Wednesday, April 21, 2010
Robby Lebih Berani Dibanding Jaya
KARAWANG, TRIBUN – Ada yang berbeda dari Persib ketika Robby Darwis kini menjadi pelatih. Meski masih menggunakan strategi dan formasi yang dulu diterapkan Jaya, Persib kini berani menurunkan pemain pelapis. Aji Nurpijal dan Wildansyah diturunkan menjadi starter. Di pertengahan babak kedua, Irwan Wijasmara, yang dalam beberapa pertandingan Persib sebelumnya selalu duduk di bangku cadangan, diturunkan oleh tim pelatih.
“Kami memang masih meneruskan program pelatih sebelumnya,” ujar Robby ketika disinggung masih menggunakan strategi dan formasi eks pelatih Persib, Jaya Hartono.
Namun, Robby dan Yusuf Bachtiar mampu meracik pemain yang ada dan berani menurunkan pemain pelapis. Mengenai penampilan Irwan, Robby memberikan pujian. Tidak hanya karena Irwan bisa mencetak gol perdananya, tapi juga karena penampilannya di sisi kiri bisa merepotkan lawan. “Irwan cukup bagus meski cuma tampil beberapa menit,” ucapnya.
Menggantikan Aji, Irwan mampu berkolaborasi dengan Satoshi Otomo di sayap kiri. Robby mengakui pada babak pertama Satoshi cenderung bermain bertahan. “Di babak pertama Satoshi terlalu turun. Di babak kedua, dia bermain lebih ke depan,” katanya.
Inilah yang membuat pemain belakang Persita kalang kabut. Strateginya menarik Aji dan memasukkan Irwan membuat serangan dari sayap kiri lebih hidup. Setidaknya dua kali Satoshi bisa menerobos pertahanan lawan dan melepaskan tendangan. Namun, tendangannya masih bisa ditepis oleh kiper.
Gol Irwan juga bermula dari tusukan Satoshi di sayap kiri. Ia lalu memberikan bola ke Irwan yang kemudian dikembalikan ke pemain asal Jepang ini. Terakhir, Satoshi memberikan umpan ke tengah. Irwan, yang telah menanti, langsung menembak dengan kaki kiri dan menghasilkan gol keempat bagi Persib. (Tis)
Sumber: Tribun dengan perubahan
Robby: Akan Evaluasi Lini Belakang
“Kami kecolongan oleh 2 gol Persib pada babak pertama. Gol-gol tersebut terjadi akibat kesalahan lini pertahanan tim kami,” ungkap Jajang yang juga merupakan legenda hidup Persib Bandung ini.
Kang Jajang mengatakan tim Pelita mampu menguasai permainan di babak kedua. namun banyaknya pemain inti yang tidak bermain dalam kondisi terbaiknya membuat Pelita gagal mengimbangi tim Persib.
Di kubu Persib, Robby Darwis sebagai pengatur strategi tim Maung mengatakan bahwa pemainan berlangsung sangat menarik, dan bersyukur Persib dapat memenangkan pertandingan.
Di babak kedua, Kang Robby mengakui bahwa pemain Persib keteteran mengimbangi permainan pelita. Hal ini karena faktor kelelahan akibat jadwal ketat dan kurangnya waktu recovery.
“Babak kedua kami keteteran karena faktor kelelahan. Hal ini akibat dari ketatnya jadwal dan waktu recovery yang kurang.
Robby brjanji pada pertandingan selanjutya, Persib akan melakukan rotasi. mengenai lini belakang yang terus kebobolan, Robby berjanji akan melakukan evaluasi.
“Kami akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kelemahan di lini belakang,” tutup Robby.
