Pasang Iklan di Sini

Monday, May 3, 2010

Wildansyah Mengaku Sangat Kelelahan

::Khrisna Prasetya::

Dari beberapa pertandingan yang pernah dilakoni pemain muda Persib Wildansyah, pertandingan melawan Persipura merupakan pertandingan paling melelahkan bagi pemain bernomor punggung 4 ini selama ISL musim ini.

Pemain asal Ciparay, Kabupaten Bandung, ini mengatakan rasa lelah yang dirasakannya dalam pertandingan ini berbeda dengan rasa capai di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Bahkan seusai pertandingan pemain ini meminta waktu menghela napas tiga menit sebelum diwawancarai Tribun tentang hasil pertandingan yang berakhir kacamata.

"Aduh, minta waktu dulu beberapa menit, saya sangat capek. Mau ambil napas dulu, pertandingannya sangat melelahkan," kata pemain berusia 24 tahun ini.

Setelah beberapa menit menghela napas, barulah calon defender masa depan Persib ini mau berkomentar. "Pertandingan tadi benar-benar melelahkan, saya capek sekali. Mungkin di antara pertandingan Persib lainnya yang pernah saya perkuat, pertandingan tadi yang paling melelahkan," kata pemain yang akrab dipanggil Wildan ini.

Sepanjang musim ini, Wildan sudah 20 kali memperkuat tim Persib. Dua belas kali diantaranya sebagai starting line up dan dari 12 kali tersebut 7 pertandingan dia bermain selama 90 menit.

Dijelaskannya kenapa pertandingan tersebut melelahkan, sambung Wildan, karena pressure yang dilakukan kedua tim sangat kuat. Tekanan-tekanan silih berganti dilakukan oleh kedua tim, bahkan Wildan menilai hampir 90 menit pertandingan bola terus mengalir di lapangan, tidak banyak waktu yang terbuang oleh bola mati atau out.

"Tekanan dan tensi pertandingan benar-benar kuat. Bola terus mengalir di lapangan. Setiap pemain tak henti-henti berlari mengejar bola dan menutup pergerakan lawan. Jadi memang pertandingan yang paling melelahkan," kata Wildan.

sumber tribun

Lintas Liga Inggris

::Khrisna Prasetya::

Ini dia hasil 2 tim calon juara Liga Premir Inggris:

Liverpool 0-2 Chelsea FC (Anfield Stadium)
Gol: Didier Drogba, Frank Lampard

Sunderland 0-1 Man. United (Stadium Of Lights)
Gol: Luiz Nani

Robby: Pemain Belum Bisa Kontrol Emosi

::Khrisna Prasetya::

Pelatih Persib Maung Bandung Robby Darwis menyayangkan kurangnya kontrol emosi pemain saat bertanding versus Persipura Jayapura di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu (2/5/2010) malam. Menurut Robby, para pemain kurang sabar saat menguasai bola sehingga gagal memanfaatkan peluang.

"Kesabaran yang paling penting. Dalam laga ini, kontrol emosi pemain belum bisa maksimal," kata Robby kepada wartawan usai pertandingan.

Robby mengatakan, saat Persipura bermain dengan 10 pemain, Persib seharusnya bisa memanfaatkan peluang. Namun, kata dia, lantaran penyelesaian akhir terburu-buru, peluang gagal menghasilkan gol.

"Kita puas dengan hasil imbang ini. Tanpa Gonzalez dan Budi, kita bisa menahan imbang Persipura," kata Robby.

Persib Maung Bandung gagal memenuhi ambisinya meraih pin penuh dalam laga kandang versus Persipura Jayapura di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu (2/5/2010) malam. Tim asuhan pelatih Robby Darwis ini hanya mampu imbang dengan skor kacamata alias 0-0.

sumber okezone

Atep: Suplai Bola Kurang

::Khrisna Prasetya::

Permainan Persib Bandung kali ini sedikit berbeda. Hal ini karena Persib tidak dapat diperkuat 3 striker andalannya, yaitu Hilton Moreira, Gonzales, dan Budi. maka untuk menutup lubang yang ditinggalkan, pemain tengah Atep di plot menjadi tandem Airlangga di depan.

