Pasang Iklan di Sini

Sunday, March 7, 2010

Hore! Persib di jalak!

Persib Bandung dipastikan akan menggelar pertandingan kandang di Stadion Si Jalak Harupat saat menghadapi Bontang FC pada Kamis (11/3) nanti. Kepastian tersebut diperoleh setelah tercapainya kesepahaman dari Kabupaten Bandung selaku pemilik dan pengelola stadion dengan Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persib.

"Persib sudah mendapatkan kepastian izin dari pengelola stadion untuk bisa menggelar pertandingan di Si Jalak Harupat, Kamis nanti. Kami juga langsung memberitahukan kepastian Persib menggunakan Stadion Jalak kepada pihak PT Liga Indonesia," kata Sekretaris Panpel Persib, Budhi Bram Rachman di Bandung, Jumat (5/3).

Persib masih bisa menggunakan stadion kebanggaan Kabupaten Bandung tersebut karena proses renovasi stadion untuk persiapan Porda Jawa Barat belum dimulai. Menurut Budhi, berdasarkan informasi pihak pengelola, kemungkinan besar proses pengerjaan rehabilitasi stadion pertengahan Maret.

"Untuk menjamu Bontang FC, Persib masih bisa menggunakan Si Jalak Harupat karena proses renovasi belum berjalan. Untuk dua laga kandang berikutnya, kami belum bisa memastikan dari sekarang karena tergantung dari proses renovasi stadion," katanya.

Seusai menjamu Bontang FC Kamis nanti, Persib sendiri dihadapkan pada dua laga kandang yaitu menjamu Arema Malang, Minggu (14/3), dan Persema Malang, Rabu (17/3). Setelah itu dan selama bulan April, "Maung Bandung" akan menjalani enam laga tandang menghadapi PSPS, Persija, Persela, Persijap, Pelita Jaya, dan Persitara sebelum kembali lagi menggelar partai kandang pada bulan Mei mendatang.

"Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bandung serta pihak kepolisian dan keamanan yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Persib untuk tetap bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat," kata Budhi.

Wakil Manajer Persib Dedy Firmansyah mengatakan, tim bisa fokus pada persiapan laga kandang dan tidak perlu pusing memikirkan lapangan karena Persib sudah mendapat kepastian untuk bisa bermain di Si Jalak Harupat. "Atmosfer Si Jalak Harupat sudah menyatu sebagai kandang Persib. Kapasitas stadion yang cukup besar bisa menampung bobotoh yang selalu setia memberikan dukungan semangat kepada para pemain Persib," katanya.

Sementara itu, enam pemain Persib yang baru saja memperkuat Timnas Indonesia kemungkinan besar akan kembali bergabung dalam latihan Persib, Sabtu (6/3). Pada latihan kemarin, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Hariono, Budi Sudarsono, Markus Haris Maulana, dan Eka Ramdani belum terlihat di lapangan. "Mereka akan kembali berlatih Sabtu ini," Kata Pelatih Persib Jaya Hartono.

Sumber: PR

Irwan dan Satoshi tampah porsi latihan

Usai sesi latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani, Jumat (5/3), dengan program yang tidak terlalu berat, dua pemain Persib, Satoshi Otomo dan Irwan Wijasmara melakukan program latihan tambahan secara individu. Menurut assisten pelatih Persib Robby Darwis, hal yang dilakukan Satoshi dan Irwan tersebut bukan atas instruksi pelatih, melainkan inisiatif sendiri.

"Tidak ada instruksi latihan tambahan buat mereka. Mungkin mereka sadar dan berinisiatif sendiri untuk menambah porsi latihan. Itu bagus bagi mereka berdua," kata Asisten Pelatih Persib Robby Darwis.

Setelah latihan bersama rekan-rekannya, Satoshi terlihat melakukan joging mengelilingi lapangan, sedangkan Irwan mengasah tendangan kaki kanannya ke arah gawang. "Satoshi mungkin ingin meningkatkan kondisi fisiknya. Sedangkan Irwan yang baru pulih dari cedera, boleh jadi berusaha melenturkan kembali sentuhan tendangannya, terutama pada bagian kaki yang mengalami cedera," ujar Robby.