Sumber: Sima Maung
Review Persib Pelita
KARAWANG, (PR).-
Persib memastikan diri lolos ke babak "16 Besar" dari Grup C Piala Indonesia 2010 setelah berhasil mengalahkan Pelita Jaya Karawang 2-1, di Stadion Singaperbangsa, Kab. Karawang, Senin (19/4). Dua gol tim racikan duet Robby Darwis-Yusuf Bachtiar itu dipersembahkan Cristian Gonzales pada menit ke-25 dan Airlangga Sucipto menit ke-36. Sementara gol balasan Pelita Jaya dilakukan oleh S. Marwan pada menit ke-50.
Persib kini telah mengumpulkan enam poin dengan selisih gol 6-2. Posisi "Pangeran Biru" sudah aman di "Dua Besar" penyisihan grup, sehingga hasil apa pun pada pertandingan terakhir melawan Persipasi Kota Bekasi, Rabu (21/4) tidak akan menahan langkah Persib di Piala Indonesia. Sebaliknya, nasib Pelita Jaya akan ditentukan pada laga terakhir melawan Persita Tangerang, yang waktunya dilaksanakan sama seperti laga Persib, Rabu besok.
Pelatih Persib, Robby Darwis mengatakan, laga kedua Persib saat itu merupakan pertandingan yang menarik. Namun, para pemainnya lengah pada babak kedua, sehingga Pelita Jaya bisa membuat gol. Gol itu dinilai Robby karena hilang konsentrasi akibat faktor kelelahan. "Pemain jadi keteteran, karena tenaganya terkuras," ucap Robby kepada wartawan di ruang pers.
Melihat kondisi tersebut, kata Robby, pada pertandingan selanjutnya, akan melakukan rotasi. Pemain yang sudah dua kali tampil secara beruntun kemungkinan akan diistirahatkan sekaligus untuk mengembalikan stamina mereka untuk persiapan menghadapi Kompetisi Djarum Liga Super Indonesia melawan Pelita Jaya, Sabtu (24/4). "Kami tidak menganggap enteng lawan (Persipasi). Kami ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda," ujarnya.
Manajer Persib, Umuh Muctar menambahkan, dirinya memuji permaianan anak asuhnya yang begitu tenang. Pemain Persib mampu mengimbangi lawan. Ia berharap motivasi para pemain yang penuh semangat itu bisa dipertahankan pada laga berikutnya.
Sementara itu, pelatih Pelita Jaya, Djadjang Nurdjaman mengatakan, secara keseluruhan permainan berimbang. Bahkan di babak kedua, pemain Pelita Jaya lebih menguasai permainan. "Terciptanya gol oleh Persib disebabkan masih adanya miskomunikasi antarpemain yang memberi ruang kosong bagi pemain Persib mencetak dua gol. Selain itu, enam pemain inti absen karena cedera," tutur. salah seorang pemain legenda Persib itu.
Menekan
Pelita Jaya mengambil inisiatif menekan. Duet Redouane Barkaoui dan Jajang Mulyana, cukup merepotkan pemain belakang Persib yang digalang Maman Abdurahman, Edi Hafid, dan Christian Rene. Bahkan, Edi Hafid tampil di bawah form, sehingga pemain Pelita Jaya memiliki kesempatan menendang bola ke arah gawang yang dijaga Markus Haris Maulana.
Di lain pihak, serangan Persib masih sporadis. Bahkan, Eka Ramdani sebagai pengatur serangan lebih sering melakukan umpan panjang kepada Gonzales dan Airlangga. Cuaca di Karawang yang cukup panas, membuat stamina pemain cepat terkuras.
Kebuntuan Persib akhirnya terpecahkan. Eka yang mengambil bola tendangan bebas, menciptakan kemelut di dalam kotak penalti. Gonzales berhasil menendang bola dan mengecoh kiper Ali Barkah. Bola sebenarnya sempat dibuang oleh pemain belakang Pelita, tetapi asisten wasit I melihat bola telah melewati garis gawang, sehingga dinyatakan telah terjadi gol.
