
Getty Images
Balotelli membanting seragam Inter Milan pasca laga pertama semifinal Liga Champions kontra Barcelona tengah pekan kemarin.
Hal itu membuat Balotelli banjir kecaman. Bahkan ia diberitakan sempat terlibat keributan dengan rekan setimnya Marco Materazzi. Dalam perkembangan selanjutnya, muncul spekulasi bahwa pemain bernomor 45 itu bakal meninggalkan Nerazzurri.
Dalam perkembangan selanjutnya, Balotelli mengungkapkan permintaan maaf yang ia lakukan melalui suratnya yang ditujukan kepada kantor berita ANSA dan juga dipublikasikan di situs resmi Inter.
"Saat itu saya kehilangan akal sehat ketika saya masuk lapangan dan mendengar suporter menyiuli saya dan pelatih terus berteriak. Saya kehilangan kendali dan selanjutnya melepas kaos untuk melampiaskan kekesalan."
"Saya minta maaf karena tak bisa mengendalikan emosi dan frustrasi yang selama beberapa bulan ini melanda saya," demikian tukas Balotelli.
Selain minta maaf, pemain berjuluk
"Saya melalui salah satu momen paling sulit dalam hidup. Saya putus asa, tapi saya salah karena melampiaskan emosi dengan cara seperti itu."
Pemain keturunan Ghana itu juga menjelaskan bahwa ia tidak marah dengan fans. Ia juga menegaskan dirinya menghormati sepenuhnya La Beneamata.
"Saya ingin membuat semuanya jelas bahwa saya tidak marah dengan fans. Biarkan masalah itu tetap berada di Curva."
"Fans selalu mendukung saya ketika yang lain mencibir. Saya ingin Inter meraih juara demi mereka."
"Selama saya mengenakan seragam Inter, saya akan melakukan segalanya sebagai bentuk penghormatan," demikian Balotelli.
Ini merupakan kali kedua di musim ini "
( nar / nar )
-Khrisna-
Sumber: Detiksport
0 Komentar:
Post a Comment
Silakan isi box komentar