Pasang Iklan di Sini

Tuesday, May 25, 2010

Dekati Stadion, Bobotoh Diciduk

Kapolwiltabes Bandung, Kombes Pol. Imam Budi Supeno mengintruksikan jajarannya untuk menangkap bobotoh yang memaksa datang ke Stadion Siliwangi atau melakukan tindakan anarkis saat Persib Bandung menjamu Persiba Balikpapan, Rabu (26/5) mendatang.

"Dalam pertandingan tersebut, Stadion Siliwangi tidak diperbolehkan untuk didekati para bobotoh. Stadion Siliwangi harus steril dari penonton dalam radius 300 meter. Bobotoh dilarang keras mendekati Stadion Siliwangi untuk menghindari terjadinya aksi anarkis atau hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kapolwiltabes usai melakukan rapat tertutup di Mapolwiltabes Bandung bersama Wali Kota Bandung, Dada Rosada, Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan, dan Dirut PT PBB, H. Umuh Muchtar, Senin (24/5) sore.

Dikatakan, pihaknya mengizinkan pertandingan Persib Bandung dengan Persiba Balikpapan di Stadion Siliwangi setelah mempertimbangkan berbagai hal, terutama dari sisi keamanan. "Kami memutuskan untuk memberikan izin pertandingan Persib versus Persiba di Stadion Siliwangi. Dengan catatan, tidak boleh ada penonton," ucap Imam.

Untuk mengantisipasi datangnya sejumlah bobotoh ke Stadion Siliwangi, Kapolwiltabes menegaskan, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk merazia dan mengambil tindakkan tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan bobotoh, termasuk bertindak ugal-ugalan di jalanan. "Saya sudah instruksikan mulai dari polsekta dan polresta untuk melakukan razia terhadap rombongan bobotoh. Kami ingin masyarakat tidak ketakutan dan tetap bisa beraktivitas seperti biasa," ucapnya.

Ia pun mengakui adanya selentingan yang menyebutkan warga yang tinggal di pinggir rel kereta api hendak melakukan aksi balas dendam terhadap bobotoh yang melakukan pelemparan di atas kereta api.

"Kabar itu memang sempat mencuat jika ada bobotoh yang naik kereta dan melintas jalur kemarin (Cikudapateuh-Stasion Kiaracondong, red). Namun kami sudah mengantisipasinya dan melakukan pendekatan kepada warga. Mereka sudah mengerti dan berjanji tidak akan balas dendam. Namun untuk mencegah, ada baiknya bobotoh dari luar Kota Bandung, khususnya yang pakai kereta, tidak masuk ke Kota Bandung," ujarnya.

Dua bobotoh diringkus

Keseriusan jajaran Polwiltabes untuk menangkap ataupun menindak tegas bobotoh yang melakukan aksi anarkis, dibuktikan dengan meringkus dua bobotoh yang terlibat dalam aksi pemukulan dan perusakan di Jln. Ahmad Yani (depan Apotek Cibeunying), yang terjadi usai pertandingan Persib-Sriwijaya FC beberapa waktu lalu. Dalam kejadian itu, dua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan motor korban pun rusak berat.

Kedua pelaku diringkus beberapa saat setelah kejadian. Kedua bobotoh tersebut berinisial To (18) dan Fr (18). "Keduanya berstatus pelajar dan kini masih meringkuk di sel tahanan Mapolresta Bandung Tengah," katanya seraya menegaskan kembali, pihaknya tidak akan segan-segan menangkap bobotoh yang melakukan perbuatan anarkis. (Khrisna/Gala)

Penilaian:

0 Komentar:

Post a Comment

Silakan isi box komentar

We are back B-)


Copyright © 2010 beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.
Setiap materi dalam Situs ini boleh Anda kutip, sepanjang Anda mengikuti ketentuan Creative Common Attribution-NonCommercial-ShareAlike 2.0.

Profil/Biodata

Markus--Nova-Satoshi (Mantan pemaen)-Atep-Gilang-Munadi-Gonzalez-Airlangga-

Pengunjung Hari Ini


Copyright © 2010 Beritabobotoh.blogspot.com. All Rights Reserved.