Kebobolan satu gol, Pelita mulai menaikkan tekanan dengan masuknya legiun asing S. Marwan yang menggantikan Joko S. Perlawanan Pelita mulai meningkat, tetapi Eka Ramdani dkk. mulai membangun kerja sama apik melalui pergeseran yang dilakukan oleh Satoshi ke kiri pertahanan Pelita. Ia menyodorkan umpan pada Eka yang diteruskan menuju Airlangga, sehingga berhasil merobek gawang Ali Barkah pada menit ke-36.
Di saat babak kedua berlangsung lima menit, gawang Markus kebobolan lewat tendangan lemah milik S. Marwan yang tak terkawal oleh Maman dan Rene. Kedudukan menjadi 2-1, dan pertandingan pun mulai menarik. Namun, hingga menit 90 tidak ada lagi gol yang tercipta.
Sementara itu, pada pertandingan kedua, Persita Tangerang ditahan imbang Persipasi Bekasi 2-2 (1-0). Persita unggul lebih dulu melalui gol Agus Salim yang dicetak pada menit ke-34. Gol balasan Persipasi oleh Stephen Nagbe Menoh pada menit ke-61.
Agus Salim menggandakan gol Persita di menit ke-65 dan dibalas kembali Persipasi melalui Firmansyah di menit ke-89. Dengan hasil ini, Persita masih mempunyai peluang untuk mendapatkan tiket pada babak "16 Besar". Hal itu ditentukan pada laga selanjutnya ketika berhadapan dengan Pelita Jaya, Rabu (21/4). Tim asuhan Elly Idris itu harus meraih poin penuh apabila ingin bersanding bersama Persib ke babak berikutnya dari Grup C.
Sumber: PR
Review Persib Pelita
KARAWANG, (PR).-
Persib memastikan diri lolos ke babak "16 Besar" dari Grup C Piala Indonesia 2010 setelah berhasil mengalahkan Pelita Jaya Karawang 2-1, di Stadion Singaperbangsa, Kab. Karawang, Senin (19/4). Dua gol tim racikan duet Robby Darwis-Yusuf Bachtiar itu dipersembahkan Cristian Gonzales pada menit ke-25 dan Airlangga Sucipto menit ke-36. Sementara gol balasan Pelita Jaya dilakukan oleh S. Marwan pada menit ke-50.
Persib kini telah mengumpulkan enam poin dengan selisih gol 6-2. Posisi "Pangeran Biru" sudah aman di "Dua Besar" penyisihan grup, sehingga hasil apa pun pada pertandingan terakhir melawan Persipasi Kota Bekasi, Rabu (21/4) tidak akan menahan langkah Persib di Piala Indonesia. Sebaliknya, nasib Pelita Jaya akan ditentukan pada laga terakhir melawan Persita Tangerang, yang waktunya dilaksanakan sama seperti laga Persib, Rabu besok.
Pelatih Persib, Robby Darwis mengatakan, laga kedua Persib saat itu merupakan pertandingan yang menarik. Namun, para pemainnya lengah pada babak kedua, sehingga Pelita Jaya bisa membuat gol. Gol itu dinilai Robby karena hilang konsentrasi akibat faktor kelelahan. "Pemain jadi keteteran, karena tenaganya terkuras," ucap Robby kepada wartawan di ruang pers.
Melihat kondisi tersebut, kata Robby, pada pertandingan selanjutnya, akan melakukan rotasi. Pemain yang sudah dua kali tampil secara beruntun kemungkinan akan diistirahatkan sekaligus untuk mengembalikan stamina mereka untuk persiapan menghadapi Kompetisi Djarum Liga Super Indonesia melawan Pelita Jaya, Sabtu (24/4). "Kami tidak menganggap enteng lawan (Persipasi). Kami ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda," ujarnya.
Manajer Persib, Umuh Muctar menambahkan, dirinya memuji permaianan anak asuhnya yang begitu tenang. Pemain Persib mampu mengimbangi lawan. Ia berharap motivasi para pemain yang penuh semangat itu bisa dipertahankan pada laga berikutnya.