Sumber: Gala


Budi absen latihan

Budi Sudarsono Absen Latihan

Lima dari enam pemain Persib Bandung yang dikirim Timnas ke Brisbane Australia mulai mengikuti latihan rutin di Stadion Siliwangi, Jln. Aceh Bandung, Sabtu (6/3) pagi.

Budi Sudarsono yang absen karena demam kurang menyempurnakan kehadiran Maman Abdurahman, Nova Arianto, Markus Haris Maulana, Eka Ramdani, dan Hariono yang tengah bergabung dalam persiapan melawan Bontang FC, Kamis (11/3).



Menurut asisten pelatih Persib, Yusuf Bachtiar seusai latihan, kondisi kelima pemain tidak mengalami penurunan. Stamina lima anak asuhnya stabil dan tidak bermasalah terkecuali si "ular pithon" yang didera sakit. "Pemain yang baru pulang dari Timnas sudah bagus, mereka langsung mengikuti simulasi. Mereka merupakan pemain berpengalaman, jadi tidak ada masalah," katanya.

Yusuf menilai, kegagalan Timnas melaju ke Piala Asia, Rabu (3/3) lalu, tidak akan berpengaruh negatif pada kerja sama dalam tim. Pasalnya, keenam pemain memiliki jam terbang tinggi bersama anggota skuad "Pangeran Biru" lainnya dan bukan tim yang baru terbentuk.

"Proses gol kemarin, saya lihat itu kolektif. Gol di Timnas itu hanya saling mengandalkan, dan enggak ada masalah di Persib, karena sering main kecuali baru terbentuk," tuturnya.

Selanjutnya, Yusuf bersama tim pelatih mulai menerapkan latihan keras terhadap anak asuhnya untuk menyajikan laga menyerang di kandang nanti. "Anak-anak harus fokus pada target penyelesaian agar bikin gol," ujarnya.

Sementara itu, Eka Ramdani yang saat itu terlibat dalam latihan mengatakan, sepulangnya dari negeri kanguru, Jumat (5/3), konsentrasinya langsung terpusat pada tiga laga dalam pekan depan karena sekarang sudah bebas tugas dari jadwal Timnas.

"Yang pasti pada tiga pertandingan kami harus memantapkan dalam persiapan. Soalnya sebelum pertandingan kita harus menjaga kondisi, pas bertanding mesti fokus dan safety, dalam artian tidak menguras tenaga terlalu banyak, dan setelah pertandingan itu pemain harus melakukan recovery untuk melangkah pada laga berikutnya," ujarnya.

Menurut pemain kelahiran Purwakarta itu, melawan Bontang FC, para pemain jangan terlalu santai. "Oke kemarin kita menang di sana, nanti kan belum tentu. Mereka telah melakukan perubahan dengan adanya pemain tambahan dan menggantikannya dengan pemain asing," ungkapnya.

Sementara itu, pada sesi latihan, Jaya mengarahkan anak asuhnya pada pergerakan bola-bola bawah. Dia menekankan berulang-ulang kepada skuad "Pangeran Biru" untuk selalu fokus pada target penyerangan.

Sumber: PR

Friday, March 5, 2010

Dispopar beri sinyal buat persib, Stadion jalak diperkirakan masih bisa digunakan

Dispopar Beri Sinyal buat Persib

Persib Bandung diperkirakan tetap bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat Kab. Bandung pada Maret ini. Pasalnya renovasi stadion baru dilaksanakan setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010 Kab. Bandung disahkan oleh DPRD Kab. Bandung.



Selain itu, proses tender pengerjaan renovasi Stadion Si Jalak Harupat baru memasuki tahap masa sanggahan.

Menurut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kab. Bandung, Diar Irwana, S.H., masih ada beberapa tahap lagi sebelum memasuki proses pengerjaan. Di antaranya penetapan pemenang tender dan penandatanganan kontrak kerja. Untuk penandatanganan kontrak dapat dilaksanakan setelah APBD 2010 Kab. Bandung ditetapkan.

"Kalau APBD 2010 bisa segera dilaksanakan maka pengerjaan bisa segera dilakukan. Tetapi tampaknya masih dibutuhkan hingga beberapa hari ke depan," ujarnya kepada wartawan di Pemkab Bandung, Rabu (3/3).

