan selama 301 menit di Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010 itu membuktikan bahwa dirinya mampu menyelamatkan gempuran bola dari tim asuhan Warta Kusuma itu.

Pertandingan akhir di Piala Indonesia tersebut, merupakan laga kedua penuh yang dia lakoni musim ini. Sebelumnya, dia main full ketika mempertahankan gawang Persib di saat dijamu Persisam Samarinda awal Januari lalu sebagai pengganti Sinthawecchai Hathairattanakool yang saat itu cedera. "Saya puas bisa bermain kembali dan menang tanpa kebobolan satu gol pun. Pokoknya alhamdulillah Persib bisa meraih poin sempurna di grup," tutur lelaki 34 tahun itu.

Cecep beberapa kali mampu memeluk dan menepis si "kulit bundar" yang mengarah ke jaringnya dari ancaman Persipasi. Rasa sakit akibat tabrakan saat penyelamatan tak dirasa dan hilang begitu saja ketika Persib menang telak atas lawannya.

Namun Cecep tidak berpuas diri sampai di situ. Dia menyadari masih bayak kekurangan yang masih dia rasakan. Sebut saja, perihal komunikasi dengan pemain belakang yang kerap menjadi kendala selama pertandingan. Lelaki kelahiran 6 November 1975 itu menganggapnya merupakan suatu hal yang wajar. Pasalnya, jam terbang dia akhir-akhir ini memang tak bertambah. "Yah kalau dari pertandingan tadi mungkin tinggal masalah komunikasi saja biar tambah kompak," tutur pemain bernomor punggung 20 itu.

Kendati demikian, lelaki bertinggi badan 172 cm itu mengaku senang bisa bermain dua kali berturut-turut dalam kompetisi tersebut. Apalagi, ia beberapa kali telah melakukan penyelamatan akurat terhadap bola yang ditembakkan oleh penyerang Persipasi. "Yang lebih penting bisa jadi catatan buat pelatih. Ya mudah-mudahan dikasih kesempatan lagi," ujarnya. (Novianti Nurulliah/"PR") ***

Sumber: PR

Raih Nilai Sempurna

Persib Bandung berhasil mengalahkan Persipasi bekasi 4-0 dalam lanjutan pertandingan Piala Indonesia (PI) 2010 hari Rabu 21 April 2010 di Stadion Singaperbangsa Karawang. Dengan kemenangan ini, Persib menjadi juara di Grup C dengan meraih nilai sempurna 9.

Gol kemenangan Persib pada pertandingan ini dibuka Gonzales pada menit 7. Gonzales menggiring bola sendirian dari tengah lapang dan dibantu oleh Budi Sudarsono.

Gol kedua Gonzales kali ini dihasilkan lewat umpan Otomo di menit 30. Gonzales bahkan berhasil melewati penjaga gawang sebelum mencploskan si kulit bundar ke gawang yang kosong.

Pada menit 42, Gonzales berhasil meraih hattrik setelah berhasil mengeksekusi tendangan penalti. Penalti diberikan oleh wasit Armando Pribadi karena Budi diganjal Erick Sanaen didalam kotak penalti.

Gol keempat persib dihasilkan oleh Budi Sudarsono di menit 47. Umpan silang Edi Hafid, diterima Gonzalez lalu diselesaikan Budi dari kemelut di depan gawang.

Dengan kemenangan ini, Persib menajdi juara Grup C PI 2010 dengan nilai 9 dari 3 kali kemenangannya. Sementara itu, Persipasi otomatis tersingkir karena hanya meraup 1 poin dari 3 kali penampilannya.

Sumber: Abu Fauzan/SM

Kedua Pelatih: Jadwal PI Terlalu Padat

Dalam konferensi pers pasca pertandingan Piala Indonesia (PI) 2010 antara Persib Bandung melawan persipasi Bekasi, kedua pelatih menyoroti padatnya jadwal PI musim ini. Dalam konfrensi pers sesudah laga, masing-masing pelatih mengharapkan PT Liga Indonesia (PT LI) sebagai penyelenggara dapat lebih baik lagi dalam menyusun jadwal.