Sementara itu, pelatih Pelita Jaya, Djadjang Nurdjaman mengatakan, secara keseluruhan permainan berimbang. Bahkan di babak kedua, pemain Pelita Jaya lebih menguasai permainan. "Terciptanya gol oleh Persib disebabkan masih adanya miskomunikasi antarpemain yang memberi ruang kosong bagi pemain Persib mencetak dua gol. Selain itu, enam pemain inti absen karena cedera," tutur. salah seorang pemain legenda Persib itu.
Menekan
Pelita Jaya mengambil inisiatif menekan. Duet Redouane Barkaoui dan Jajang Mulyana, cukup merepotkan pemain belakang Persib yang digalang Maman Abdurahman, Edi Hafid, dan Christian Rene. Bahkan, Edi Hafid tampil di bawah form, sehingga pemain Pelita Jaya memiliki kesempatan menendang bola ke arah gawang yang dijaga Markus Haris Maulana.
Di lain pihak, serangan Persib masih sporadis. Bahkan, Eka Ramdani sebagai pengatur serangan lebih sering melakukan umpan panjang kepada Gonzales dan Airlangga. Cuaca di Karawang yang cukup panas, membuat stamina pemain cepat terkuras.
Kebuntuan Persib akhirnya terpecahkan. Eka yang mengambil bola tendangan bebas, menciptakan kemelut di dalam kotak penalti. Gonzales berhasil menendang bola dan mengecoh kiper Ali Barkah. Bola sebenarnya sempat dibuang oleh pemain belakang Pelita, tetapi asisten wasit I melihat bola telah melewati garis gawang, sehingga dinyatakan telah terjadi gol.
Kebobolan satu gol, Pelita mulai menaikkan tekanan dengan masuknya legiun asing S. Marwan yang menggantikan Joko S. Perlawanan Pelita mulai meningkat, tetapi Eka Ramdani dkk. mulai membangun kerja sama apik melalui pergeseran yang dilakukan oleh Satoshi ke kiri pertahanan Pelita. Ia menyodorkan umpan pada Eka yang diteruskan menuju Airlangga, sehingga berhasil merobek gawang Ali Barkah pada menit ke-36.
Di saat babak kedua berlangsung lima menit, gawang Markus kebobolan lewat tendangan lemah milik S. Marwan yang tak terkawal oleh Maman dan Rene. Kedudukan menjadi 2-1, dan pertandingan pun mulai menarik. Namun, hingga menit 90 tidak ada lagi gol yang tercipta.
Sementara itu, pada pertandingan kedua, Persita Tangerang ditahan imbang Persipasi Bekasi 2-2 (1-0). Persita unggul lebih dulu melalui gol Agus Salim yang dicetak pada menit ke-34. Gol balasan Persipasi oleh Stephen Nagbe Menoh pada menit ke-61.
Agus Salim menggandakan gol Persita di menit ke-65 dan dibalas kembali Persipasi melalui Firmansyah di menit ke-89. Dengan hasil ini, Persita masih mempunyai peluang untuk mendapatkan tiket pada babak "16 Besar". Hal itu ditentukan pada laga selanjutnya ketika berhadapan dengan Pelita Jaya, Rabu (21/4). Tim asuhan Elly Idris itu harus meraih poin penuh apabila ingin bersanding bersama Persib ke babak berikutnya dari Grup C.
Sumber: PR
Maman Puji Serangan Pelita
Pada pertandingan tersebut, terutama di babak kedua, Persib banyak direpotkan oleh serbuan-serbuan pemain Pelita. Kondisi seperti itu diakui kapten Persib, Maman Abdurahman.
"Babak kedua kami diserang terus-menerus oleh pemain Pelita," kata Maman seusai pertandingan.
Menurut Maman, di babak kedua, Pelita yang sekarang di bawah asuhan Jajang Nurjaman mampu bermain lepas. Pemain Pelita menurut penilaian Maman, terus melakukan serangan seperti tak lagi memikirkan gawangnya kebobolan oleh pemain Persib.