Dengan demikian, peluang Persib untuk tetap berlaga di Stadion Si Jalak Harupat menghadapi Bontang FC masih sangat terbuka. Bukan hanya itu, pertandingan melawan Arema Malang (Minggu, 14/3) dan Persema Malang (Rabu, 17/3) juga diperkirakan tetap bisa dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat.

Seperti diketahui, Stadion Si Jalak Harupat rencananya akan direnovasi menyeluruh mulai dari tribun penonton, fasilitas pendukung, hingga lapangan stadion. Renovasi dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2010 pada Juli mendatang. Sedangkan saat ini DPRD Kab. Bandung masih melakukan pembahasan dan diperkirakan baru akan selesai pada pekan depan.

Meski tetap berupaya agar bisa bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Persib sebenarnya mengincar Stadion Siliwangi sebagai alternatifnya.

"Kalau bisa memilih, lebih baik Stadion Si Jalak Harupat. Kondisi rumput dan lapangan Stadion Siliwangi kurang memenuhi standar," ujar pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono.

Diungkapkan Jaya, pada beberapa kali sesi latihan di Stadion Siliwangi, para pemain sulit mengontrol bola karena permukaan lapangan tidak rata.

Selain sulit mengontrol bola, passing-passing yang dilakukan para pemain pun menjadi tidak baik. Seringkali menjadi tidak pas karena bola berbelok arah.

"Itu cukup mengganggu permainan. Padahal kami sengaja berlatih di sana untuk menyesuaikan diri. Tetapi ternyata sulit. Jadi lebih baik di Stadion Si Jalak Harupat," harap Jaya.

Source: Gala

Pelita Jaya gantikan posisi Persib

Pelita Jaya Karawang Gantikan Posisi Persib

Pelita Jaya Karawang menggantikan posisi Persib Bandung sebagai tuan rumah Piala Indonesia (Copa Indonesia) yang akan digelar 15 April mendatang. Pelita Jaya akan menjadi tuan rumah untuk grup B.


Manajer IT dan Telekomunikasi PT Liga Indonesia (Liga) Aswan Karim menuturkan, penunjukan Pelita dikarenakan Stadion Si Jalak Harupat akan direnovasi untuk persiapan Porda Jabar, sehingga Persib belum memiliki stadion pengganti.

"Sebelumnya memang Persib sudah mengiyakan. Akan tetapi karena Si Jalak Harupat direnovasi, mau bertanding di mana? Kami belum mendapatkan izin untuk penggunaan Stadion Siliwangi. Oleh karena itu, diputuskan dialihkan ke Pelita," tuturnya, di Jakarta, Kamis (4/3).

Untuk menjadi tuan rumah, tim harus melalui mekanisme penunjukan yang dilakukan Liga, dengan mempertimbangkan beberapa kriteria, yakni memiliki infrastruktur, stadion yang memadai, izin dari pihak kepolisian setempat, serta tingginya minat masyarakat untuk melihat langsung ke stadion.

Selain Pelita Jaya, ada enam klub lainnya menjadi tuan rumah, yakni Sriwijaya FC (Grup A), Persebaya (C), Arema Malang (D), Persela Lamongan (E), Persisam Samarinda (G), dan Persipura (H). Untuk Grup F, Liga masih menunggu penjajakan terhadap tiga klub yakni Persija, Persik, dan Blitar.

Kedelapan tim ini, nantinya akan menjadi tuan rumah hingga babak "Delapan Besar", dengan catatan tim tuan rumah lolos. Ketujuh tim sudah menyertakan surat jaminan, termasuk izin dari pihak kepolisian.

Piala Indonesia 2010 akan diikuti oleh 32 tim yang terdiri atas 18 tim Liga Super Indonesia, 12 tim Divisi Utama, serta dua tim finalis Divisi Satu. Peserta akan dibagi ke dalam delapan grup, yang masing-masing berisi empat tim.