“Pemain kami terlalu kelelahan karena padatnya jadwal, sehingga mereka seperti tidak mempunyai motivasi,” kata pelatih Persipasi, Warta Kusuma.

Warta yang juga mantan pemain tim nasional Indonesia ini mengatakan bahwa perbedaan kelas antara timnya dengan Persib juga merupakan faktor lain penyebab kekalahan timnya kali ini.

Robby Darwis Persib Bandung

Sementara itu, dikubu lawan, pelatih Robby Darwis juga tidak terlalu puas dengan permainan timnya yang disebutnya sedikit monoton.

“Kelelahan akibat padatnya jadwal menyebabkan permainan Persib monoton,” katanya.

Namun Robby Darwis juga mengaku senang dengan perkembangan para pemain pelapis. Beliau mengatakan para pemain yang jarang diturunkan ternyata mampu memberikan hasil yang positif.

“Para pemain yang jarang diberi kesempatan ternyata dapat membuktikan diri pada pertandingan ini. Saya cukup puas karena artinya rotasi ini bisa dinilai berjalan dengan baik,” kata legenda hidup Persib tersebut.

Sumber: Abu Fauzan/SM

Cecep dan (Satoshi) Otomo Paling Menonjol

Bertempat di ruang media stadion Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, Pelatih Persib Bandung, Robby Darwis menyebut beberapa pemain yang menurutnya bermain cukup baik dalam pertandingan Persib melawan Persipasi kali ini. Kedua nama yang menonjol adalah penjaga gawang Cecep Supriatna dan gelandang asal Jepang, Satoshi Otomo.

Robby menilai bahwa penampilan penjaga gawang kedua Persib, Cecep Supriatna, bisa dibilang cemerlang dalam pertandingan ini. Cecep sedikitnya berhasil menahan 3 peluang emas Persipasi. Termasuk ketika mampu menangkap dengan lengket tendangan keras Arief Kurniawan yang saat itu sudah bebas didalam kotak penalti Persib.

Gelandang Satoshi Otomo juga mendapatkan pujian kang Robby. Grafik penampilan Otomo dinilai mengalami peningkatan sejak pertama kalinya ia datang ke Bandung.

“Satoshi memperlihatkan penampilan yang terus meningkat. Bisa dilihat dari pertama ia datang sampai pada piala indonesia ini, penampilannya terus membaik,” kata Bima.

Otomo juga merupakan salah satu pemain yang fit. Hal ini terbukti bahwa ia selalu bermain penuh di 3 pertandingan terakhir Persib di stadion Singaperbangsa. Pemain dengan nomor punggung 11 ini bermain penuh semangat dan tidak pernah absen dalam memberikan umpan-umpan berbahaya.

Ketika ditanya, Otomo sendiri hanya hanya tersenyum sebari mengacungkan jari jempolnya kepada para wartawan.

Sumber: Abu Fauzan/SM


Menit ke Menit: Persipasi Vs Persib (0-4)

PERSIB BANDUNG vs PERSIKASI BEKASI
Piala Indonesia 2010
Rabu, 21 April 2010, 15.30 WIB
Stadion Singaperbangsa Karawang
Live on RCTI
(Berdasarkan jadwal yang kami terima dari PT Liga Indonesia dan bisa berubah secara mendadak tanpa pemberitahuan).
Wasit: Armando Pribadi
Gol : Gonzalez 7, 30, 42 (pen), Budi 47

Line Up Persib : Cecep Supriatna (C), Wildansyah, Edi Hafid, Rene Martinez, Gilang Angga, Aji Nurpijal, Munadi , Eka Ramdani, Satoshi Otomo, Budi Sudarsono, Christian Gonzalez.

