Pasang Iklan di Sini

Wednesday, July 21, 2010


 Pemain Persib menjalani sesi latihan di Lapangan UPI, Jln. Dr. Setiabudhi Bandung

Persib Bandung tidak ingin kembali mengulangi kesalahan saat menghadapi Arema Indonesia di leg kedua, Kamis (22/7), seperti pada laga leg pertama Piala Indonesia, Minggu (18/7) lalu. Persib pun dipastikan akan tampil lebih ofensif untuk mengejar defisit 3 gol di laga sebelumnya.
"Kita sudah melakukan evaluasi. Ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan tidak boleh lagi terulang pada leg kedua nanti," ujar pejabat pelatih Persib Bandung, Robby Darwis usai memimpin latihan di Stadion UPI, Jln. Dr. Setiabudhi, Selasa (20/7).

Robby mengungkapkan, salah satu kelemahan Persib saat berhadapan dengan Arema di Malany yaitu lemahnya penguasaan bola. Ritme permainan Persib terlihat lebih lambat. Persib pun terlalu cepat kehilangan bola.

Akibatnya, lanjut Robby, Arema bisa dengan mudah memanfaatkan serangan balik untuk membahayakan gawang Persib. "Kita jadi sering kaget dengan serangan balik yang dibangun oleh lawan. Ini yang tidak boleh lagi terjadi," jelas Robby.

Di leg kedua nanti, kata Robby, satu-satunya cara untuk bisa mengejar agregat gol yaitu menerapkan permainan ofensif. Persib dipastikan akan terlebih daulu mengambil inisiatif menyerang.

"Kita memang harus menyerang," katanya.

Namun saat disinggung tentang rusaknya lapangan Stadion Siliwangi yang akan digunakan pada laga nanti, Robby mengatakan, dengan kondisi seperti apa pun timnya tetap harus bermain. Karena hanya Stadion Siliwangi yang mungkin digunakan oleh Persib.

"Ya kita memang harus bisa menyesuaikan saja. Paling penting, kita harus fokus pada pertandingan. Usaha keras terlebih dahulu. Soal hasil, yang penting sudah usaha," tegasnya.

Sementara itu, Mantan Pemain Persib Bandung, Bambang Sukowiyono menegaskan, Persib harus tampil all out dan menekan sejak menit awal. Penyerang seperti Cristian Gonzales atau Budi Sudarsono pun tidak perlu banyak turun ke bawah. Keduanya harus lebih sering berada di area kotak penalty lawan.

"Jangan berikan kesempatan bagi lawan untuk menguasai bola. Kalau perlu, bermain keras di 10 menit pertama. Apa pun harus diupayakan agar bisa meraih kemenangan," tegasnya.

Sukowiyono pun mengingatkan, Persib tidak membutuhkan penguasaan bola. Hal yang paling penting yaitu mendistribusikan bola ke depan berupa umpan matang.

"Kalau itu bisa dilakukan, ada kesempatan bagi Persib untuk mengejar defisit gol," ujarnya. (Gala)

Penilaian:

0 Komentar:

Post a Comment

Silakan isi box komentar

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.