Hari ini panpel pastikan Stadion

Hari ini Panpel Pastikan Stadion

Panitia Pelaksana (Panpel) Persib Bandung akan memastikan stadion yang akan digunakan untuk menjamu Bontang FC, pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, 11 Maret mendatang. Kendati sudah menyiapkan Stadion Siliwangi sebagai tempat alternatif, hingga Kamis (4/3), pihak Panpel Persib masih mengupayakan izin penggunaan Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, kepada pihak terkait.



"Sampai sekarang (semalam, red) kita belum mengambil keputusan. Mungkin baru besok (hari ini, red) ada keputusan pastinya," kata Sekretaris Panpel Persib, Budi Bram Rachman ketika dihubungi "GM", Kamis (4/3) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jumat (5/3) ini, Panpel Persib memang sudah harus memastikan tempat pertandingan melawan Bontang FC. Karena hari itu merupakan tenggat waktu yang diberikan PT Liga Indonesia (PT LI) kepada Persib.

Dikatakan Bram, pihaknya belum bisa memutuskan apa pun, karena hingga Jumat (5/3) ini masih ada beberapa hal yang masih harus diselesaikan dengan pihak-pihak terkait, agar pertandingan melawan Bontang FC, tetap bisa dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, stadion yang akan segera direnovasi untuk kepentingan Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2010, Juli mendatang.

"Masih ada beberapa hal yang harus diurus hingga besok (hari ini, red). Jadi, kepastiannya kita tunggu saja sampai besok (hari ini, red)," kata Bram.

Bontang bisa?

Sementara itu, pelatih Persib Jaya Hartono menginformasikan, ada kemungkinan pertandingan melawan Bontang FC masih bisa dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat. Sedangkan dua laga kandang Persib berikutnya, yaitu melawan Arema Indonesia (Minggu, 14/3) dan Persema Malang (Rabu, 17/3) akan dimainkan di Stadion Siliwangi.

"Tapi itu semua baru sebatas kemungkinan. Melihat kondisi lapangan di Stadion Siliwangi, saya berharap, semua pertandingan kandang kita bisa tetap di Stadion Si Jalak Harupat," kata Jaya, usai memimpin sesi latihan sore di Stadion Siliwangi Bandung, Kamis (4/3) petang.

Source: GM


Wednesday, March 3, 2010

Artikel plus-Cedera terparah sepanjang masa


Liat kakinya eduardo. yiks, remuk....



During a match at Old Trafford in April 1996, the Coventry defender David Busst collissioned with Manchester United defender Denis Irwin. As a result, Busst got his leg broken so badly that the bone pierced the skin and his blood had to be cleared from the pitch. He had a compound fracture of his tibia and fibula and could never play professionally again. United goalkeeper Peter Schmeichel, who witnessed the injury, required counseling afterwards.
(Peter Schmeichel pun sampai menutupi wajahnya berpuluh-puluh detik saat melihat kaki Busst)



Kieron Dyer, one of the most injury jinxed of modern soccer players, suffered a broken right leg at Bristol Rovers on August 29th, 2007.



On February 19th, 2006, while playing in the Italian Championship against Empoli F.C., Francesco Totti suffered a serious leg injury, fracturing his left fibula and severing the interconnecting ligaments with the malleolus. The same night he was operated by a renowned Italian orthopedic surgeon.


This horrific injury on German midfielder Ewald Lienen's right leg was caused by a sliding tackle from a Werder Bremen defender during a match in 1981. (Untung di Gray-effects, kalau nggak, hueekk!!!)

Brazilian soccer player Luciano Almeida suffered a severe injury during a match between Botafogo and Flamengo in 2007. He was out for 5 months to make a full recovery.


In 2008 Spanish soccer player Iñigo Díaz de Cerio suffered a serious injury after a collision with SD Eibar goalkeeper Zigor, fracturing his right leg's tibia and fibula. After a successful surgery, he had a slow but effective recovery, returning to soccer scene almost a year after his injury.