Atep Persib vs Persipura 2009/2010

Penampilan Atep sendiri tidak mengecewakan, bahkan Atep beberapa kali menunjukan skill-nya yang ciamik. Misalnya saja, Atep berhasil melewat 3 pemain Persipura sekaligus di menit 21.

Setelah pertandingan sendiri, Atep mengeluh bahwa pahanya masih terasa sakit. Sehingga hal ini cukup menganggu penampilannya di lapangan kali ini.

Mengenai permainan Persib sendiri, Atep mengaku masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Pemain asal Cianjur ini mengatakan bahwa suplai bola dari lini tengah Persib kurang dan jarak antar pemain terlalu lebar.

Atep Persib vs Persipura 2009/2010

Atep sendiri mengakui bahwa Persipura menerapkan pressing yag ketat sehingga menyulitkan pemain persib mengembangkan permainan. Selain itu, postur mereka yang besar menyulitkan Atep untuk bergerak, apalagi banyak sekali umpan lambung yang diberikan oleh pemain Persib lainnya.

Sumber simamaung

RobbY: Persib Kurang Sabar

::Khrisna Prasetya::

Pada konfrensi pers sesudah pertandingan Persib Bandung melawan Persipura Jayapura, Minggu 2 Mei 2010, pelatih kedua tim mengaku puas terhadap permainan para anak buahnya. Walaupun kedua tim harus berbagi angka, namun kedua pelatih tidak mempermasalahkan hasil akhir yang didapat kedua tim.

Nova Arianto Persib vs Persipura 2009/2010

Di kubu tuan rumah, pelatih Robby Darwis mengaku puas terhadap permainan anak-anak Maung Bandung. Robby menilai mereka bermain dengan penuh semangat.

“Secara pribadi saya puas. Semangat dan motivasi pemain cukup tinggi dibandingkan dengan pertandingan terakhir kita melawan persitara,” aku Robby.

“Hari ini lini depan kita diisi oleh formasi dadakan, sehingga penyelesaian akhir kita sedikit bermasalah. Tapi itu wajar, karena tidak ada penyerang berkarakter pembunuh,” jelasnya.

Satoshi Otomo Persib vs Persipura 2009/2010

Demikian juga di lini belakang, Robby menyoroti bahwa lini ini menurutnya kurang sabar dalam mengambil keputusan.

“Kontrol emosi kita masih belum bagus. Ada beberapa kejadian yang harusnya kita cukup hanya dengan membayang-bayangi saja, namun mereka malah mengambilnya,” ungkapnya menanggapai lini belakang timnya.

sumber Sima Maung


Jacksen: Hasil Yang Luar Biasa

::Khrisna Prasetya::

Untuk sepakbola indonesia yang lebih maju, ketegasan wasit terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan para pemain persipura seharusnya juga diterapkan di seluruh pertandingan Liga Super Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh pelatih kepala Persipura, Jacksen F Tiago.

Persib vs Persipura 2009/2010

“Wasit bagus, ia sangat tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh tim kami. Itu bagus untuk masa depan sepakbola kita jika diberlakukan di setiap pertandingan. Namun saya melihat wasit mempunyai standar ganda dalam menilai pelanggaran yang dilakukan terhadap tim kami,” ucapnya setelah pertandingan.

Pelatih yang sudah berkomitmen untuk tidak pernah mengomentari baik atau buruknya wasit Indonesia ini lalu mengatakan atmosfer stadion Siliwangi yang tinggi menyebabkan wasit dapat dengan mudahnya mengeluarkan kartu kuning, khususnya terehadap timnya.

Padahal, awalnya ia memprediksi pertandingan kali ini akan menarik karena kedua tim memiliki pemain-pemain dengan skill tinggi.