"Mereka berusaha menyerang agar bisa menyamakan kedudukan. Mereka sepertinya tidak peduli kalau gawangnya kembali kemasukan gol," ujar kapten Persib pemilik nomor punggung lima ini.
Sumber: Tribun
Maman: Serangan Baliknya Juga Bagus
Pada pertandingan tersebut berakhir 2-1 untuk kemenangan Persib. Dua gol Persib dijaringkan oleh Cristian Gonzalez menit 25 dan Airlangga Sucipto menit 36. Gol striker pengganti Pelita, Warwan Sayedeh, menit ke 50 hanya mampu memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
"Serangan mereka cukup bagus. Mereka mampu memberikan umpan lambung di atas kepala. Serangan balik mereka juga cepat dan membuat kami kedodoran," ujar Maman yang juga memuji pemain-pemain muda Pelita yang bermain bagus.
"Mereka sepertinya ingin membuktikan bahwa mereka mampu melawan tim sekelas Persib," kata mantan pemain PSIS dan Persijatim ini.
Maman menambahkan, gol Pelita yang dilesakkan Marwan tercipta lewat serangan balik yang bagus. "Kami juga di belakang sempat terjadi miskomunikasi dan kehilangan konsentrasi," ujar Maman.
Sumber: Tribun
Menit ke Menit: Pelita Vs Persib
Piala Indonesia 2010
Senin, 19 April 2010, 15.30 WIB
Stadion Singaperbangsa Karawang
Live on RCTI
(Berdasarkan jadwal yang kami terima dari PT Liga Indonesia dan bisa berubah secara mendadak tanpa pemberitahuan).
Wasit: Armando Pribadi
Gol: Gonzalez 25, Airlangga 37, Marwan 50.
Line Up Persib : Markus Haris, Maman Abdurahman (C), Edi Hafid, Rene Martinez, Gilang Angga, Wildansyah, Hariono, Eka Ramdani, Satoshi Otomo, Airlangga, Christian Gonzales
Line Up Pelita Jaya: Ali Barkah, Gilang Ginarsa, A Jufrianto, Tri Rahmat, Supardi (C), Egi Melgiansyah, Kusnul Yakin, Ardan Arras, Joko. S, Jajang Mulyana, R. Barkaoui
(lineup pemain berdasarkan daftar susunan pemain yang diterima oleh para jurnalis sebelum pertandingan. Perubahan pemain tetap tergantung keputusan akhir pelatih)
0: Cuaca cerah dan panas. Penonton hanya berjumlah sekitar 5000 orang.
0: Pelita memakai kostum biru-biru-putih sedangkan Persib memakai kostum putih-putih-putih.
0: Pelita di lapangan sebelah selatan, Persib di utara.
1: Gilang diganjal, bukan pelanggaran.
3: Joko melakukan tembakan jauh dari sasaran.
4: Umpan Airlangga di mulut gawang tidak menjangkau Gonzalez.
5: Tembakan Jajang di blok Rene
6: Tembakan Gonzalez di blok Tri Rahmat, Sundulan Wildansyah menyambut tendangan sudut Eka tepat ke arah penjaga gawang Ali Barkah.
7: Tembakan Airlangga melambung
8: Gonzalez diganjal, bukan pelanggaran
10 : Pelanggaran Kusnul Yakin terhadap Gilang Angga.
11: Tembakan Barkaoui dari dalam kotak penalti masih jauh dari sasaran.
12 : Eka terjatuh, bukan pelanggaran
14 : Kusnul Yakin melakukan pelanggaran didaerah kiri pertahanan Pelita, tembakan bebas Eka dihalau bek Pelita
18: Tri Rahmat harus mendapatkan perawatan medis setelah berbenturan dengan Airlangga Sucipto
20 : Sundulan Kusnul Yakin menyamping dari gawang Markus
24 : Umpan Barkaoui kepada Kusnul Yakin gagal dikonversi menjadi gol
25 : Gol Gonzalez!!! 0-1
25: Dari umpan tembakan bebas Eka Ramdani disundul Rene ketiang jauh ada Satoshi lalu umpan lagi ketengah dan diselesaikan oleh Gonzalez. Bola sudah melewati garis gawang sebelum ditendang bek Pelita.