After just 4 minutes of a premier league game, Belgian striker Luc Nilis suffered a double fracture of his knee when colliding with Ipswich Town goalkeeper Richard Wright, in September 2000. Due to the severe injury, ha had to retire from soccer.
(Weleh-weleh itu kaki sampe gitu)


The shocking image shows Cisse fracturing his right leg after being tackled by the Shandong Luneng defender. It happened During a friendly international soccer match in Saint Etienne, France in 2006. ( OMG OMG OMG )


During a match between Cruz Azul and Tecos UAG in June 2007, Mexican soccer player Edgar Andrade suffered a dramatic fracture and twisted his ankle while attempting to recover a ball for his team. He returned to the field after many months of recovery.

Kenyamanan jangan diabaikan

MENONTON pertandingan sepak bola di stadion, memang jauh lebih memberikan pengalaman mengasyikkan ketimbang menonton di televisi. Gemuruh dan nyayian penonton yang mengetarkan gelora dan membakar emosi, menjadi atmosfer khas stadion yang tidak bisa ditandingi oleh tayangan ulang di televisi.



Banyak sekali bobotoh yang rela datang dari jauh dan menempuh perjalanan berjam-jam, hanya untuk melihat langsung bagaimana Maung Bandung bertanding.

Namun, sebandingkah pengorbanan bobotoh yang rela datang dari jauh dengan harga tiket resmi dengan kualitas pelayanan panpel?

"Saya rela datang dari jauh dan meninggalkan keluarga demi mendukung Persib. Nonton di stadion memang lebih asyik, tetapi keinginan menonton dengan nyaman dan aman masih jauh dari harapan," kata Erik (32) bobotoh asal Cianjur yang ditemui di sela-sela pertandingan Persib saat menjamu Persisam baru-baru ini.

Masih banyaknya penonton yang anarkistis dan masuk tanpa tiket, diakui Erik hal itu membuatnya tidak lagi bisa menikmati jalannya pertandingan, karena tidak jarang harus berdesak-desakan di tempat duduk akibat banyak penonton yang masuk tanpa tiket dan membuat stadion kelebihan kapasitas. "Kadang jengkel juga kalau seperti itu. Saya sih inginnya bisa mendukung Persib dengan nyaman dan aman seperti di Liga Inggris," katanya.

Dengan pelayanan dan kenyamanan yang memuaskan, bukan tidak mungkin akan semakin banyak bobotoh yang rela merogoh sakunya demi mendukung "Maung Bandung" secara langsung di lapangan.

"Kalu bisa nyaman dan aman, saya tidak khawatir bila membawa keluarga dan anak-anak ke stadion. Bayar lebih mahal sedikit juga tidak apa-apa asal tidak berdesak-desakan dan tidak ada yang anarkistis," kata Suharti (42), seorang ibu rumah tangga asal Purwakarta yang sering menyempatkan diri bersama keluarganya untuk menonton Persib di stadion.

Bagi Suharti dan mungkin bobotoh lainnya selama penonton tertib dan tidak rusuh, menonton di stadion adalah tujuan utama. Dari sana panpel harusnya bisa belajar memperlakukan penonton bagaikan pembeli dengan mengedepankan kualitas pelayanan. Selain itu, kesadaran bobotoh juga sangat diperlukan. Tak bertiket, jangan memaksa ke stadion atau masuk dengan cara menyogok petugas di pintu masuk.

Rasanya bobotoh yang sadar pasti mengharapkan menonton Persib bertanding tidak jauh beda atmosfernya dengan liga-liga sepak bola di benua Eropa, di mana penonton tertib, teratur, dan bebas berdesak-desakan. Kita tunggu saja kapan penonton bisa tertib dan panpel memberikan kenyamanan menonton Persib seperti di Liga Inggris. (Krishna Ahadiyat/"PR")

Sumber PR

Kunjungi korban banjir, Persib libur

Banjir yang menggenangi beberapa lokasi di Kabupaten Bandung hingga saat ini ternyata menarik rasa simpati dari kubu Persib Bandung. Skuad arahan pelatih Jaya Hartono ini pun akan mengunjungi korban banjir.



Demi kunjungan ini, tim pelatih sengaja meniadakan latihan pagi dan sore besok. "Besok ( rabu 10/3/2010 )akan mengunjungi korban banjir, jadi nggak latihan," ujar Asisten Pelatih Persib, Yusuf Bachtiar kepada wartawan usai latihan di Stadion Siliwangi, Selasa (2/3/2010).