Persib vs Persipura 2009/2010

Pada laga ini, wasit memberikan 6 kartu kuning plus 1 kartu merah pada para pemain Persipura.

“Dengan tambahan kartu kuning hari ini, maka pada pertandingan selanjutnya melawan Sriwijaya FC nanti kita akan minus 8 pemain, termasuk Beto yang harus pulang ke Brazil karena cedera parah,” katanya.

Terkait hasil 0-0 yang didapat timnya, Jacksen mengaku sangat puas. Ia mengatakan hasil ini sangat luar biasa mengingat lawan yang dihadapi adalah salah satu calon juara di matanya.

“Hasil tadi bukan suatu kegagalan. Saya sangat bersyukur dapat membawa oleh-oleh satu poin dari Persib di kandangnya. Itu pekerjaan yg sulit,” katanya.

Menurutnya, dengan tambahan 1 poin ini maka timnya dapat menekan Arema dengan memangkas selisih poin dan hanya tertinggal 3 poin saja.

“Apalagi kita sempat bermain hanya dengan 10 pemain. Menurut saya ini hasil yang luar biasa,” tutupnya.

sumber sima maung


Sunday, May 2, 2010

Wawancara Exclusive Berita Bobotoh dengan Pa Umuh Muhtar jelang Persib Vs Persipura

Exclusive Berita Bobotoh

BERITA BOBOTOH: Pa Umuh, Persib akan menjamu Persipura nih bagaimana persiapan dan strategi?
Pa Umuh: Ya, strategi kita sudah baguslah, ada atep dan airlangga di depan, dan saya minta doa restu dari bobotoh dan dukungannya. Ya terimakasih lah untuk dukungannya.

BERITA BOBOTOH:Christian Gonzalez tidak main nih, dan tinggal menyisakan Airlangga di depan, Bagaimana nih?
Pa Umuh: Ya, mau bagaimana lagi memang seperti itu keadaannya, tapi kita bisa tampil dengan penuh semangat, motivasi dan kita harap saja Persib bisa main dengan maksimal.

BERITA BOBOTOH: Terimakasih banyak, Pa Umuh
Pa Umuh: Sama2



Maman Siap Kawal Boaz Solossa

::Khrisna Prasetya::

Pemain belakang Persib Maung Bandung Maman Abdurahman mengaku siap mengawal pergerakan striker Persipura Jayapura Boas Salossa. Menurut Maman, pelatih sudah menginstruksikan kepada para pemain agar berkonsentrasi menjaga lini pertahanan hingga menit-menit akhir pertandingan.

"Bagi Persipura, absennya pemain tidak jadi masalah. Sebab antara pemain inti dengan cadangan sama bagusnya. Di pertandingan nanti, saya akan berhadapan dengan Boaz Salosa. Saya siap mematikan pergerakan Boas," kata Maman.

Maman sendiri mengaku tidak bermasalah saat bermain menjaga lini pertahanan. Banyaknya tudingan terhadap dirinya yang dianggap gagal membendung serangan lawan dianggapnya sebuah hal yang biasa.

"Saya tidak ada masalah. Kekalahan dan kesalahan sudah berlalu. Yang penting kesalahan itu diperbaiki. Saya sangat enjoy bermain di Persib," kata Maman.

Sementara itu, gelandang Persib Maung Bandung Eka Ramdani mengaku sudah pulih dan siap bermain penuh dalam laga melawan Persipura Jayapura, Minggu (2/5/2010).

"Persib masih krisis striker, jadi titik berat ada di lini tengah. Saya siap main dan membantu penyerangan," kata Eka.
sumber okezone

Persipura Menargetkan Menang

::Khrisna Prasetya::

Bigmatch pekan ini menghadirkan pertandingan antara peringkat ke-5 klasemen sementara LSI, Persib Bandung melawan peringkat ke-2, Persipura Jayapura di stadion Siliwangi Bandung. Pada pertandingan ini, beberapa pemain penting dari kedua kesebelasan tidak dapat turun karena cedera dan akumulasi kartu.

