Pasang Iklan di Sini

Tuesday, May 18, 2010

Bobotoh Lempari Rumah Warga

::Khrisna Prasetya::

Foto Courtersy Of: Imam Cahyadi
PEMILIK kendaraan roda empat, Kamin, warga Jln. Jembatan Opat Bandung memperlihatkan lampu kaca mobilnya yang pecah berikut batu yang dilemparkan bobotoh dari kereta api, Senin (17/5).

Puluhan rumah di sepanjang Stasiun Kiaracondong hingga Cikudapateuh, dilempari batu oleh sejumlah bobotoh dari atas kereta, saat mereka hendak menyaksikan pertandingan Persib kontra Sriwijaya FC, Senin (17/5). Buntutnya warga pun melakukan aksi balas dendam ketika para bobotoh hendak pulang ke arah sebaliknya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun "GM", sejumlah bobotoh melakukan aksi pelemparan saat hendak menyaksikan pertandingan Persib dari atas KRD tujuan Stasiun Bandung, yang berangkat dari Stasiun Cicalengka. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Akibatnya puluhan rumah pun mengalami kerusakan, terutama bagian atapnya.

Kesal atas perilaku bobotoh tersebut, warga akhirnya mempersiapkan aksi balas dendam. Saat bobotoh hendak kembali ke rumahnya menggunakan KRD tujuan Cicalengka, mereka menyerangnya. Aksi perang batu pun tidak dapat dihindari. Bahkan warga sempat menyerang KA Kahuripan tujuan Kediri.

Menurut salah satu korban, Agus Romli (38), peristiwa ini sebenarnya bukan kali pertama yang dilakukan bobotoh. Di musim sebelumnya, saat Persib masih bermarkas di Stadion Siliwangi, kasus serupa sering terjadi. Terutama saat Persib main pada pukul 15.30 WIB.

Saking seringnya terjadi pelemparan oleh bobotoh, rumah-rumah di sepanjang jalur rel tersebut telah mengganti kaca dengan kawat kasa dan tripleks. Perang batu ini pun telah terjadi sekitar empat tahun lalu.

"Saat main di Stadion Si Jalak Harupat, kasus seperti ini sudah tidak terjadi. Tetapi saat kembali ke Stadion Siliwangi, pelemparan kembali terjadi. Warga pun sebenarnya sudah mengantisipasinya dengan menyimpan kendaraan jauh-jauh dari rel," katanya.

Agus menduga, para bobotoh tersebut telah menyiapkan batu sebelum naik KRD. "Seharusnya polisi juga siaga di stasiun keberangkatan. Bobotoh harus diperiksa. Mereka yang membawa batu harus ditangkap," tegasnya.

Selain itu, Agus juga meminta agar pertandingan Persib dipindahkan ke malam hari. Sehingga saat pertandingan usai, sudah tidak ada lagi perjalanan KRD ke arah Cicalengka.

Masinis terluka

Menurut saksi lainnya, Budi Sumego, penjaga lintasan kereta api Laswi, akibat aksi balas dendam warga tersebut, seorang penumpang KA Kahuripan mengalami luka-luka cukup parah. Bahkan masinis KA Kahuripan mengalami luka di bagian kepala. "Bukan hanya terjadi pada perjalanan kereta ke arah timur, berdasarkan informasi yang saya terima, perang batu juga terjadi pada keberangkatan kereta ke arah Cimahi," ujar Budi.

Sisa-sisa perang batu tersebut memang tampak dari banyaknya batu yang berserakan di sepanjang rel. Mulai dari yang berukuran kecil hingga sebesar kepalan tangan orang dewasa.

Sementara itu, Kepala Polwiltabes Bandung, Kombes Pol. Imam Budi Sumpeno saat dihubungi mengatakan, pihaknya mempersilakan warga korban bobotoh untuk melapor ke polisi.

Selanjutnya, Imam menyerahkan kepada warga Kota Bandung terkait izin menggelar pertandingan Persib di Stadion Siliwangi. "Saya menyerahkannya ke warga. Apakah izin pertandingan Persib bisa dikeluarkan lagi," katanya. (gala)


Laporan: khrisna Prasetya 

Penilaian:

0 Komentar:

Post a Comment

Silakan isi box komentar

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.