Latihan Maung Bandung kali ini tidak dihadiri beberapa pemain kunci yang dipanggil Timnas. Di antaranya adalah Eka Ramdhani, Gilang AK, dan penjaga gawang yang baru didatangkan dari Arema Malang, Markus Horison.


Persib agendakan Ujicoba

Persib Agendakan Uji Coba

Tim pelatih Persib Bandung mengagendakan sekali laga uji coba sebelum tim kebanggaan bobotoh itu bertarung dengan Bontang FC pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, 11 Maret mendatang. Hanya saja, tim pelatih belum menetapkan waktu serta lawan yang akan dihadapinya.



"Karena masih punya waktu, kita memang membutuhkan sekali pertandingan uji coba. Hanya saja, lawan dan waktunya kita belum putuskan," kata asisten pelatih Persib, Robby Darwis, usai sesi latihan sore di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (2/3).

Kendati demikian, kata Robby, ada dua opsi yang akan dilakukan tim pelatih. Yang pertama menghadapi klub-klub lokal anggota Pengcab PSSI Kota Bandung atau game internal sesama pemain Persib.

Pentingnya sebuah laga uji coba sebelum menghadapi Bontang FC juga diungkapkan asisten pelatih Persib lainnya, Yusuf Bachtiar. "Game itu memang harus dilakukan untuk mematangkan persiapan. Hanya saja kapan dan bentuk game-nya nanti masih harus dibicarakan," kata Yusuf.

Soal waktu pelaksanaan, Yusuf memperkirakan game tersebut akan dilakukan sebelum akhir pekan ini. "Yang pasti, kita akan menggelar game setelah para pemain kita lengkap lagi," kata Yusuf.

Saat ini, sesi latihan rutin Persib menjelang pertandingan melawan Bontang FC memang tidak diikuti enam pemain pilar yang tengah memperkuat tim nasional Indonesia di babak kualifikasi Piala Asia 2011. Keenam pemain tersebut adalah Markus Horison Rihihina (kiper), Nova Arianto, Maman Abdurahman, Hariono, Eka Ramdani, dan Budi Sudarsono.

Atep cedera ringan

Sementara itu, pada sesi latihan sore kemarin, Atep mengalami sedikit cedera di bagian betisnya usai berbenturan dengan Wildansyah dalam sebuah game. Namun, cedera yang dialami Atep itu dinilai tidak terlalu mengkhawatirkan, meski ia sempat menarik diri dari latihan.

"Atep hanya berbenturan dengan Wildansyah. Tidak apa-apa. Ia hanya mengalami cedera ringan," kata Robby.

Sumber: Net

Wildansyah mengaku minder

Wildansyah Mengaku Minder

Penampilan Wildansyah di lapangan, terus mendapatkan pujian dari tim pelatih dan juga bobotoh. Permainan pemain muda Persib ini dinilai makin matang.



Wildansyah dinilai makin mampu mengawal lini belakang dan bermain sebagai pemain sayap. Namun Wildansyah mengaku merasa minder mendapat segudang pujian dari Jaya Hartono dkk dan bobotoh. Wildan juga menyebutkan peran rekan-rekannya di tim menjadikan dirinya bisa lahir sebagai pesepakbola seperti sekarang.

"Saya harus jadikan pujian sebagai sebuah tantangan untuk bisa lebih baik lagi," kata Wildansyah.

Wildan yang tahun ini berusia 23 tahun mendapatkan porsi bermain lebih banyak dari musim sebelumnya. Pemain bernomor punggung 4 ini sudah bermain sebanyak 11 kali dari 20 laga yang sudah dijalani Persib. Bahkan enam kali dirinya menjadi starter. Dari penampilan sebanyak itu, Wildansyah dipercaya sebagai pemain sayap padahal posisi sebenarnya adalah libero.

Namun di balik semakin matangnya permainan Wildan, pemain binaan Persib junior berharap di musim depan dirinya tidak dicap lagi sebagai pemain muda tapi sudah siap disejajarkan dengan pemain profesional lainnya di Liga Super Indonesia.