Line Up Persipasi: Diky Zilkarnain, Firmansyah, Erick F Sanaen, Maulana Hasanudin, Arif Saripudin, Agus Suprianto, Stephen Mennoh (C), Robinson Alexander, Arief Kurniawan, Mansyur, Ruben Karel Sanadi.

(lineup pemain berdasarkan daftar susunan pemain yang diterima oleh para jurnalis sebelum pertandingan. Perubahan pemain tetap tergantung keputusan akhir pelatih)

0 : Cecep Supriatna menjadi kapten ke-empat Persib musim ini.

0 : Persipasi memakai kostum hijau-hijau-hijau di utara, Persib biru-biru-putih di selatan.

2 : Pelanggaran Munadi kepada Firmansyah

2 : Tendangan sudut yang pertama diperoleh Persipasi

4 : Cecep Supriatna memetik bola dari udara

5 : Gonzalez offside

6 : Aji Nurpijal salah passing

7 : Gonzalez GOL! 1-0 menggiring bola sendirian dari tengah lapang dibantu oleh Budi.

8 : Tembakan jarak jauh Arief Kurniawan melambung ke awang-awang

10 : Pelanggaran Rene kepada Arief Kurniawan

11 : Cecep memotong bola silang Persipasi

12 : Tembakan jarak jauh stephen mennoh lemah dan menyamping

14 : tembakan dari dalam kotak penalti dari Stephen Mennoh tepat di pelukan Cecep

16 : Tembakan jarah jauh Alex Robinson melambung jauh dari mistar gawang Persib

17 : Lewat serangan balik, tendangan Mansyur masih dapat diteangkap Cecep

18 : Tendangan halilintar tipis diatas gawang Persib

23 : Umpan lambung Eka kedaerah pertahanan Persipasi, Gonzalez tidak offside, melewati penjaga gawang, namun sayang, tembakannya ke gawang kosong melebar. Persib gagal memperlebar keunggulan

26 : Keputusan terburu-buru diambil oleh Aji, melakukan tembakan jarak jauh yang jauh melenceng

28 : Umpan silang Eka mengarah ke Budi dipotong Diky Zulkarnain

30 : Kali ini gawang tembakan Gonzalez ke gawang kosong masuk, 2-0. Umpan dari Satoshi, dan Gonzalez berhasil melewati penjaga gawang.

33 : Arief Kurniawan offside

35 : Tembakan Munadi melenceng

35 : Crossing Stephen Mennoh ditangkap Cecep

36 : Pelanggaran Edi Hafid terhadap Arief Kurniawan di jarak sekitar 20 meter

38 : Pelanggaran Rene dijarak 25 meter didepan gawang Cecep, dihadapi oleh stephen mennoh masih membentur para pemain Persib

41 : Penalti diberikan oleh wasit Armando Pribadi karena Budi diganjal Erick Sanaen didalam kotak penalti.

42 : GOL Gonzalez, Hatrick! 3-0. Gol ke-7 El Loco pada piala Indonesia 2010.

45 : Budi diganjal oleh Erick tipis didepan kotak penalti, namun wasit memutuskan pelanggaran terhadap Erick

46 : Crossing Gilang tidak dapat digapai Gonzalez di mulut gawang Persipasi

46 : Babak pertama usai, sementara Persib unggul 3-0

Babak II

45 : Pergantian penjaga gawang Persipasi, Pipik Suratno masuk, Diky Zulkarnaen keluar

46 : Umpan silang Mansur tak tentu arah

47 : Umpan silang Edi Hafid, diterima Gonzalez lalu diselesaikan Budi dari kemelut didepan gawang. GOL! 4-0