Di kubu tuan rumah, kartu kuning kedua yang didapat Christian Gonzalez saat melawan Persitara menjadikan dirinya untuk pertama kali dalam musim ini terhukum akumulasi kartu kuning. Pada pertandingan yang sama, Budi Sudarsono mendapat kartu merah langsung setelah tinjunya terlihat oleh wasit Jony Farera. Kedua striker ini tak dapat turun membela Maung Bandung esok hari. Ditambah beberapa pemain yang tidak fit seperti Eka Ramdani, Nova Arianto, Airlangga Sucipto, Gilang Angga, Atep, dan Edi Hafid.

Mutiara Hitam sebagai tamu ternyata juga mempunyai kendala yang kurang lebih sama. Malah ada 5 pemain sekaligus yang diragukan tampil. 4 pemain tercatat cedera yaitu Alberto Beto Goncalves, Jack Komboy, Thang Tian, dan Edson. Sementara Bio Paulin dipastikan tidak dapat merumput karena hukuman akumulasi kartu.

“Beto dapat dipastikan tidak dapat dipasang besok karena masih berkutat dengan cedera. Namun saya yakin walau tanpa kehadirannya, pemain lainnya dapat menggantikan perannya didalam tim,” kata Jacksen F Tiago.

Beto Goncalves adalah top skor sementara Liga Super Indonesia dengan raihan 18 gol diikuti oleh Gonalez dengan 15 gol. Untuk mengganti peran pencetak gol, pelatih Jacksen sudah mempersiapkan pemain paling potensial yang dimiliki oleh Indonesia saat ini, Boaz Sollosa.

Pemain ini disimpan oleh Jacksen ketika pertandingan terakhir Persipura melawan Changchun Yatai FC di Jakarta rabu lalu. Hal ini dilakukannya hanya untuk mempersiapkan fisik dan mental Boaz agar tampil penuh konsentrasi minggu besok.

Mengenai lawannya, pelatih yang pernah membawa Persebaya juara Liga Indonesia baik sebagai pemain dan pelatih itu mengatakan, bahwa Persib adalah salah satu dari empat tim terbaik Indonesia saat ini. Apalagi dengan hadirnya Robby Darwis dan Yusuf Bachtiar di kursi pelatih, menjadikan tim ini berbahaya.

“Robby dan Yusuf adalah sosok yang sudah sangat mengenal Persib. Mereka paling tahu bagaimana karakter yang cocok yang harus diterapkan kepada timnya karena mereka sudah bertahun-tahun di Persib baik sebagai pemain ataupun pelatih,” ucapnya.

Untuk itu, ia mengakui, pertandingan nanti akan menjadi pertandingan yang sangat berat untuk timya. Apalagi, jika saja mereka gagal mencuri poin dari Persib, maka perjuangan untuk merebut juara akan menjadi sulit.

Saat ini yang paling berpeluang untuk merebut juara Liga Super hanyalah dua klub saja, Arema Malang dan Persipura Jayapura. “Arema berharap kita tersandung ketika melawan Persib. Untuk itu tidak ada pilihan lain selain kita harus fight. Target kita disini menang,” ungkapnya.

Terkait strategi yang akan diterapkan. Ia mengatakan Persipura selalu bermain fleksibel.

“Setiap klub di Liga Super mempunyai karakter permainan yang berbeda-beda, maka kita juga harus mempunyai strategi yang berbeda setiap menghadapi klub yang berbeda. Termasuk melawan Persib. Persib punya kelebihan dan kekurangan. Yang lebih tahu tentang itu, ya kalian. Saya sangat senang jika kalian (wartawan) memberitahu saya (kelebihan dan kekurangan Persib),” tutupnya setengah bercanda.

sumber simamaung


Siliwangi Mempunyai Sisi Positif dan Negatif

::Khrisna Prasetya::

Dipindahkannya home base Persib dari Stadion Si Jalak Harupat ke Stadion Siliwangi ternyata berpengaruh juga terhadap pemain Persib. Ada segi positif dan negatif yang dirasakan oleh beberapa pemain saat bertanding kembali di stadion bersejarah ini.

