Pasang Iklan di Sini

Saturday, September 18, 2010

Maman Abdurahman, Tidak Seratus Persen Lagi


SEBAGAI pemain anggota tim nasional Indonesia, jantung Maman Abdurahman (28) tak perlu lagi berdegup kencang saat pelatih anyar Persib Bandung, Darko-Daniel Janackovic menjalankan proses seleksi. Bersama empat rekannya sesama anggota tim "Merah Putih", Maman masuk dalam daftar pemain pertama yang dipertahankan pelatih berdarah Serbia itu.

Tapi seiring dengan dengan perubahan skema permainan dari 3-5-2 ke 4-4-2, plus datangnya sejumlah pemain anyar di sektor belakang, posisi Maman di deretan starting eleven sepertinya tidak seratus persen aman. Jika tidak mampu mempertahankan performa terbaiknya, pemain yang dibesarkan Persijatim Jakarta Timur ini dipastikan bakal kehilangan tempatnya di daftar starter.

Dalam formasi 4-4-2, Janackovic sudah hampir bisa dipastikan bakal menempatkan Nova Arianto dan Baihakki Bin Khaizan di posisi bek tengah atau center back. Kalaupun Baihakki digeser ke bek kanan, Maman masih terancam oleh pemain muda potensial bernama Yudi Khoerudin. Belum lagi jika manajemen klub Persib jadi mendatangkan pemain asing baru untuk posisi bek, termasuk spekulasi menghadirkan Pierre Njanka Beyaka.

Bergeser ke posisi bek kanan dan kiri, Maman juga harus bersaing dengan Baihakki yang bisa ditempatkan di kanan dan mantan rekannya di tim nasional, Isnan Ali di posisi bek kiri.

Maman sendiri menyadari kalau posisinya di starting line-up tidak seaman dua musim sebelumnya ketika Persib dibesut Jaya Hartono. Karena itu, Maman berjanji bekerja keras mengamankan posisinya dengan berlatih lebih spartan lagi.

"Persaingan di belakang memang semakin ketat. Sebagai pemain profesional, saya harus jadikan persaingan itu sebagai sebuah dorongan motivasi. Artinya, saya tak boleh latihan cuma seratus persen. Sekarang, saya harus berlatih minimal 150 persen," kata pemain terbaik Liga Indonesia (LI) XII/2006 ini.

Bagi Maman, musim ketiganya bersama Persib ini bisa saja menjadi musim pertaruhan untuk mewujudkan harapannya mengantarkan tim kebanggaan bobotoh ini ke puncak prestasi tertinggi. Sebab di dua klub yang dibela sebelumnya, yaitu Persijatim Solo FC dan PSIS Semarang, Maman tak pernah bertahan hingga empat musim. (endan suhendra)

Penilaian:

0 Komentar:

Post a Comment

Silakan isi box komentar

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.