50 : JP Boumsong masuk menggantikan Mansur

52 : Tembakan dilakukan oleh Aji Nurpijal, namun melebar

53 : tembakan Alex Robinson masih dapat di blok Edi Hafid

56 Tembakan pemain Persipasi masih bisa di tip Cecep.

58 Umpan silang Gilang dapat digagalkan kiper.

61 Maman bersiap di pinggir lapangan.

62 Maman masuk Rene keluar.

63 Umpan terobosan gagal dimanfaatkan Gonzales.

65 Tembakan bebas buat Persipasi.

66 Eka keluar, Cucu masuk.

67 Tembakan Hasanuddin masih dapat ditangkap Cecep.

68 Tembakan otomo masih tipis di atas gawang Persipasi.

69 Tembakan Hasanuddin melambung.

70 Pelanggaran, Gonzales mendorong Firmansyah.

71 Crossing Arif Kurniawan melambung.

73 Wildansyah membuang bola.

75 Candra Yusuf masuk, Gilang Angga keluar.

76 Tembakan cannon ball Cuhi, tidak menemui sasaran.

77 Pergantian di kubu Persipasi, A Ramdani masuk mengganti Agus Supriyanto

79 Umpan langsung wildansyah masih terlalu cepat buat Budi.

80 Wildansyah berhasil memotong Bomsoung.

80 Tembakan langsung Menoch masih di atas gawang Cecep S.

83 cecep berhasil menyelamatkan gawangnya setelah terjadi kemelut.

84 Tembakan Cuhi masih dapat digagalkan penjaga gawang.

85 Budi S terkena offside.

86 Kombinasi Cucu dan Gonzales langsung diserobot penjaga gawang.

87 Gonzales terperangkap offside menerima bola dari Yusuf.

88 Munadi melakukan pelanggaran.

90 Tambahan waktu 2 menit

90+2 Full Time 4-0.

Sumber: Abu Fauzan/SM


Pembuktian Aji Nurpijal

Rotasi yang diterapkan oleh pelatih Robby Darwis dalam ajang Piala Indonesia (PI) kali ini memberikan kesempatan kepada para pemain pelapis untuk unjuk gigi. Salah satunya adalah Aji Nurpijal. Pada pertandingan terakhir Persib di grup C melawan Persipasi bekasi, pemain asal Pagarsih ini bermain penuh selama 90 menit.

Sesaat setelah pertandingan, Aji mengaku bahwa awalnya berat ditempatkan pada posisi sayap. Hal ini karena biasanya Aji berperan sebagai stoper yang tidak membutuhkan banyak pergerakan.

“Di stoper, saya masih bisa menarik nafas, namun di sayap, saya diwajibkan untuk terus bergerak maju dan mundur. Kita harus dapat mengatur ritme. Awalnya berat,” katanya.

Aji bersyukur, Persib bisa menang. Ia mengatakan faktor kekompakan yang terjalin didalam tim menjadi faktor penting dalam kemenangan Persib kali ini. Selain itu, permainan yang apik dari para pemain pelapis yang seakan ingin membuktikan kepada jajaran pelatih bahwa mereka juga layak diberi kesempatan juga mempengaruhi hasil pertandingan kali ini.

Terkait dengan peluang emas yang sempat didapatnya pada babak kedua, Aji mengaku sempat kaget. Dia mengira Gonzales akan mengeksekusi sendiri peluang tersebut, sehingga tidak siap pada saat dia menerima bola.

“Saya mengira Gonzalez akan menyelesaikan peluang itu sendiri, namun ternyata ia mengembalikan bola kepada saya. Saya sempat menembak, sayangnya, tembakan saya masih membentur kaki pemain lawan,” jelas pemain yang mengaku sangat ingin mencetak gol buat Persib itu.

Sumber: Sima Maung

Wednesday, April 21, 2010

skor update

sriwijaya tekuk victory fc 5-0

skor update

persipasi 0-4 persib(full time). gol gonzalez 3 gol, budi 1 gol.

Robby Lebih Berani Dibanding Jaya

KARAWANG, TRIBUN – Ada yang berbeda dari Persib ketika Robby Darwis kini menjadi pelatih. Meski masih menggunakan strategi dan formasi yang dulu diterapkan Jaya, Persib kini berani menurunkan pemain pelapis. Aji Nurpijal dan Wildansyah diturunkan menjadi starter. Di pertengahan babak kedua, Irwan Wijasmara, yang dalam beberapa pertandingan Persib sebelumnya selalu duduk di bangku cadangan, diturunkan oleh tim pelatih.