Begitu pun yang dirasakan oleh gelandang bertahan Persib, Hariono. Pemain asal Sidoarjo ini menilai ada satu sisi negatif yang akan dirasakannya saat menghadapi para pemain Persipura besok malam, yaitu suara bobotoh yang menggema.

"Jarak antara lapangan dan tribun penonton sangat dekat, hanya beberapa meter. Kondisi ini akan menyebabkan komunikasi antarpemain menjadi terhambat karena berbaur dengan suara dari penonton," kata gelandang jangkar bernomor punggung 24 ini.

Menggemanya suara penonton ke dalam lapangan, kata Hariono, harus disiasati dengan kordinasi baik antarpemain sehingga pergerakan dan aliran bola tidak melulu dibarengi dengan suara tapi cukup dengan pengertian saja.

Namun dari segi positif, bermain di Stadion Siliwangi menguntungkan Persib terutama dari tekanan yang akan didapat tim lawan dari bobotoh. Yel-yel dari bobotoh bisa saja meruntuhkan mental bertanding pemain Persipura karena yel-yel tersebut bisa jelas terdengar hingga ke dalam lapangan.

"Keuntungan yang di dapat sudah tentu adalah tekanan yang diterima tim lawan. Mental mereka bisa down oleh yel-yel penonton karena suara suporter terdengar jelas di dalam lapangan," kata Hariono.

Di lini tengah, ia akan berhadapan langsung dengan otak serangan Persipura, yaitu Eduard Ivak Dalam. "Edu memang cukup berpengalaman, dia pemain yang cukup baik visi dan misinya. Tapi di lapangan nanti, kami siap beradu dengan kecepatan pemain Persipura. Kami siap untuk mengalahkan mereka," kata Hariono.

sumber tribun

Airlangga: Sedang On Fire

::Khrisna Prasetya::

Pemain depan Airlangga Sutjipto menyatakan kesiapannya membela tim persib Bandung dalam pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia 2009/2010 di Stadion Siliwangi, Minggu 2 Mei 2010 besok. Walaupun masih dalam keadaan belum fit, namun Ronggo tetap harus memaksakan diri bermain.

Airlangga Sucipto Persib Bandung 2009/2010

Ronggo mengaku bahwa absennya banyak pemain Persib membuat dirinya harus siap walau dalam keadaan cedera. pemain asal Jakarta ini bahkan mengatakan bahwa dia masih cedera ringan di bagian hamstring dan merasa sakit karena robek kulit di jempol kaki kirinya.

“Walau masih terasa masih sakit, namun karena banyak yang cedera dan absen, maka saya harus memaksakan main walau masih sakit cedera sebelumnya,” ujar Ronggo.

Namun rasa sakitnya itu tidak menyurutkan tekadnya membela Maung Bandung besok. Ronggo mengaku bahwa dirinya sedang on fire sehingga tidak mau menyiakan kesempatan dan tanggung jawab yang akan diberikan kepadanya besok.

Airlangga Persib Bandung 2009/2010

“Saya memang lagi on fire, jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan,” kata striker kelahiran 1985 ini.

Ronggo berharap Persib bisa memenangkan pertandingan ini. Hal ini dikarenakan Persib akan bermain di kandang sendiri, di Stadion Siliwangi yang Ronggo harap bisa mendatangkan keangkeran bagi lawan tim Persib.

“Di siliwangi beda, mudah-mudahan mendatangkan keangkeran buat lawan,” tutup Ronggo.

sumber simamaung


Hayu (Kembali) Nonton Persib

::Khrisna Prasetya::

Dengan tujuan mengurangi animo bobotoh untuk mendukung langsung klubnya melawan Persipura di Stadion Siliwangi, maka panpel pertandingan Persib sesuai arahan kepolisian wilayah kota besar Bandung, menerapkan dua kebijakan penting. Yaitu dengan menaikan harga tiket dan menyediakan big screen di beberapa titik kota Bandung. Kapasitas stadion Siliwangi yang tidak mampu menampung bobotohnya menjadi pertimbangan utamanya.