"Saya masih membutuhkan masukan positif dari pelatih. Pujian jangan sampai menjatuhkan mental, khususnya bagi para pemain muda," ujar Wildansyah sambil mengaku menimba ilmu dari tim pelatih-pelatih tang menangani Persib 2009-2010

Sumber: Tribun

Indonesia ditekuk Australia 0-1

Indonesia Ditekuk Australia 0-1

Brisbane - Indonesia yang sudah masuk kotak menutup kualifikasi Piala Asia dengan kekalahan. Melawat ke Australia, 'Merah-Putih' ditekuk 0-1 lewat gol tunggal Mark Milligan yang meloloskan Socceroos.

Dengan hasil ini Australia berhasil meraih tiket ke putaran final Piala Asia 2011. Namun apakah mereka bakal berstatus sebagai juara grup B atau tidak akan ditentukan dari laga yang Oman versus Kuwait yang baru berlangsung beberapa jam lagi.

Saat ini Australia mengumpulkan 11 poin dari enam kali berlaga. Sedangkan di belakangnya terdapat Kuwait dengan delapan poin, dan Oman dengan tujuh angka.

Sedangkan kekalahan Indonesia 'hanya' menembah penderitaan Indonesia karena sebelum ini mereka telah masuk kotak. 'Merah-Putih' mengumpulkan tiga angka dari enam kali berlaga hasil tiga kali seri, tiga kali kalah dan tanpa sekali pun mendulang kemenangan.

Jalannya pertandingan


Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Suncord Stadium , Brisbane, Rabu (3/3/2010) sore WIB tersebut pelatih Benny Dollo tidak banyak membuat perubahan dari komposisi yang biasa diterapkannya.

Indonesia menggunakan formasi 3-5-2 dengan mengandalkan trio Maman Abdurahman, Charis Yulianto dan Nova Arianto di barisan belakang. Sedangkan di lini depan, Bampang Pamungkas berduet dengan Budi Sudarsono.

Australia mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Tuan rumah mengurung pertahanan Indonesia dengan variasi umpan pendek mendatar dan bola lambung.

Sedangkan Ponaryo cs yang lebih banyak berkumpul di lapangan sendiri bermain cukup efektif di awal laga, mengingat Australia memiliki kelebihan postur tubuh. Indonesia lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat.

Serangan Australia lebih banyak dari sisi kanan pertahanan Indonesia yang ditempati oleh Ismed Sofyan. Umpan silang dari sisi tersebut berulang kali memaksa kubu Indonesia berdebar-debar.

Indonesia yang melancarkan serangan seporadis karena begitu cepat kehilangan bola mendapat peluang melalui tendangan Budi yang masih lemah. Kerjasama satu dua antara Budi dan Bambang juga masih dapat digagalkan.

Markus membuat penyelamatan dengan menyergap umpan silang yang tepat mengarah ke Joshua Kennedy. Tendangan jarak jauh Luke Wilshire beberapa menit kemudian juga dapat dihentikannya.

Pertahanan kokoh Indonesia akhirnya bobol juga. Berawal dari situasi bola mati di menit 42, Markus kurang cepat dalam menangkap bola yang sudah mengarah ke kedua tangannya. Alhasil Mark Milligan berhasil mencuri bola dan menanduknya.

Bola lantas membentur mistar gawang sebelah kanan. Culligan yang langsung bergerak untuk mengejar bola liar tersebut melepaskan tendangan kaki kiri dari sudut sempit. Sedangkan Markus gagal untuk menutupi kesalahannya di pergerakan awal. Skor 1-0 untuk Australia.

Di babak kedua, Indonesia tetap saja masih banyak ditekan. Masuknya Eka Ramdani menggantikan Firman Utina tidak banyak memberi variasi serangan bagi tim tamu yang cukup mudah kehilangan bola.

Serangan melalui umpan silang masih diterapkan Australia yang unggul dalam postur. Jika di babak pertama, sisi kiri serangan mereka cukup aktif, di babak kedua sisi sebelah kanan seperti tak mau kalah.

Markus berhasil membuat penyelamatan dari tendangan keras Jason Culina di menit 70. Peluang matang yang didapat Kennedy melalui kepalanya juga masih melenceng tipis beberapa menit kemudian.
( fjp / din )

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.