“Kami memang masih meneruskan program pelatih sebelumnya,” ujar Robby ketika disinggung masih menggunakan strategi dan formasi eks pelatih Persib, Jaya Hartono.

Namun, Robby dan Yusuf Bachtiar mampu meracik pemain yang ada dan berani menurunkan pemain pelapis. Mengenai penampilan Irwan, Robby memberikan pujian. Tidak hanya karena Irwan bisa mencetak gol perdananya, tapi juga karena penampilannya di sisi kiri bisa merepotkan lawan. “Irwan cukup bagus meski cuma tampil beberapa menit,” ucapnya.

Menggantikan Aji, Irwan mampu berkolaborasi dengan Satoshi Otomo di sayap kiri. Robby mengakui pada babak pertama Satoshi cenderung bermain bertahan. “Di babak pertama Satoshi terlalu turun. Di babak kedua, dia bermain lebih ke depan,” katanya.

Inilah yang membuat pemain belakang Persita kalang kabut. Strateginya menarik Aji dan memasukkan Irwan membuat serangan dari sayap kiri lebih hidup. Setidaknya dua kali Satoshi bisa menerobos pertahanan lawan dan melepaskan tendangan. Namun, tendangannya masih bisa ditepis oleh kiper.

Gol Irwan juga bermula dari tusukan Satoshi di sayap kiri. Ia lalu memberikan bola ke Irwan yang kemudian dikembalikan ke pemain asal Jepang ini. Terakhir, Satoshi memberikan umpan ke tengah. Irwan, yang telah menanti, langsung menembak dengan kaki kiri dan menghasilkan gol keempat bagi Persib. (Tis)

Sumber: Tribun dengan perubahan




Robby: Akan Evaluasi Lini Belakang

Dalam konferensi pers pasca pertandingan Pelita Jaya melawan Persib Bandung, Senin 19 April 2010, assisten pelatih Pelita Jajang Nurjaman mengatakan bahwa timnya kalah karena timnya kecolongan oleh 2 gol Persib yang terjadi di babak pertama. Akibat dua gol tersebut, Pelita harus mengubur ambisinya mengalahkan tim Maung Bandung.

“Kami kecolongan oleh 2 gol Persib pada babak pertama. Gol-gol tersebut terjadi akibat kesalahan lini pertahanan tim kami,” ungkap Jajang yang juga merupakan legenda hidup Persib Bandung ini.

Kang Jajang mengatakan tim Pelita mampu menguasai permainan di babak kedua. namun banyaknya pemain inti yang tidak bermain dalam kondisi terbaiknya membuat Pelita gagal mengimbangi tim Persib.

Di kubu Persib, Robby Darwis sebagai pengatur strategi tim Maung mengatakan bahwa pemainan berlangsung sangat menarik, dan bersyukur Persib dapat memenangkan pertandingan.

Di babak kedua, Kang Robby mengakui bahwa pemain Persib keteteran mengimbangi permainan pelita. Hal ini karena faktor kelelahan akibat jadwal ketat dan kurangnya waktu recovery.

“Babak kedua kami keteteran karena faktor kelelahan. Hal ini akibat dari ketatnya jadwal dan waktu recovery yang kurang.

Robby brjanji pada pertandingan selanjutya, Persib akan melakukan rotasi. mengenai lini belakang yang terus kebobolan, Robby berjanji akan melakukan evaluasi.

“Kami akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kelemahan di lini belakang,” tutup Robby.