Pertandingan terakhir Persib yang dapat disaksikan bobotoh yang berakhir ricuh pada 21 bulan lalu.

Harga tiket naik sekitar 100% lebih. VIP 150.000 rupiah, Samping 75.000 rupiah, Timur 50.000 rupiah, dan utara/selatan 30.000 rupiah. Dengan naiknya harga tiket, beberapa bobotoh mengharapkan diiringi dengan kenaikan pelayanan oleh panpel.

“Kenaikan harga tiket ini memang bertujuan untuk mengurangi animo bobotoh untuk datang langsung ke stadion bukan untuk peningkatan pelayanan. Jika masih ada yang mengeluh tentang hal ini, maka saya tidak dapat berjanji. Panpel sendiri akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik. Bobotoh diharapkan mengerti,” jelas sekretaris panpel pertandingan Persib, Budi Bram.

Ia lalu berharap kepolisian dapat membantu pelaksanaan pertandingan dengan menjaga tiap pintu masuk stadion sesuai dengan janji mereka saat beberapa hari lalu di Polwoltabes Bandung.

Tiket sendiri sampai saat ini masih terus diburu oleh bobotoh. Sampai hari ini, masih tersedia beberapa ribu lembar tiket yang kabarnya hanya dicetak sebanyak 18.000 dari 20.000 kapasitas penonton stadion Siliwangi. Bahkan tiket Invinity berharga 1 juta rupiah masih saja dipesan oleh bobotoh.

Beberapa ribu tiket sisa tersebut akan dijual hanya di kantor Pengprov PSSI di jalan Lodaya pada hari pertandingan.

Pada laga ini, kabarnya juga, beberapa pejabat militer dan peninjau dari AFC akan melihat langsung pertandingan. Maka Budi Bram mengajak bobotoh agar bertindak positif untuk menjaga nama baik Persib dan kota Bandung tercinta ini.

Sementara itu, panpel juga, sesuai arahan kepolisian, menyediakan 5 titik fasilitas layar lebar untuk mengakomodasi para bobotoh yang tidak dapat mendukung langsung ke stadion. Lokasi-lokasi itu terdapat di GOR Padjadjaran, Stadion Sidolig, lapangan Tegalega, lapangan Ujung Berung, dan Radio Qyu Soreang.

Walaupun dengan menonton di layar lebar ini artinya bobotoh tidak dapat mendukung langsung ke stadion, namun ia mengharapkan bobotoh dapat memahami keadaan ini. Izin kepolisian yang dikeluarkan tidak berlaku sekaligus untuk beberapa waktu. Namun setiap laga, pihak kepolisian akan menilai apakah izin pertandingan berikutnya dapat dikeluarkan atau tidak, sesuai dengan tingkah laku bobotoh didalam stadion, diluar stadion, ataupun di jalan.

Izin dari kepolisian memang kerap menjadi faktor utama gagalnya pertandingan sepakbola di Indonesia. Beberapa kasus seperti di Jakarta dan Jogja mengharuskan klub yang akan bertanding hanya bisa mendapatkan hasil WO. Hal ini bukan tidak mungkin terjadi di Bandung.

Beberapa pihak sudah menyerukan agar kita saling mengingatkan rekan kita agar menjaga nama baik Persib dengan tidak bertindak negatif, termasuk dari H Umuh Muhtar.

“Tolonglah, bobotoh juga membantu Persib agar bisa lancar melakukan pertandingan di Bandung dengan menjaga perilakunya. Saya sudah sangat lelah jika harus terus menerus mengurusi hanya masalah izin saja,” pinta Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat ini, beberapa hari lalu.

sumber simamaung


We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.