28: Tembakan Gonzalez menyamping tipis di sisi kanan gawang Ali Barkah.
28: Wildansyah sundulannya meleset tidak mengenai bola didepan gawang Ali.
30: Pelanggaran Barkaoui. Marwan masuk menggantikan Joko S di kubu Pelita.
32 : Hampir saja blunder dilakukan oleh Edi Hafid. Untung saja tembakan Marwan jauh dari sasaran.
33 : Tembakan Jajang M masih dapat ditangkap Markus.
34 : Sundulan Jajang menyamping.
34 : Handsball Supardi di sisi kiri pertahanan Pelita. Umpan Eka ditangkap Kiper
37: Gol Airlangga Sucipto, sebelumnya bermain satu-dua dengan Eka Ramdani, bola deras menghujam pojok kiri gawang Ali Barkah. 0-2.
42 : Tembakan jarak jauh Maman Abdurahman jauh menyamping di sisi kiri tiang gawang Ali.
45 : tambahan waktu 2 menit.
46 : Airlangga offside.
47: Sundulan Jajang Mulyana melambung, babak pertama usai Persib unggul dua gol.
2nd Half
45 : Supporter dari kedua kesebelasan sudah mulai berdatangan dan mengisi 3/4 kapasitas penonton.
47 : Gonzalez offside
50 : Gol Pelita lewat kaki S Marwan setelah melawati Rene dan Maman. 1-2.
52 : Tembakan keras Eka Ramdani dari dalam kotak penalti keras namun tidak masuk gawang.
53 : Pelanggaran Tri Rahmat kepada Gonzalez. Offside Airlangga Sucipto.
57 : Pelanggaran Gilang Angga. Tendangan bebas dihadapi oleh Barkaoui. Gagal.
59 : Dengan masuknya Marwan, Pelita menerapkan 3 striker dan berhasil merepotkan barisan pertahanan Persib .
60 : Barkaoui lolos dari jebakan offside namun tendangannya terlalu lemah.
61 : Hariono mendapat perawatan medis. Pergantian pemain Pelita, Jajang keluar, masuk Feriansyah.
63 : Edi Hafid ditarik Robby dan memasukan Irwan Wijasmara.
67 : Umpan direct Supardi kepada Marwan berhasil dipotong Markus Haris.
68 : Tembakan jarak jauh Barkaoui tipis diatas mistar Markus.
69 : Pelanggaran Hariono kepada Feriansyah dedekat kotak penalti Persib.
71 : Kembali tembakan jarak jauh dilakukan oleh Pelita lewat kaki Marwan namun kembali melambung.
72 : Salto Ronggo meleset.
73 : Offside Marwan.
74 : Satoshi kartu kuning. Cucu masuk Eka keluar.
78 : Supardi ditarik digantikan oleh I Made Wirahadi
80 : Airlangga Offside
81 : Tembakan bebas diperoleh Persib dari jarak sekitar 23 meter didepan gawang Ali. Airlangga gagal memanfaatkannya.
84 : Sundulan A Jufrianto tidak menemui sasaran.
86 : Pelanggaran dilakukan oleh Irwan terhadap Marwan di sisi kiri pertahanan Persib.
88 : Peluang emas Gonzalez masih dapat diblok bek Pelita
89: Pelanggaran Marwan kepada Gilang Kartu kuning dihadiahi wasit. Gonzalez dan Gilang mendapat perawatan medis disisi lapang.