Sumber: Sima Maung

Review Persib Pelita

PENYERANG Persib Airlangga mencetak gol ke gawang Pelita Jaya lewat tendangan kaki kiri pada pertandingan Piala Indonesia Grup C di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Senin (19/4). Persib menang atas Pelita Jaya 2-1.* ANDRI GURNITA/``PR``

KARAWANG, (PR).-
Persib memastikan diri lolos ke babak "16 Besar" dari Grup C Piala Indonesia 2010 setelah berhasil mengalahkan Pelita Jaya Karawang 2-1, di Stadion Singaperbangsa, Kab. Karawang, Senin (19/4). Dua gol tim racikan duet Robby Darwis-Yusuf Bachtiar itu dipersembahkan Cristian Gonzales pada menit ke-25 dan Airlangga Sucipto menit ke-36. Sementara gol balasan Pelita Jaya dilakukan oleh S. Marwan pada menit ke-50.

Persib kini telah mengumpulkan enam poin dengan selisih gol 6-2. Posisi "Pangeran Biru" sudah aman di "Dua Besar" penyisihan grup, sehingga hasil apa pun pada pertandingan terakhir melawan Persipasi Kota Bekasi, Rabu (21/4) tidak akan menahan langkah Persib di Piala Indonesia. Sebaliknya, nasib Pelita Jaya akan ditentukan pada laga terakhir melawan Persita Tangerang, yang waktunya dilaksanakan sama seperti laga Persib, Rabu besok.

Pelatih Persib, Robby Darwis mengatakan, laga kedua Persib saat itu merupakan pertandingan yang menarik. Namun, para pemainnya lengah pada babak kedua, sehingga Pelita Jaya bisa membuat gol. Gol itu dinilai Robby karena hilang konsentrasi akibat faktor kelelahan. "Pemain jadi keteteran, karena tenaganya terkuras," ucap Robby kepada wartawan di ruang pers.

Melihat kondisi tersebut, kata Robby, pada pertandingan selanjutnya, akan melakukan rotasi. Pemain yang sudah dua kali tampil secara beruntun kemungkinan akan diistirahatkan sekaligus untuk mengembalikan stamina mereka untuk persiapan menghadapi Kompetisi Djarum Liga Super Indonesia melawan Pelita Jaya, Sabtu (24/4). "Kami tidak menganggap enteng lawan (Persipasi). Kami ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda," ujarnya.

Manajer Persib, Umuh Muctar menambahkan, dirinya memuji permaianan anak asuhnya yang begitu tenang. Pemain Persib mampu mengimbangi lawan. Ia berharap motivasi para pemain yang penuh semangat itu bisa dipertahankan pada laga berikutnya.

Sementara itu, pelatih Pelita Jaya, Djadjang Nurdjaman mengatakan, secara keseluruhan permainan berimbang. Bahkan di babak kedua, pemain Pelita Jaya lebih menguasai permainan. "Terciptanya gol oleh Persib disebabkan masih adanya miskomunikasi antarpemain yang memberi ruang kosong bagi pemain Persib mencetak dua gol. Selain itu, enam pemain inti absen karena cedera," tutur. salah seorang pemain legenda Persib itu.

Menekan

Pelita Jaya mengambil inisiatif menekan. Duet Redouane Barkaoui dan Jajang Mulyana, cukup merepotkan pemain belakang Persib yang digalang Maman Abdurahman, Edi Hafid, dan Christian Rene. Bahkan, Edi Hafid tampil di bawah form, sehingga pemain Pelita Jaya memiliki kesempatan menendang bola ke arah gawang yang dijaga Markus Haris Maulana.

Di lain pihak, serangan Persib masih sporadis. Bahkan, Eka Ramdani sebagai pengatur serangan lebih sering melakukan umpan panjang kepada Gonzales dan Airlangga. Cuaca di Karawang yang cukup panas, membuat stamina pemain cepat terkuras.

Kebuntuan Persib akhirnya terpecahkan. Eka yang mengambil bola tendangan bebas, menciptakan kemelut di dalam kotak penalti. Gonzales berhasil menendang bola dan mengecoh kiper Ali Barkah. Bola sebenarnya sempat dibuang oleh pemain belakang Pelita, tetapi asisten wasit I melihat bola telah melewati garis gawang, sehingga dinyatakan telah terjadi gol.

Kebobolan satu gol, Pelita mulai menaikkan tekanan dengan masuknya legiun asing S. Marwan yang menggantikan Joko S. Perlawanan Pelita mulai meningkat, tetapi Eka Ramdani dkk. mulai membangun kerja sama apik melalui pergeseran yang dilakukan oleh Satoshi ke kiri pertahanan Pelita. Ia menyodorkan umpan pada Eka yang diteruskan menuju Airlangga, sehingga berhasil merobek gawang Ali Barkah pada menit ke-36.

Di saat babak kedua berlangsung lima menit, gawang Markus kebobolan lewat tendangan lemah milik S. Marwan yang tak terkawal oleh Maman dan Rene. Kedudukan menjadi 2-1, dan pertandingan pun mulai menarik. Namun, hingga menit 90 tidak ada lagi gol yang tercipta.

Sementara itu, pada pertandingan kedua, Persita Tangerang ditahan imbang Persipasi Bekasi 2-2 (1-0). Persita unggul lebih dulu melalui gol Agus Salim yang dicetak pada menit ke-34. Gol balasan Persipasi oleh Stephen Nagbe Menoh pada menit ke-61.

Agus Salim menggandakan gol Persita di menit ke-65 dan dibalas kembali Persipasi melalui Firmansyah di menit ke-89. Dengan hasil ini, Persita masih mempunyai peluang untuk mendapatkan tiket pada babak "16 Besar". Hal itu ditentukan pada laga selanjutnya ketika berhadapan dengan Pelita Jaya, Rabu (21/4). Tim asuhan Elly Idris itu harus meraih poin penuh apabila ingin bersanding bersama Persib ke babak berikutnya dari Grup C.

Sumber: PR

Review Persib Pelita

PENYERANG Persib Airlangga mencetak gol ke gawang Pelita Jaya lewat tendangan kaki kiri pada pertandingan Piala Indonesia Grup C di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Senin (19/4). Persib menang atas Pelita Jaya 2-1.* ANDRI GURNITA/``PR``

KARAWANG, (PR).-
Persib memastikan diri lolos ke babak "16 Besar" dari Grup C Piala Indonesia 2010 setelah berhasil mengalahkan Pelita Jaya Karawang 2-1, di Stadion Singaperbangsa, Kab. Karawang, Senin (19/4). Dua gol tim racikan duet Robby Darwis-Yusuf Bachtiar itu dipersembahkan Cristian Gonzales pada menit ke-25 dan Airlangga Sucipto menit ke-36. Sementara gol balasan Pelita Jaya dilakukan oleh S. Marwan pada menit ke-50.

Persib kini telah mengumpulkan enam poin dengan selisih gol 6-2. Posisi "Pangeran Biru" sudah aman di "Dua Besar" penyisihan grup, sehingga hasil apa pun pada pertandingan terakhir melawan Persipasi Kota Bekasi, Rabu (21/4) tidak akan menahan langkah Persib di Piala Indonesia. Sebaliknya, nasib Pelita Jaya akan ditentukan pada laga terakhir melawan Persita Tangerang, yang waktunya dilaksanakan sama seperti laga Persib, Rabu besok.

Pelatih Persib, Robby Darwis mengatakan, laga kedua Persib saat itu merupakan pertandingan yang menarik. Namun, para pemainnya lengah pada babak kedua, sehingga Pelita Jaya bisa membuat gol. Gol itu dinilai Robby karena hilang konsentrasi akibat faktor kelelahan. "Pemain jadi keteteran, karena tenaganya terkuras," ucap Robby kepada wartawan di ruang pers.