Sumber: Sima Maung
Robby Mendapat Penghargaan PSSI
Kepada wartawan "GM", Endan Suhendra dan Imam Cahyadi, sebelum bertolak ke Jakarta, Robby mengatakan akan menerima penghargaan mewakili rekan-rekannya yang berhasil merebut medali emas SEA Games 1987 dan 1991. "Saya datang ke Jakarta untuk menerima penghargaan atas prestasi dua kali merebut emas SEA Games 1987 dan 1991," katanya.
Sementara itu, Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, seperti dirilis situs resmi PSSI mengatakan, Robby akan menerima penghargaan mewakili timnas yang sukses merebut medali emas SEA Games 1991. Sedangkan untuk timnas SEA Games 1987 diwakili Ricky Yakobi.
Selain Robby, dua keluarga sepak bola yang pernah mengharumkan nama Persib, Timisela dan Soendoro juga akan mendapatkan penghargaan PSSI pada malam puncak perayaan HUT PSSI ini. Seperti diketahui keluarga Timisela melahirkan para pemain sepak bola seperti Freddy Timisela, Hengky Timisela, Piece Timisela, dan Max Timisela. Sedangkan keluarga Soendoro terdiri atas Soenarto Soendoro, Soenaryono Soendoro, Risnandar Soendoro, Giantoro Soendoro, dan Hari Susanto. Keluarga sepak bola lain yang mendapat penghargaan adalah keluarga Darmadi (Didik Darmadi dan Adityo Darmadi).
"Mereka keluarga-keluarga sepak bola yang kita harapkan bisa memotivasi keluarga lainnya untuk mencintai sepak bola," jelas Nugraha. **
Source: GM
Pengunduran Diri Jaya diundur Sampai Akhir Musim
Menurut Farhan, pihaknya akan mentaati aturan yang berlaku di Badan Liga Indonesia (BLI) terkait masa kontrak pelatih. Artinya, kata dia, status Jaya Hartono masih tetap pelatih Persib sampai akhir musim."Pada dasarnya kita menerima surat pengunduran diri Pak Jaya (Jaya Hartono). Tapi kita akan ikut aturan, sehingga pengunduran dirinya ditunda sampai akhir musim. Pak Jaya mengerti," kata Farhan saat dihubungi Okezone, Selasa (20/4/2010).
Menurut Farhan, aturan yang dimaksud adalah soal lisensi pelatih A. Sesuai ketentuan BLI, kata dia, pelatih klub LSI harus berlisensi A. Sementara Robby Darwis yang saat ini ditunjuk melatih Persib, masih berlisensi B.
"Sampai saat ini hubungan manajemen dengan Pak Jaya juga masih baik. Kita masih sering kontak-kontak dengan Pak Jaya, juga Pak Umuh (Manajer Persib)," kata Farhan. (msy) [Okezone]
Sumber: Okezone
Lawan Persipasi,Maung akan Serius
KARAWANG, TRIBUN - Persib tetap akan bermain serius kendati telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia. Maung Bandung siap mengalahkan Persipasi Bekasi pada pertandingan pamungkas babak penyisihan Grup C, di Stadion Singaperbangsa Karawang, Rabu (21/4).
Pelatih Persib, Robby Darwis, tidak akan melepas pertandingan ini. Meski ia akan menurunkan sebagian besar pemain muda, Robby tetap menargetkan kemenangan di partai tersebut.
"Selain untuk menambah jam terbang mereka, rotasi juga bertujuan menyimpan energi para pemain inti yang disiapkan untuk bertarung di ajang Liga Super, Sabtu melawan Pelita Jaya," ujar Robby Selasa (20/4).
Pemain pelapis yang siap diturunkan Robby antara lain Chandra Yusuf, Irwan Wijasmara, Cucu Hidayat, Cecep Supriatna, Munadi, Budi Sudarsono, dan Aji Nuprijal. Pelatih hanya menurunkan empat pemain inti, yaitu Cristian Rene, Cristian Gonzalez, Airlangga Sucipto, dan Wildansyah.
Sumber: TribunWe are back B-)
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.
Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.