Melihat kondisi tersebut, kata Robby, pada pertandingan selanjutnya, akan melakukan rotasi. Pemain yang sudah dua kali tampil secara beruntun kemungkinan akan diistirahatkan sekaligus untuk mengembalikan stamina mereka untuk persiapan menghadapi Kompetisi Djarum Liga Super Indonesia melawan Pelita Jaya, Sabtu (24/4). "Kami tidak menganggap enteng lawan (Persipasi). Kami ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda," ujarnya.

Manajer Persib, Umuh Muctar menambahkan, dirinya memuji permaianan anak asuhnya yang begitu tenang. Pemain Persib mampu mengimbangi lawan. Ia berharap motivasi para pemain yang penuh semangat itu bisa dipertahankan pada laga berikutnya.

Sementara itu, pelatih Pelita Jaya, Djadjang Nurdjaman mengatakan, secara keseluruhan permainan berimbang. Bahkan di babak kedua, pemain Pelita Jaya lebih menguasai permainan. "Terciptanya gol oleh Persib disebabkan masih adanya miskomunikasi antarpemain yang memberi ruang kosong bagi pemain Persib mencetak dua gol. Selain itu, enam pemain inti absen karena cedera," tutur. salah seorang pemain legenda Persib itu.

Menekan

Pelita Jaya mengambil inisiatif menekan. Duet Redouane Barkaoui dan Jajang Mulyana, cukup merepotkan pemain belakang Persib yang digalang Maman Abdurahman, Edi Hafid, dan Christian Rene. Bahkan, Edi Hafid tampil di bawah form, sehingga pemain Pelita Jaya memiliki kesempatan menendang bola ke arah gawang yang dijaga Markus Haris Maulana.

Di lain pihak, serangan Persib masih sporadis. Bahkan, Eka Ramdani sebagai pengatur serangan lebih sering melakukan umpan panjang kepada Gonzales dan Airlangga. Cuaca di Karawang yang cukup panas, membuat stamina pemain cepat terkuras.

Kebuntuan Persib akhirnya terpecahkan. Eka yang mengambil bola tendangan bebas, menciptakan kemelut di dalam kotak penalti. Gonzales berhasil menendang bola dan mengecoh kiper Ali Barkah. Bola sebenarnya sempat dibuang oleh pemain belakang Pelita, tetapi asisten wasit I melihat bola telah melewati garis gawang, sehingga dinyatakan telah terjadi gol.

Kebobolan satu gol, Pelita mulai menaikkan tekanan dengan masuknya legiun asing S. Marwan yang menggantikan Joko S. Perlawanan Pelita mulai meningkat, tetapi Eka Ramdani dkk. mulai membangun kerja sama apik melalui pergeseran yang dilakukan oleh Satoshi ke kiri pertahanan Pelita. Ia menyodorkan umpan pada Eka yang diteruskan menuju Airlangga, sehingga berhasil merobek gawang Ali Barkah pada menit ke-36.

Di saat babak kedua berlangsung lima menit, gawang Markus kebobolan lewat tendangan lemah milik S. Marwan yang tak terkawal oleh Maman dan Rene. Kedudukan menjadi 2-1, dan pertandingan pun mulai menarik. Namun, hingga menit 90 tidak ada lagi gol yang tercipta.

Sementara itu, pada pertandingan kedua, Persita Tangerang ditahan imbang Persipasi Bekasi 2-2 (1-0). Persita unggul lebih dulu melalui gol Agus Salim yang dicetak pada menit ke-34. Gol balasan Persipasi oleh Stephen Nagbe Menoh pada menit ke-61.

Agus Salim menggandakan gol Persita di menit ke-65 dan dibalas kembali Persipasi melalui Firmansyah di menit ke-89. Dengan hasil ini, Persita masih mempunyai peluang untuk mendapatkan tiket pada babak "16 Besar". Hal itu ditentukan pada laga selanjutnya ketika berhadapan dengan Pelita Jaya, Rabu (21/4). Tim asuhan Elly Idris itu harus meraih poin penuh apabila ingin bersanding bersama Persib ke babak berikutnya dari Grup C.

Sumber: PR

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.